PENERAPAN FILSAFAT HUMANISME DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI

Authors

  • Cicik Fauziyah Universitas Negeri Surabaya
  • Mochamad Nursalim Universitas Negeri Surabaya
  • Lamijan Hadi Susarno Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4242

Keywords:

filsafat humanisme, pembelajaran anak usia dini (PAUD), pengembangan holistik anak

Abstract

This research abstract discusses the application of the philosophy of humanism in early childhood learning (ECD). The purpose of the study is to explore how the principles of humanism are applied in the context of children's education, emphasizing respect for human dignity and the development of children's full potential. The method used is qualitative research with a literature study approach, where data is collected through searching relevant sources such as journals, books and scientific articles. Data analysis was conducted through theme reduction and clustering, with triangulation techniques to ensure the validity of the information. The results show that the application of the philosophy of humanism in ECD involves child-centered learning, with attention to individual needs, both emotionally, socially, and intellectually. The learning process in PAUD focuses not only on cognitive development, but also on character building and moral values, such as honesty and empathy. Educators play an important role in creating an environment that supports children's holistic development, as well as providing freedom to explore according to their individual potential. In conclusion, the philosophy of humanism makes an important contribution to ECD learning that is inclusive and democratic, supports character building, and facilitates children's optimal personal development.

ABSTRAK
Abstrak penelitian ini membahas penerapan filsafat humanisme dalam pembelajaran anak usia dini (PAUD). Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip humanisme diterapkan dalam konteks pendidikan anak, dengan menekankan penghargaan terhadap martabat manusia dan pengembangan potensi anak secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data dikumpulkan melalui pencarian sumber-sumber relevan seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Analisis data dilakukan melalui reduksi dan pengelompokkan tema, dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan filsafat humanisme dalam PAUD melibatkan pembelajaran yang berpusat pada anak, dengan memperhatikan kebutuhan individu, baik secara emosional, sosial, maupun intelektual. Proses pembelajaran di PAUD tidak hanya berfokus pada perkembangan kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai moral, seperti kejujuran dan empati. Pendidik berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan holistik anak, serta memberi kebebasan untuk bereksplorasi sesuai dengan potensi masing-masing. Kesimpulannya, filsafat humanisme memberikan kontribusi penting dalam pembelajaran PAUD yang inklusif dan demokratis, mendukung pembentukan karakter, dan memfasilitasi perkembangan pribadi anak secara optimal.

References

Agustina, R., & Zaim, M. (2023). Relevansi filsafat dalam pembelajaran bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 4190–4197.

Aisyah, U. N., & Bustam, B. M. R. (2024). Asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka: Perspektif teori humanisme. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 8(1), 14–27.

Alfurqan, A., Trinova, Z., Tamrin, M., & Khairat, A. (2020). Membangun sebuah pengajaran filosofi personal: Konsep dari pengembangan dan pendidikan dasar. Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar, 10(2).

Arif, Y., Barlian, E., & Bakhtiar, S. (2023). Pemikiran behaviorisme dan humanisme tentang pendidikan. Journal of Character and Elementary Education, 2(3), 109–119.

Bimantara, G. A., & Dirgantara, G. A. (2022). Ekstrakurikuler pramuka tidak wajib diikuti peserta didik: Perspektif filsafat pendidikan humanisme. Jurnal Kiprah Pendidikan, 3(2), 73–78.

Damayanti, H., Nur, T., & Herdiana, Y. (2022). Penerapan pendidikan humanisme dalam perspektif pendidikan agama Islam. AS-SABIQUN, 4(3), 610–616.

Fadli, R. V. (2020). Tinjauan filsafat humanisme: Studi pemikiran Paulo Freire dalam pendidikan. Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 96–103.

Hafidz, N. (2023). Eksistensialisme menurut Maria Montessori dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 1(1), 18–27.

Husnaini, M., Sarmiati, E., & Harimurti, S. M. (2024). Pembelajaran sosial emosional: Tinjauan filsafat humanisme terhadap kebahagiaan dalam pembelajaran. Journal of Education Research, 5(2), 1026–1036.

Indriyani, N. (2022). Konsep pendidikan Merdeka Belajar dalam pandangan filsafat humanisme. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 668–682.

Kurniawan, W., & Anwar, S. (2022). Analisis pengetahuan dasar Merdeka Belajar guru SMA/SMK berdasarkan pandangan filosofi Ki Hajar Dewantara. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 7(2), 332–336.

Laos, L. E., & Suastra, I. W. (2023). Analisis konsep Kurikulum Merdeka dari berbagai perspektif aliran filsafat pendidikan dan filosofi Ki Hajar Dewantara. Journal on Teacher Education, 5(2), 501–512.

Ma’mun, A. A. J., & Srihandayani, N. (2023). Filsafat pendidikan humanistik. Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 1(2), 100–110.

Maghfhirah, S. M. (2020). Pemikiran behaviorisme dalam pendidikan: Studi pendidikan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 89–110.

Makhsura, S., & Agustin, R. (2023). Implementasi behaviorisme dan humanisme dalam proses pembelajaran. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3), 501–506.

Mansur, R. (2020). Perkenalan dengan aliran filsafat pendidikan. Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 37–46.

Munawwarah, H., & Maemonah, M. (2021). Pendidikan karakter anak perspektif aliran filsafat behaviorisme. Jurnal Golden Age, 5(1), 71–82.

Nursalim, M. (2020). Peluang dan tantangan profesi bimbingan dan konseling di era Revolusi Industri 4.0. PD ABKIN JATIM Open Journal System, 1(1), 31–40.

Pangestu, A. M. D. (2024). Perkembangan berpikir kritis pada anak usia dini: Tinjauan filsafat ilmu dalam pendidikan awal. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 1063–1072.

Rafli, Z., & Iskandar, I. (2024). Filsafat humanisme dalam perspektif pembelajaran bahasa terhadap konsep Merdeka Belajar: Kajian teori. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(5), 196–204.

Rohmah, N. N. S., Muckromin, A., & Fauziyati, E. (2022). Filsafat humanisme dan implikasinya dalam konsep Merdeka Belajar. Jurnal Mitra Swara Ganesha, 9(2), 135–143.

Taher, R., Desyandri, D., & Erita, Y. (2023). Tujuan pendidikan Merdeka Belajar terhadap pandangan filsafat humanisme. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 1766–1771.

Wiyoko, T. (2024). Filsafat humanisme Abraham Maslow dalam perspektif pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Muara Pendidikan, 9(2), 337–343.

Downloads

Published

2025-05-22

How to Cite

Fauziyah, C., Nursalim, M. ., & Susarno, L. H. . (2025). PENERAPAN FILSAFAT HUMANISME DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 646-654. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4242

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.