DETERMINAN PHBS PADA SUKU ANAK DALAM DI KABUPATEN BATANGHARI

Authors

  • Tiara Nurcihikita Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
  • Karlinda Karlinda Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
  • Hendry Wibowo Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
  • Fhatma Putri Madani Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.16179

Keywords:

Akses Informasi Kesehatan, Pengetahuan Kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Suku Anak Dalam

Abstract

ABSTRACT

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important aspect of disease prevention, yet its implementation among the Suku Anak Dalam (SAD) community remains associated with challenges in accessing health information and meeting basic needs. This study aimed to analyze factors associated with PHBS among the SAD community in Batanghari Regency. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed, involving 31 adult women through total sampling. Data were collected via interviews using structured questionnaires and field observations. Descriptive and bivariate analyses were conducted using the Chi-Square test at a 5% significance level. The results showed that knowledge was significantly associated with PHBS (p = 0.008), as was access to health information (p = 0.017). Conversely, age showed no significant relationship with PHBS (p = 0.651). Education level, availability of clean water, and availability of healthy latrines could not be tested statistically because respondents' characteristics for these variables lacked variation. These findings confirm that knowledge and access to health information are factors associated with PHBS within the study sample. Therefore, efforts to improve PHBS should be directed toward health education and the provision of information that is easily understood and aligned with the community's sociocultural context, accompanied by attention to basic health infrastructure needs.

ABSTRAK

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan aspek penting dalam pencegahan penyakit, tetapi penerapannya pada masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) masih berkaitan dengan tantangan akses informasi dan pemenuhan kebutuhan dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan PHBS pada masyarakat SAD di Kabupaten Batanghari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 31 perempuan dewasa melalui teknik total sampling. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan observasi lapangan. Analisis dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan signifikan dengan PHBS (p = 0,008), demikian pula akses informasi kesehatan (p = 0,017). Sebaliknya, umur tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan PHBS (p = 0,651). Tingkat pendidikan, ketersediaan air bersih, dan ketersediaan jamban sehat tidak dapat diuji hubungannya secara statistik karena karakteristik responden pada variabel tersebut tidak memiliki variasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengetahuan dan akses informasi kesehatan merupakan faktor yang berhubungan dengan PHBS dalam sampel penelitian. Oleh karena itu, upaya peningkatan PHBS perlu diarahkan pada edukasi kesehatan dan penyediaan informasi yang mudah dipahami serta sesuai dengan konteks sosial budaya masyarakat, disertai perhatian terhadap kebutuhan sarana dasar kesehatan.

References

Absana, S., & Lismayanti, L. (2026). Praktik edukasi perawat dalam pemberdayaan masyarakat untuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS): Literature review. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(1), 1028–1038.

https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jmia/article/view/8310

Alghfari, M., & Saputra, I. (2026). Resposisi peran tokoh masyarakat dan tradisi lokal dalam pemasaran sosial kesehatan: Literatur review pada masyarakat terpencil. Public Health Journal, 3(1), 35–41. https://teewanjournal.com/index.php/phj/article/view/2422

Anderson, D. M., Birken, S. A., Bartram, J. K., & Freeman, M. C. (2022). Adaptation of water, sanitation, and hygiene interventions: A model and scoping review of key concepts and tools. Frontiers in Health Services, 2, Article 896234. https://doi.org/10.3389/frhs.2022.896234

Anjeli, A. M. R., Budiono, N. D. P., Inayah, Z., & Mindiharto, S. (2026). Literasi kesehatan digital dan perilaku kesehatan reproduksi remaja: Analisis dari perspektif kesehatan masyarakat. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 10(1), 12–24.

https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/article/view/37088

Arfina, N., Riastawaty, D., & Nurzia, N. (2026). Efektivitas edukasi pencegahan stunting berbasis media 3D terintegrasi kearifan etnomedisin Suku Anak Dalam terhadap pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan layanan kesehatan. KOLONI, 5(3), 3716–3727. http://koloni.or.id/index.php/koloni/article/view/1213

Fitria, A., Safitri, J., & Nisa, H. (2023). Hubungan akses informasi kesehatan dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 8(2), 180–188. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/kesmas/article/view/14256

Gebrillia, R. G. (2025). Analisis perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kualitas hidup masyarakat. Jurnal Kesehatan dan Sains Medis, 1(1), 1–8. https://ojs.nexusjurnal.com/index.php/jksm/article/view/16

Ginting, J. A., & Hadi, E. N. (2023). Faktor sosial budaya yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak: Literature review [Social-cultural factors that affected stunting case in children: Literature review]. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(1), 43–50.

https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/2911

Handayani, R. T., Dwi, S. A. W., Afnan, R. N., & Sari, D. A. P. (2026). Penyuluhan sanitasi lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar. Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(2), 60–69. https://ojs.unimal.ac.id/auxilium/article/view/29368

Hutabarat, M. B., Putri, A., Rahmadani, N., Siahaan, G. G., Ridwan, M., Alfiana, W., ... Sitanggang, H. D. (2026). Praktik kesehatan masyarakat pada komunitas adat terpencil dengan edukasi kebersihan lingkungan sekolah di Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam Provinsi Jambi. Media Pengabdian Kesehatan Indonesia, 3(1), 51–58. https://ojs.kagijurnal.web.id/index.php/abdikan/article/view/124

Kusnanik, N. W., & Burhan, L. I. (2025). Integrasi kearifan lokal dan teknologi tepat guna berbasis bahan lokal: Pendekatan partisipatoris untuk pengolahan air bersih di komunitas adat terpencil. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna, 1(3), 12–22. https://ejournal.lib-institute.com/dharmabakti/article/view/48

Maulidina, M., Atiqa, Q. A., Wibisana, N. S., Yulia, T., Olivia, A. D., Prasetya, D. E., ... Wulansari, A. (2026). Edukasi alat filtrasi air sederhana untuk anak Suku Anak Dalam di Desa Hajran Kabupaten Batanghari, Jambi. Media Pengabdian Kesehatan Indonesia, 3(1), 1–8. https://ojs.kagijurnal.web.id/index.php/abdikan/article/view/108

Maximiano-Barreto, M. A., Monteiro, D. Q., Alves, L. C. D. S., Raminelli, A. O., Coelho, H. E. R., Inouye, K., ... Luchesi, B. M. (2025). Sociodemographic and health-related factors associated with low health literacy among Indigenous populations: A systematic review. Health Promotion International, 40(2), Article daaf018. https://doi.org/10.1093/heapro/daaf018

Ostojic, K., Karem, I., Paget, S. P., Berg, A., Dee-Price, B. J., Lingam, R., ... Zwi, K. (2024). Social determinants of health for children with cerebral palsy and their families. Developmental Medicine & Child Neurology, 66(1), 32–40. https://doi.org/10.1111/dmcn.15640

Pratama, F. S. (2023). Mengkaji ulang pola pemberdayaan Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 40–53. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/PEMAS/article/view/14498

Putra, M. R. (2026). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa sekolah dasar: The relationship between knowledge level and clean and healthy living behavior among elementary school students. Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, 5(1), 265–276. https://jakk.candle.or.id/index.php/jakk/article/view/155

Rahmah, A. H., & Alfiyani, L. (2026). Determinan faktor perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada keluarga balita di Desa Jabung Kabupaten Ponorogo. Jurnal Anestesi, 4(1), 176–184.

https://jurnal.stikeskesdam4dip.ac.id/index.php/Anestesi/article/view/2528

Ramdaniati, S. N., Handayani, E. E., Himmawan, L. S., Maelani, D., Jasmine, P. A., Solihin, A., ... Subakti, A. N. (2026). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada masyarakat Baduy Leuwi Damar Desa Kanekes Lebak, Banten. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 3(1), 177–185. https://pkm.lpkd.or.id/index.php/Transformasi/article/view/2970

Sacca, L., Shegog, R., Hernandez, B., Peskin, M., Rushing, S. C., Jessen, C., ... Markham, C. (2022). Barriers, frameworks, and mitigating strategies influencing the dissemination and implementation of health promotion interventions in Indigenous communities: A scoping review. Implementation Science, 17(1), Article 18. https://doi.org/10.1186/s13012-022-01190-y

Suarni, L., Handayani, I., & Siregar, I. S. (2023). Hubungan pengetahuan dengan tindakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) siswa/siswi SD Ar Rahman Medan Helvetia. Excellent Midwifery Journal, 6(2), 81–88.

https://jurnal.mitrahusada.ac.id/emj/article/view/269

Suriani, S., & Darmayanti, F. P. (2025). Determinan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di Kelurahan Unyur Wilayah Kerja Puskesmas Unyur Kota Serang. Journal of Industrial Engineering & Management Research, 6(6), 226–235. https://mail.jiemar.org/index.php/jiemar/article/view/676

Surtimanah, T., & Sjamsuddin, I. N. (2025). Determinan perilaku minum tablet tambah darah pada remaja putri menurut Health Belief Model: Studi kualitatif. Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 7(1), Article 1. https://scholarhub.ui.ac.id/ppk/vol7/iss1/1/

Downloads

Published

2026-10-20

How to Cite

Nurcihikita, T., Karlinda, K., Wibowo, H., & Madani, F. P. (2026). DETERMINAN PHBS PADA SUKU ANAK DALAM DI KABUPATEN BATANGHARI. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(4), 1730–1743. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.16179

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.