UTILIZING RAMADAN TRADITIONS TO ENHANCE ENGLISH SPEAKING SKILLS IN AN ENGLISH COURSE
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5564Keywords:
keterampilan berbicara, tradisi Ramadan, pembelajaran kontekstualAbstract
Speaking skills are one of the important competencies in mastering English, but many students still have difficulty expressing ideas orally, especially in the context of relevant daily life, such as Ramadan traditions. Lack of motivation and student involvement in the learning process also worsens their speaking skills. This study aims to determine how Ramadan traditions can be used as a contextual approach to improve English speaking skills at Rumah Kita English Course. The focus of the study was directed at integrating activities related to Ramadan traditions into the language learning process. This study used a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation of Ramadan activities such as discussions on sahur and breaking fast menus, as well as sharing fasting experiences in English. The results showed that the implementation of Ramadan tradition-based activities was able to increase students' self-confidence, enrich vocabulary, and encourage more active verbal interaction in English. In addition, students showed higher interest and involvement during the learning process. The conclusion of this study is that the integration of local cultural values, especially Ramadan traditions, in foreign language learning can create a more relevant, enjoyable, and meaningful learning atmosphere. This approach not only strengthens students' speaking skills but also fosters an appreciation of culture in the language learning process.
ABSTRAK
Keterampilan berbicara merupakan salah satu kompetensi penting dalam penguasaan bahasa Inggris, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengungkapkan ide secara lisan, terutama dalam konteks kehidupan sehari-hari yang relevan, seperti tradisi Ramadan. Kurangnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran turut memperburuk kemampuan berbicara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tradisi Ramadan dapat digunakan sebagai pendekatan kontekstual untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris di Rumah Kita English Course. Fokus penelitian diarahkan pada integrasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan tradisi Ramadan ke dalam proses pembelajaran bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan Ramadan seperti diskusi menu sahur dan buka puasa, serta berbagi pengalaman puasa dalam bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan berbasis tradisi Ramadan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa, memperkaya kosakata, serta mendorong interaksi verbal yang lebih aktif dalam bahasa Inggris. Selain itu, siswa menunjukkan minat dan keterlibatan yang lebih tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi nilai-nilai budaya lokal, khususnya tradisi Ramadan, dalam pembelajaran bahasa asing dapat menciptakan suasana belajar yang lebih relevan, menyenangkan, dan bermakna. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat keterampilan berbicara siswa, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap budaya dalam proses pembelajaran bahasa.
References
Baqi, F., et al. (2023). Pengembangan model pembelajaran bahasa Inggris berbasis audio visual content pada perkuliahan Speaking for General Communication. Lingua, 20(1), 208–224. https://doi.org/10.30957/lingua.v20i1.837
Adawiyah, W. N. A., et al. (2023). Meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa menggunakan model pembelajaran Running Dictation. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 8(2), 82–91. https://doi.org/10.47435/jpdk.v8i2.2337
Andriani, Z. Z. D., & Khawa, D. (2023). “English Ramadhan Camp” meningkatkan keilmuan bahasa Inggris dan keislaman di bulan Ramadhan. Loyalitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 80–89. https://doi.org/10.30739/loyalitas.v6i1.2197
Aris, A., & Mulyono, E. (2023). Analisis kebutuhan belajar bahasa Inggris mahasiswa program studi pariwisata. Juparita: Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 1(1), 43–53. https://doi.org/10.61696/juparita.v1i1.98
Aziz, M. R., & Devi, W. S. (2024). Membangun pilar bahasa: Metode efektif memperluas kosakata bahasa Inggris pada siswa sekolah menengah pertama. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 2349–2353.
Dewi, I. L. (2023). Analisis karakteristik dan kebutuhan peserta didik dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk pengembangan modul ajar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 279–284. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.749
Edo, F. C., et al. (2023). Pengembangan desain pembelajaran bahasa Inggris menggunakan direct method berbasis budaya lokal untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Citra Pendidikan, 3(2), 1040–1051. https://doi.org/10.38048/jcp.v3i2.1030
Geubrina, M., et al. (2022). Pentingnya kemampuan bahasa Inggris sebagai petunjuk penggunaan mesin bagi karyawan PT. SAGAMI Indonesia. TUNAS: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 130–135.
Hasan, N., et al. (2022). An analysis of English communication skills. World Journal of English Language, 12(3), 194–202. https://doi.org/10.5430/wjel.v12n3p194
Hasanah, N., et al. (2021). Pengembangan media pembelajaran bahasa Inggris berbasis Android menggunakan Adobe Flash CS6 untuk meningkatkan komunikasi dasar dan hasil belajar siswa kelas V SD. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 914–921. https://doi.org/10.38035/jmpis.v2i2.717
Hasyatun, H. (2022). Meningkatkan minat baca dan keterampilan berbicara dalam bahasa Inggris pada peserta didik kelas X melalui penggunaan model pembelajaran problem-based learning. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 3(3), 105–111. https://doi.org/10.22219/jppg.v3i3.24011
Hayati, N., & Amalia, T. Z. (2023). Enhancing speaking strategies for improving students’ performance: A best practice at an Islamic English club. ICETLI Proceedings, 75–86.
Ikhsan, M. N., et al. (2023). Analisis kesulitan dan media pembelajaran kosakata bahasa Inggris bagi siswa SMP Negeri 2 Gebang. Jurnal Dunia Pendidikan, 3(2), 119–124. https://doi.org/10.55081/jurdip.v3i2.997
Islahuddin, A. N., & Nandavita, A. Y. (2021). Pengaruh antrian haji terhadap minat masyarakat melaksanakan ibadah haji di Kota Metro. Multazam: Jurnal Manajemen Haji dan Umrah, 1(2), 99–112.
Kusripinah, E., et al. (2023). Keefektifan pengembangan media buku AJIB untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa SD. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 837–843. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5451
Kusuma, R. (2020). Implementation of counseling by Bhabinkamtibmas in preventing the spread of hoax in Kebumen Police Station. Journal of Law and Legal Reform, 1(3), 395–414. https://doi.org/10.15294/jllr.v1i3.36702
Manuhutu, N., et al. (2023). Integrating Maluku local wisdom as English teaching material to build students’ character in globalization era. International Conference on Science, Education, and Technology, 9(1), 551–559.
Mardhiah, A., et al. (2024). Enhancing Indonesian EFL learners’ speaking skills through digital storytelling based on local folktales. SAGA: Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics, 5(2), 81–93. https://doi.org/10.21460/saga.2024.52.190
Meilasari, T. A., et al. (2023). Integrating cooperative learning in EFL classroom to alleviate students’ speaking (fluency) anxiety. International Journal of Language Education and Culture Review, 9(2), 1–11. https://doi.org/10.21009/ijlecr.v9i2.37859
Miqawati, A. H., et al. (2024). Integrating local culture in English language teaching: Enhancing authentic materials and cultural awareness. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris, 10(2), 100–106.
Muhibbah, L., & Amalia, T. Z. (2025). Coping strategies for public speaking anxiety in EFL learners: A study of EDSA English Study Club members. Jurnal Bahasa dan Sastra Inggris, 12(1), 94–102.
Mulyadi, et al. (2021). Pengembangan modul pembelajaran bahasa Inggris berbasis PowerPoint meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 1–6.
Novi, M., & Atik, N. (2022). Strategi pengembangan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Jurnal Kependidikan, 7(2), 19–27.
Nuha, U. (2025). The compatibility of speaking politeness introduced in conversation texts in MTs English textbook grade VIII with the standard of content. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris, 6(1), 1–21.
Prayogo, L., & Agustin, R. K. (2025). Analisis keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui English conversation pada mahasiswa. Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 2(3), 303–314.
Purnami, M. A., et al. (2024). Analisis keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui metode flipped classroom di kelas XII TBSM 1 di SMK N 3 Bangli. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris, 12(2), 426–429.
Raniadi, D., & Umar, A. F. F. (2023). Strategi pengembangan skill berbahasa Inggris pada mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Khazanah Pendidikan, 17(2), 103. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i2.18259
Riswanto, R. (2022). The impact of a pre-questioning technique on students’ reading comprehension at a Bengkulu State Junior High School. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(2), 2381–2386. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i2.1606
Rita, D. (2022). Peningkatan keterampilan berbahasa Inggris menggunakan gallery exhibition project dalam pembelajaran bahasa Inggris pada topik report text. Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa), 2(1), 96–120. https://doi.org/10.46229/elia.v2i1.397
Salsabila, A. A., et al. (2023). Pengaruh penggunaan TikTok terhadap peningkatan hasil belajar keragaman budaya Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 3415–3421.
Sari, D. P. (2022). Peningkatan kemampuan bahasa Inggris melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 3(2), 288–295.
Sarjono, S. F. (2022). Analisis pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris secara luring pada masa pandemi Covid-19 di SD Mataram Semarang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(1), 420–436. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i1.319
Sihite, H. Y., et al. (2021). Analisis dan strategi pengembangan kemampuan bahasa Inggris pariwisata di SMAN 1 Teluk Sebong Kab. Bintan. Jurnal Konsepsi, 10(3), 269–276.
Supriadi, S. (2019). Didactic design of Sundanese ethnomathematics learning for primary school students. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 18(11), 154–175. https://doi.org/10.26803/ijlter.18.11.9
Taslim, M. (2023). Analisa kemampuan berbicara dalam berbahasa Inggris pada petugas receptionist Wyndham Opi Hotel. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 131–145. https://doi.org/10.55606/jpbb.v2i1.1070
Winarko, A., & Rini, E. R. K. S. (2023). Analisis keterampilan berbahasa Inggris anak usia 11–12. Jurnal Pendidikan, 4(1), 1655–1660.
Zuhra, I., et al. (2024). Integrating local wisdom through Peunajoh-Indatu videos to enhance EFL students’ speaking skills. Lingua Lectura, 8(2), 701–710. https://doi.org/10.30743/ll.v8i2.10200
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













