PENGEMBANGAN MEDIA BOARD GAME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SDN
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i3.14260Keywords:
Board Game, Budaya Daerahku, Hasil Belajar, IPAS, Media PembelajaranAbstract
IPAS instruction on the “Budaya Daerahku” (My Local Culture) topic in elementary schools still faces challenges due to a lack of contextual learning media, resulting in teacher-centered instruction that does not optimally support student learning outcomes. This study aims to develop a board game learning media integrated with QR codes to improve the learning outcomes of fifth-grade students on the My Local Culture topic. This study employs a mixed-methods approach using the Research and Development (R&D) design based on the ADDIE framework. The research subjects were 17 fifth-grade students at SDN 1 Tirtomulyo, Kendal Regency. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, tests, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results showed that the board game achieved a feasibility percentage of 87.36%, categorized as “highly feasible” based on evaluations by subject matter experts and media experts. The practicality of the medium received an average score of 96.17% categorized as “highly practical” based on the responses from the teacher and students. An effectiveness test using the Wilcoxon Signed-Rank Test revealed a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.001), with an N-Gain value of 0.4878, classified as moderate. The developed board game integrates QR Code that provide access to digital learning resources on the local culture of Kendal Regency, supporting a more interactive, contextual, and meaningful learning process. Thus, the developed board game is feasible and practical for use as an alternative learning media for IPAS and can support the improvement of elementary school students learning outcomes.
ABSTRAK
Pembelajaran IPAS pada materi Budaya Daerahku di sekolah dasar masih menghadapi kendala berupa keterbatasan media pembelajaran kontekstual sehingga pembelajaran berpusat pada guru serta belum optimal dalam mendukung hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran board game terintegrasi QR Code untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada materi Budaya Daerahku. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan mixed methods. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas V SDN 1 Tirtomulyo, Kabupaten Kendal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa board game memperoleh persentase kelayakan sebesar 87,36% dengan kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Kepraktisan media memperoleh rata-rata 96,17% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respons guru dan siswa. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,4878 yang termasuk dalam kategori sedang. Media ini mengintegrasikan QR Code yang terhubung dengan sumber belajar mengenai budaya Kabupaten Kendal sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, board game yang dikembangkan sangat layak, sangat praktis, dan dapat mendukung peningkatan hasil belajar siswa sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Downloads
References
Arifa, D., & Tyas, D. N. (2025). Developing an educational board game with digital question cards: A TGT model approach to enhance natural and social sciences learning outcomes. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 11(2), 862–873. https://doi.org/10.33394/jk.v11i2.15171
Asmi, A., Latief, A. J., & Misnah. (2025). The effectiveness of utilizing context based teaching modules to improve the cognitive abilities of fourth grade students at SDN Unsongi. Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET), 4(2), 1246–1253. https://doi.org/10.58526/jsret.v4i2.793
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
Eliyanti, N. K., Septiani, L. E., Juliatni, N. K. E., Suryani, K., Kadu, J. G., Sanjaya, I. B., & Sudiana, I. N. (2024). Local culture-based learning in improving Indonesian literacy and literature in elementary schools. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(4), 458–470. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i4.16105
Fitriana, S. D. A., & Setyasto, N. (2023). Pengembangan Ritatoon berbasis QR-Code berbantuan video untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V sekolah dasar. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), 415–427. https://doi.org/10.37478/jpm.v4i3.2939
Guslinda, Munjiatun, Kartika Sari, I., & Alifarani, A. (2025). Development of teaching materials based on Melayu culture IPAS learning in elementary schools. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran), 9(2), 259–270. https://doi.org/10.33578/pjr.v9i2.10116
Hadi, K. (2024). Psychology of learning theory (behavioristic, constructivist, humanistic) in science learning: A systematic literature review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(12), 920–929. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i12.9605
Hartono, Ningsi, & Hina, S. (2025). Developing interactive learning media to enhance elementary school students' learning motivation. EDUCARE: Journal of Primary Education, 6(1), 81–96. https://doi.org/10.35719/educare.v6i1.291
Jannah, R., & Wati, T. L. (2025). Board game media increased elementary student learning motivation. Academia Open, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12636
Juanda, N. A., Sujana, A., & Ali, E. Y. (2024). Pengaruh board game terhadap pemahaman konsep IPAS pada siswa kelas V sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1381–1386. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1140
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Panduan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Mangundjaya, W. L., Wicaksana, S. A., & Ersya, C. H. A. I. (2022). Board game: Cara pembelajaran yang menyenangkan bagi orang dewasa. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 11(2), 338–348. https://doi.org/10.33007/ska.v11i2.3078
Mariati, P., Anlianna, Sakbana Kusuma, R., Sunanto, Suryanti, & Wiryanto. (2022). Problems of using innovative learning media in the digitalization era of the Merdeka Program in basic education. Education and Human Development Journal, 7(3), 74–81. https://doi.org/10.33086/ehdj.v7i03.3769
Marinda, A. D., Winarni, E. W., & Muktadir, A. (2025). Science board game media based on Team Game Tournament model to improve cognitive learning outcomes. Jurnal Pendidikan Indonesia, 14(3), 615–624. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v14i3.94964
Mulyawati, Y., Destiana, D., Zen, D. S., & Sari, L. I. (2024). QR code-based monopoly: An example of the fun of gamification in learning at elementary school. PrimaryEdu: Journal of Primary Education, 8(1), 60–73. https://doi.org/10.22460/pej.v8i1.4608
Permatasari, S., & Widagdo, A. (2025). Development of Canva-based E-book Story Learning (E-Boci) to improve Indonesian language learning outcomes in elementary school. KEMBARA: Journal of Scientific Language Literature and Teaching, 11(1), 487–504. https://doi.org/10.22219/kembara.v11i1.33869
Putri, M. A., Herpratiwi, & Firdaus, R. (2025). The influence of game-based learning on student motivation in the digital era: Literature review. Jurnal Teknologi Pendidikan: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran, 10(1), 122. https://doi.org/10.33394/jtp.v10i1.13814
Rahayu, B. M., Muhyidin, A., & Jamaludin, U. (2025). Cultural intelligence meets EdTech: A systematic review on integrating local wisdom into digital teaching to foster learning engagement. Jurnal Pendidikan Progresif, 15(3). https://doi.org/10.23960/jpp.v15i3.pp17
Ramadani, A. N., Kirana, K. C., Astuti, U., & Marini, A. (2023). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap dunia pendidikan: Studi literatur. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(6), 749–756. bajangjournal.com/index.php/JPDSH/article/view/5432
Rosala, D., & Budiman, A. (2020). Local wisdom-based dance learning: Teaching characters to children through movements. Mimbar Sekolah Dasar, 7(3), 304–326. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v7i3.28185
Sousa, M. (2020). Modern serious board games: Modding games to teach and train civil engineering students. In 2020 IEEE Global Engineering Education Conference (EDUCON) (pp. 197–201). https://doi.org/10.1109/EDUCON45650.2020.9125261
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Wardani, N. W., Kusumaningsih, W., & Kusniati, S. (2024). Analisis penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran, 4(1), 134–140. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i1.389
Wulandari, A. M., & Purba, R. (2021). Perancangan board game edukatif tentang budaya Indonesia untuk anak sekolah dasar. Jurnal Mahasiswa Fakultas Seni dan Desain, 2(1), 163–176. e-journal.potensi-utama.ac.id/ojs/index.php/FSD/article/view/1197
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















