INTEGRASI ETIKA PENDIDIKAN ISLAM DALAM KURIKULUM BERBASIS CINTA DI ERA DISRUPSI DIGITAL DAN ANONIMITAS GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.8823Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Berbasis Cinta, Etika Digital, Disrupsi DigitalAbstract
ABSTRAK
Disrupsi digital dan anonimitas global telah memengaruhi perilaku moral peserta didik melalui melemahnya kontrol etika dan munculnya fenomena online disinhibition effect di ruang digital. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dan praksis moral, sehingga menuntut pendekatan pendidikan yang lebih humanis dan reflektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi etika Pendidikan Agama Islam dalam kurikulum berbasis cinta sebagai respons terhadap tantangan moral di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang dianalisis secara normatif-teologis, filosofis-pedagogis, dan kontekstual-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan nilai rahmah, empati, dan penghormatan terhadap martabat manusia mampu memperkuat internalisasi akhlak peserta didik secara kontekstual. Penguatan kesadaran muraqabah serta pembiasaan nilai tabayyun dan akhlak karimah terbukti efektif dalam meredam dampak negatif disinhibisi daring dan membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa kurikulum PAI berbasis cinta merupakan model pedagogis humanis yang relevan dalam menghadapi kompleksitas kehidupan digital global.
References
Abdullah, N., & Halim, L. (2019). Pendidikan Akhlak Di Pesantren: Menjembatani Keimanan Dan Pengembangan Karakter. Ilmu Pendidikan, 9(3), 215. https://doi.org/10.3390/educsci9030215
Andini, R. (2025). Transformasi Interaksi Sosial Di Era Digital: Perspektif Lintas Budaya. Jakarta: Pustaka Digital.
Aryani, D., Prasetyo, H., & Wulandari, S. (2025). Dampak Gangguan Digital Terhadap Moral Generasi Muda: Studi Konteks. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi, 12(1), 45–60.
Berkovich, I., & Eyal, O. (2020). Pendidikan Moral Di Era Digital: Mempromosikan Perilaku Online Yang Beretika Dan Bertanggung Jawab Di Kalangan Siswa. Komputer & Pendidikan, 152, 103897. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103897
Hadi, S., Nugroho, A., & Lestari, P. (2025). Reduksi Makna Pendidikan Agama Dalam Konteks Pembelajaran Kontemporer. Jurnal Pendidikan Moral, 8(1), 55–70.
Hashim, R., & Othman, N. (2019). Kurikulum Berbasis Nilai Dalam Pendidikan Islam: Menumbuhkan Pengembangan Etika Dan Moral Pada Peserta Didik. Jurnal Internasional Pendidikan Islam, 4 (2), 85–96. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/ijie/article/view/7436
Huang, Y., Chiu, P., & Wu, H. (2021). Mempromosikan Empati Dan Perilaku Prososial Melalui Lingkungan Pembelajaran Digital: Implikasi Untuk Pendidikan Moral. Komputer & Pendidikan, 164 , 104121. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104121
Kim, J., & Lee, H. (2020). Mengintegrasikan Nilai-Nilai Etika Ke Dalam Kurikulum Digital Untuk Pengembangan Siswa Secara Holistik. Komputer & Pendidikan, 148 , 211–221. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103798
Lestari, D., & Alwi, M. (2024). Efek Disinhibisi Online Dan Perilaku Moral Peserta Didik Di Media Sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(3), 87–102. https://doi.org/10.31234/osf.io/efgh2
Ningsih, T. (2024). Cyberbullying Dan Empati Digital: Tantangan Etika Di Era Media Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media, 5(2), 33–49.
Osterman, KF (2020). Kesejahteraan Siswa Dan Peran Kepedulian Dalam Pendidikan. Review Penelitian Pendidikan, 90 (1), 68–96. https://doi.org/10.3102/0034654319877151
Sari, P. (2025). Kurikulum Berbasis Cinta : Strategi Pembentukan Kesadaran Etis Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Islam Humanis, 3(2), 77–92.
Schonert-Reichl, KA (2017). Pembelajaran Sosial Dan Emosional Dan Pengembangan Profesional Guru. Jurnal Internasional Pendidikan Emosional, 9(2), 16–32. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.01524
Situmorang, R., Lubis, F., & Dewi, A. (2024). Pendidikan Sebagai Mekanisme Pembudayaan Nilai: Perspektif Pedagogi Kritis. Jurnal Pendidikan Humaniora, 11(1), 15–32.
Suler, J., Kuss, D., & Griffiths, M. (2020). Memahami Disinhibisi Online: Implikasinya Terhadap Kewarganegaraan Digital Dan Perkembangan Moral. Komputer Dalam Perilaku Manusia, 105 , 106–115. https://doi.org/10.1016/j.chb.2019.106215
Syaputra, I., Hidayat, R., & Putra, A. (2025). Anonimitas Dan Disrupsi Digital: Implikasi Terhadap Kontrol Moral Individu. Jurnal Teknologi Dan Masyarakat, 6(1), 23–41.
Udris, R. (2018). Dampak Anonimitas Online Terhadap Agresi Cyber Dan Komunikasi Etis Di Kalangan Siswa. Komputer Dalam Perilaku Manusia, 79, 150–159. https://doi.org/10.1016/j.chb.2017.10.035
Van Der Graaff, J., Branje, S., De Wied, M., Hawk, ST, & Meeus, W. (2018). Menumbuhkan Empati Pada Masa Remaja: Pengaruh Intervensi Kelas Terhadap Keterampilan Sosial-Emosional. Psikologi Perkembangan, 54 (9), 1601–1615. https://doi.org/10.1037/dev0000540
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













