PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16072Keywords:
Karakter Positif, Kecerdasan Emosional, Lingkungan Belajar, Peserta Didik Sekolah DasarAbstract
ABSTRACT
The development of positive character among elementary school students is associated with their ability to regulate emotions and the support provided by a learning environment that encourages discipline, responsibility, and healthy social interactions. This study aimed to analyze the relationship between emotional intelligence, the learning environment, and positive character among fourth-grade students in Class IV A at SDN Kalisuren 1. A quantitative approach with a survey design was employed, involving 33 students. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The assumption tests indicated that the data met the normality criterion (Kolmogorov–Smirnov, p = 0.087), showed no multicollinearity (VIF < 10), and exhibited no indication of heteroscedasticity based on the Glejser test (p > 0.05). The regression analysis revealed that emotional intelligence and the learning environment were positively and significantly associated with positive character, both partially and simultaneously (p < 0.001). Together, these two variables explained 66.4% of the variance in students’ positive character (R² = 0.664). These findings suggest that character development should address students’ emotional capacities alongside the conditions that support their learning. Therefore, schools should integrate emotional self-regulation practices, responsibility-building activities, and conducive classroom management into their efforts to foster positive character.
ABSTRAK
Pembentukan karakter positif pada peserta didik sekolah dasar berkaitan dengan kemampuan mengelola emosi dan dukungan lingkungan belajar yang memungkinkan berkembangnya perilaku disiplin, tanggung jawab, serta interaksi sosial yang sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kecerdasan emosional dan lingkungan belajar dengan karakter positif peserta didik kelas IV A SDN Kalisuren 1. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 33 peserta didik. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil pengujian asumsi menunjukkan bahwa data memenuhi kriteria normalitas (Kolmogorov–Smirnov, p = 0,087), tidak menunjukkan multikolinearitas (VIF < 10), serta tidak mengindikasikan heteroskedastisitas berdasarkan uji Glejser (p > 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan lingkungan belajar berhubungan positif dan signifikan dengan karakter positif, baik secara parsial maupun simultan (p < 0,001). Kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 66,4% variasi karakter positif peserta didik (R² = 0,664). Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan karakter perlu memperhatikan kapasitas emosional peserta didik sekaligus kondisi belajar yang mendukung. Oleh karena itu, sekolah perlu mengintegrasikan pembiasaan pengendalian emosi, penguatan tanggung jawab, dan pengelolaan kelas yang kondusif sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter positif.
Downloads
References
Afifah, A. M., & Arbarini, M. (2025). Peran pendidik dalam mengembangkan keterampilan emosional anak usia dini: Studi kasus kualitatif di PAUD Cahaya Rumah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1533–1544. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7052
Aji, R. B. (2024). Pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual pada siswa program pendidikan tahfidz. Oasis: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 8(2), 142. https://doi.org/10.24235/oasis.v8i2.6380
Angkur, M. F. M., Efrita, S., & Palmin, B. (2025). Strategi guru dalam meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di PAUD Santa Juliana Golo Bilas. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 165–174. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.6255
Aprilia, P., Soesilo, T. D., & Irawan, S. (2023). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku bullying peserta didik. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(3), 409–507. https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i03.4725
Arifin, M., Rofiq, A., & Aliani, S. O. (2022). Pengaruh kecerdasan intelektual (intellectual quotient) dan kecerdasan emosional (emotional quotient) terhadap pembentukan karakter religius. Kharisma: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan. https://doi.org/10.59373/kharisma.v1i1.3
Aziza, N., Dewi, A. S., & Lukitoaji, B. D. (2025). Pengaruh lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik pada tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 583–589.
https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/938
Babiak, O., Sytnik, S., Zharovska, O., Kondratieva, I., Smokova, L., & Varnava, U. (2023). Emotional intelligence of schoolchildren in the educational process. BRAIN: Broad Research in Artificial Intelligence and Neuroscience, 14(1), 14–29. https://edusoft.ro/brain/index.php/brain/article/view/1355
Debyo, L. D., Suarni, N. K., & Gunamantha, I. M. (2024). Hubungan antara kecerdasan emosional dan minat belajar dengan tingkat stres akademik siswa sekolah dasar. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 202–212. https://semnas-fmipa.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_pendas/article/view/3359
Fatah, N. A., Shanie, A., Muhajirin, M., Fatikah, E. Y. U., Damayanti, L., & Lutfiyah, N. (2025). Analisis peran orang tua dalam pembentukan regulasi emosi anak usia dini. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 3(4), 140–149. https://jurnalcendekia.id/index.php/jkip/article/view/827
Farhan, F. A., & Firdaus. (2024). Dinamika lingkungan pesantren dan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar Akidah Akhlak di Pesantren Daarul Falaah Banjarnegara. At-Ta'Dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4301140
Febrianti, D., Syahid, A. A., & Nurfadilah, S. (2026). Analisis lingkungan belajar dalam membentuk kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Ciparay VI. Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan. https://doi.org/10.30598/pedagogikavol14issue1page117-128
Foeh, Y., & Saefatu, M. (2024). Pengaruh pendidikan karakter terhadap kecerdasan emosional (EQ) di sekolah menengah atas. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 1161–1174. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i2.6416
Giawa, T. (2023). Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Aramo Kecamatan Aramo. Counseling for All: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 65–75. https://doi.org/10.57094/jubikon.v2i2.696
Hanipah, A. D., Amalia, T. N., & Setiabudi, D. I. (2022). Urgensi lingkungan belajar yang kondusif dalam mendorong siswa belajar aktif. Education: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(1), 41–51. https://doi.org/10.51903/education.v2i1.148
Hayatie, M., & Siswati, V. (2026). Kurikulum berbasis cinta di sekolah dasar: Implementasi pendidikan afektif untuk membentuk karakter siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 5(2), 1799–1818.
https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4036
Irhamna, & Purnama, S. (2022). Peran lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Nurul Ikhlas. Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 68–77. https://doi.org/10.21831/jpa.v11i1.46688
Khafiyya, N., & Wantini. (2023). Implementasi pendidikan Islam dalam optimalisasi kecerdasan emosional: Perspektif psikologi pendidikan. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 1–17. https://doi.org/10.26618/jtw.v8i01.8701
Kholid, I., & Pramesthi, S. R. P. W. (2022). Hubungan antara kecerdasan emosional (EQ) dan lingkungan belajar dengan hasil belajar matematika siswa. Journal of Education and Research. https://doi.org/10.56707/jedarr.v1i2.113
Laka, A., Wetik, S., & Sumilat, V. (2026). Edukasi regulasi emosi berbasis pendekatan psikososial pada anak sekolah dasar: Perspektif keperawatan jiwa. Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(2), 153–163.
https://journal.inovatif.co.id/index.php/jipmas/article/view/336
Lestari, P., & Mahrus, M. (2025). Peran guru dalam pendidikan karakter untuk membentuk tanggung jawab dan disiplin siswa sekolah dasar. Journal of Nusantara Education, 4(2), 32–45. https://journal.unu-jogja.ac.id/fip/index.php/JONED/article/view/137
Nurhaliza, N., Arsyad, M., & Makaria, E. C. (2026). Dukungan keluarga sebagai prediktor kecerdasan emosional siswa sekolah menengah. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2), 372–385.
https://journal.rumahindonesia.org/index.php/njpi/article/view/2632
Puspitasari, R., Budimansyah, D., Sapriya, S., & Rahmat, R. (2022). The influence of emotional intelligence, moral intelligence and intellectual intelligence on characters caring for the environmental school students in the perspective of civic education. In Annual Civic Education Conference (ACEC 2021) (pp. 343–348). Atlantis Press. https://www.atlantis-press.com/proceedings/acec-21/125969044
Rahman, A., Rahmita, N., & Khadijah. (2023). Optimalisasi perkembangan emosional peserta didik. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 324–335. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.212
Sari, L. P., Asiyah, & Salamah. (2023). Hubungan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 10 Kota Bengkulu. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 5(1), 17. https://ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/ijsse/article/view/4189
Sastradiharja, E. J., Sarnoto, A. Z., & Nurikasari, N. (2023). Pengembangan kecerdasan emosi untuk meningkatkan sikap sosial siswa sekolah dasar. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(1), 85–100.
https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/agama_islam/article/view/1424
Sumiaty, Kamasiah, & Karim. (2022). Pengaruh lingkungan belajar dan motivasi siswa terhadap pendidikan karakter di sekolah dasar. Taksonomi: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.35326/taksonomi.v2i2.2695
Trianingsih, M., Sumantri, M. S., & Dallion, E. (2025). Analisis kuantitatif hubungan kecerdasan emosional dan prestasi akademik siswa sekolah dasar. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 1841–1848. https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1864
Usman. (2022). Peran pendidik dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik. Al-Ihda: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 15(1), 464–475. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2576343
Welianti, R., & Sartono, S. (2025). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar: Tinjauan literatur. Aljabar: Jurnal Ilmuan Pendidikan, Matematika dan Kebumian, 1(2), 29–39.
https://journal.arimsi.or.id/index.php/Aljabar/article/view/502
Zagni, B., Van Ryzin, M., Ianes, D., & Scrimin, S. (2025). Building social-emotional skills: Self-regulation and classroom climate in primary schools. European Journal of Developmental Psychology, 22(6), 816–833.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













