KLASIFIKASI CITRA TANAMAN MERAMBAT LIAR BERKHASIAT OBAT MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14198Keywords:
Medicinal Plants, Leaf Identification, CNN, MobileNetV2, Herbal Medicine ClassificationAbstract
Indonesia has high biodiversity of medicinal plants; however, the specific identification of wild climbing plants is often challenging due to similarities in leaf morphology among species, which may lead to errors in medicinal utilization. This study aims to develop an automatic identification system for five wild climbing medicinal plants, namely Betel, Brotowali, Kaduk, Water Pepper, and Binahong. The proposed method applies deep learning using a Convolutional Neural Network (CNN) algorithm with a transfer learning approach based on the MobileNetV2 architecture. The dataset consisted of 1,000 leaf images evenly distributed into five classes, followed by image preprocessing, data augmentation, and model training using the Adam optimizer with a learning rate of 0.0001. The evaluation results showed that the model achieved a validation accuracy of 95.31% during training and obtained an internal testing accuracy of 99.5% on previously unseen data. However, external testing using 25 images captured under real-world background conditions achieved an accuracy of 84%, indicating performance degradation due to variations in visual conditions outside the training dataset. The model successfully recognized most plant classes with high performance, with misclassifications mainly occurring between Kaduk and Betel due to their similar visual characteristics. The developed model was implemented into an interactive web-based interface using Streamlit as a supporting tool for medicinal plant identification. This study demonstrates that MobileNetV2 with a transfer learning approach is effective for classifying wild climbing medicinal plants using a limited dataset; however, increasing data diversity is still required to improve model generalization under real-world conditions.
ABSTRAK
Indonesia memiliki biodiversitas tanaman obat yang sangat tinggi, namun identifikasi spesifik terhadap tanaman merambat liar sering mengalami kendala akibat kemiripan morfologi daun antarspesies yang dapat menyebabkan kesalahan pemanfaatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem identifikasi otomatis untuk lima jenis tanaman merambat liar berkhasiat obat, yaitu Sirih, Brotowali, Kaduk, Ketumpang Air, dan Binahong. Metode yang digunakan adalah deep learning dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) melalui pendekatan transfer learning menggunakan arsitektur MobileNetV2. Dataset penelitian terdiri atas 1.000 citra daun yang terbagi secara seimbang ke dalam lima kelas, kemudian dilakukan tahap pra-pemrosesan, augmentasi data, dan pelatihan model menggunakan optimizer Adam dengan learning rate 0,0001. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model memperoleh akurasi validasi sebesar 95,31% selama proses pelatihan dan mencapai akurasi pengujian internal sebesar 99,5% pada data yang belum pernah digunakan sebelumnya. Namun, pengujian eksternal menggunakan 25 citra dengan kondisi latar belakang lingkungan nyata menghasilkan akurasi sebesar 84%, yang menunjukkan adanya penurunan performa akibat variasi kondisi visual di luar dataset pelatihan. Model mampu mengenali sebagian besar kelas tanaman dengan baik, dengan kesalahan klasifikasi terutama terjadi pada tanaman Kaduk dan Sirih yang memiliki kemiripan karakteristik visual. Model kemudian diimplementasikan dalam antarmuka web interaktif berbasis Streamlit sebagai media bantu identifikasi tanaman obat. Penelitian ini menunjukkan bahwa MobileNetV2 berbasis transfer learning efektif untuk klasifikasi citra tanaman merambat liar berkhasiat obat pada dataset terbatas, tetapi peningkatan keragaman data masih diperlukan untuk meningkatkan kemampuan generalisasi pada kondisi nyata.
References
Hilman, W. M. A., & Nordin, S. (2022). Plant recognition system using convolutional neural network. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1019, 012031. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1019/1/012031
Kasim, N., Fadilah, M. B., Al Hidayat, W., & Saputra, R. A. (2024). Klasifikasi jenis tanaman herbal berdasarkan citra menggunakan metode convolutional neural network (CNN). Jurnal Tekno Kompak, 19(1), 64. https://ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/4536
Nasution, W. A., Niska, D. Y., Al Idrus, S. I., Indra, Z., & Taufik, I. (2025). Implementasi metode Convolutional Neural Network (CNN) dalam klasifikasi tanaman herbal berbentuk rimpang pada sistem informasi berbasis website. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 9(5), 8507–8514. https://doi.org/10.36040/jati.v9i5.15092
Nurhadi AS, Y., Mulyana, D. I., & Akbar, Y. (2023). Klasifikasi rumput liar menggunakan deep learning dengan Dense Convolutional Neural Network. Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer, 19(1), 347–356. https://doi.org/10.35889/progresif.v19i1.1166
Poornam, S., & Devaraj, A. F. S. (2021). Image based plant leaf disease detection using deep learning. International Journal of Computer and Communication Informatics, 3(1). https://doi.org/10.34256/ijcci2115
Reddy, E. V., Naveen Kumar, G. S., Swathi, B., & Siva Naga Dhipti, G. (2022). Deep learning approach for image-based plant species classification. In V. S. Reddy, V. K. Prasad, J. Wang, & K. Reddy (Eds.), Soft Computing and Signal Processing: Proceedings of ICSCSP 2021 (pp. 405–412). Advances in Intelligent Systems and Computing, Vol. 1413. Springer, Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-16-7088-6_37
Rianta, A. B., Af’idah, D. I., & Susanto, A. (2023). Aplikasi panduan untuk mengenal tanaman obat berbentuk rimpang berbasis image processing menggunakan metode VGG16. JINTEKS (Jurnal Informatika Teknologi dan Sains), 5(4), 726–731. https://doi.org/10.51401/jinteks.v5i4.3691
Setiyono, B., Arif, M. R., Aini, Q. Q., Soegianto, T. H., Ohanna, J., Gunawan, R. A. F., & Rizkia, A. P. (2023). Identifikasi tanaman obat Indonesia melalui citra daun menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 10(2), 385–392. https://doi.org/10.25126/jtiik.20236809
Simangunsong, J., Simanjuntak, N. D., & Matondang, A. A. (2025). Penerapan transfer learning untuk klasifikasi citra bunga berbasis Convolutional Neural Network. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 1062–1067. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i1.14980
Sinaga, N. N., & Sembiring, A. (2025). Klasifikasi tumbuhan obat berdasarkan citra daun menggunakan algoritma CNN. Incoding, 5(1), 64–74. https://journal.mahesacenter.org/index.php/incoding/article/view/833
Singh, D., Jain, N., Jain, P., Kayal, P., Kumawat, S., & Batra, N. (2021). PlantDoc: A dataset for visual plant disease detection. Proceedings of the IEEE/CVF International Conference on Computer Vision Workshops (ICCVW), 0–0. https://doi.org/10.1109/ICCVW54120.2021.00055
Too, E. C., Yujian, L., Njuki, S., & Yingchun, L. (2020). A comparative study of fine-tuning deep learning models for plant disease identification. Computers and Electronics in Agriculture, 161, 272–279. https://doi.org/10.1016/j.compag.2019.03.032
Triase. (2023). Penerapan deep learning untuk identifikasi citra tanaman obat anti-inflamasi menggunakan algoritma CNN. The Indonesian Journal of Computer Science, 12(6), 4388–4396. https://doi.org/10.33022/ijcs.v12i6.3470
Wang, S., Xu, D., Liang, H., Bai, Y., Li, X., Zhou, J., Su, C., & Wei, W. (2025). Advances in deep learning applications for plant disease and pest detection: A review. Remote Sensing, 17(4), 698. https://doi.org/10.3390/rs17040698
Zidan, A., Rahman, M. F., & Sari, A. P. (2024). Pemanfaatan metode Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur MobileNetV2 untuk penilaian kelayakan rumah. ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications, 5(2), 129–139. https://doi.org/10.36040/alinier.v5i2.11061















