GANGGUAN BERBICARA PADA TATARAN FONOLOGI ANAK USIA 4–5 TAHUN: KAJIAN SEGMENTAL DAN PSIKOLINGUISTIK

Authors

  • Susanti Susanti Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • M. Ridlwan Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Suher Suher Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.16053

Keywords:

Anak Usia 4–5 Tahun, Bunyi Segmental, Perubahan Fonem, Produksi Fonologis, Psikolinguistik

Abstract

ABSTRACT

Early childhood speech sound production develops gradually and may exhibit individual variation, particularly when children encounter consonant sounds that have not yet been produced consistently. This study aimed to describe sound changes in children’s utterances, identify the characteristics of segmental sounds undergoing changes, and examine variations in phonological production among children aged 4–5 years from a psycholinguistic perspective. The study employed a qualitative approach with a case study design involving seven children at Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Insan Budi Mulia Surabaya. Data were collected through observation, video recordings, and documentation during classroom communication activities, then transcribed and analyzed using the Miles and Huberman interactive model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that three children exhibited changes in sound production, whereas four children did not demonstrate changes that met the research data criteria. The identified patterns included the substitution of /r/ with /l/, deletion of /r/ in consonant clusters, and changes involving several other phonemes in one participant. Changes in production occurred in contoid sounds, while no changes were observed in vocoid sounds. These findings indicate that children’s phonological development is dynamic and individual, highlighting the need for continuous language stimulation through interaction, conversation, and literacy activities.

ABSTRAK

Perkembangan produksi bunyi pada anak usia dini berlangsung secara bertahap dan dapat memperlihatkan variasi individual, terutama ketika anak menghadapi bunyi konsonan tertentu yang belum diproduksi secara konsisten. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan bunyi dalam tuturan, karakteristik bunyi segmental yang mengalami perubahan, serta variasi produksi fonologis anak usia 4–5 tahun dari perspektif psikolinguistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan pada tujuh anak di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Insan Budi Mulia Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, rekaman video, dan dokumentasi selama kegiatan komunikasi di kelas, kemudian ditranskripsikan dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga anak memperlihatkan perubahan produksi bunyi, sedangkan empat anak tidak menunjukkan perubahan yang memenuhi kriteria data penelitian. Pola yang ditemukan meliputi perubahan /r/ menjadi /l/, pelesapan /r/ pada gugus konsonan, serta perubahan beberapa fonem lain pada salah satu subjek. Perubahan produksi ditemukan pada bunyi kontoid, sedangkan bunyi vokoid tidak menunjukkan perubahan. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan fonologis anak bersifat dinamis dan individual, sehingga stimulasi bahasa melalui interaksi, percakapan, dan kegiatan literasi perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., Latifah, N., & Palangka Raya, I. (2021). Gangguan artikulasi pada anak usia 5–6 tahun. MUALLIMUN: Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan, 1, 121–140. https://jurnal.uin-palangkaraya.ac.id/index.php/muallimun/article/view/3970/0

Anisa Putri, M., Awwalinda, N., & Fatmawati. (2025). Pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun: Perspektif fonologi dalam psikolinguistik. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 4. https://journal.uir.ac.id/index.php/sajak

Asadi, M., Golmohammadi, G., Baghban, K., Molayi, E., & Masoumi, N. (2025). Phonological development in typically-developing and late-talking Persian-speaking children: Preschool years. Early Child Development and Care, 195(12), 1227–1248. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/03004430.2025.2549448

Azizah, N. N., & Musthofa, B. (2024). Phonetic analysis of English segmental sounds produced by the English young learners’ teachers. ENGLISH FRANCA Academic Journal of English Language and Education, 8(2), 397–408. https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/english/article/view/10900

Hutauruk, B. S., Fazalani, R., Ilmi, D., Supit, D., & Asmaryadi, A. I. (2023). Psycholinguistic: Child language acquisition at the phonological level. Journal for Lesson and Learning Studies, 6(2), 257–264. https://doi.org/10.23887/jlls.v6i2.61241

Imawanti, I. P., Hadi, S., Hermawan, A., & Ansori, R. W. (2026). Pola produksi bunyi suara dan tidak bersuara pada anak usia 5–7 tahun dengan speech delay: Analisis pragmatik. Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan, 6(2), 39–53. https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/jprp/article/view/2659

Joy, J. M., Venkatesh, L., Mathew, S. N., & Narayanan, S. (2023). Orthographic and phonological processing effects on the reading abilities of young children learning to read Malayalam alphasyllabary. Journal of Research in Reading, 46(2), 187–208. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/1467-9817.12420

Kholik. (2023). Ketepatan fonetis dan gangguan wicara pada anak. Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 4(1). https://ejournal.alqolam.ac.id/index.php/JURALIANSI/article/view/975

Khoirunnissa, D., & Emha, R. J. (2024). Perubahan dan pelesapan fonem dalam tuturan anak penderita cadel. Jurnal Sasindo Unpam, 12(1). https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Sasindo/article/view/42111

Lestari, A. A., Ifada, Z. A., & Ardiyanto, R. (2023). Gangguan berbahasa pada anak usia lima tahun (kajian psikolinguistik). Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 125–132. https://doi.org/10.22236/imajeri.v5i2.10460

Mardhiyyah, Z. S., Ulya, R. H., Ramadani, P. S., Refany, R., Tryvia, Z., & Fitri, T. Z. (2026). Pola pemerolehan semantik dan antarmuka sintaksis-pragmatik dalam tuturan spontan anak usia empat tahun: Kajian psikolinguistik berbasis Systemic Functional Grammar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 235–257. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/51022

Mulyani, A. N., & Siagian, I. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab gangguan berbicara pada anak. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3822914

Nadin, A., Panggabean, P., Nababan, N. M., August, P., Sitompul, S., Zalfana, Z. H., & Puteri, A. (2025). Pemerolehan bahasa anak usia 3–4 tahun pada tataran fonologi (language acquisition of 3–4 year old children at the phonological level). Journal Education and Government Wiyata, 3(1). https://journal.wiyatapublisher.or.id/index.php/e-gov

Nissa, Z. A., Nisa, R. W. A., Nugroho, B. A. P., & Yulianti, U. H. (2026). Pemerolehan aspek fonologis bahasa Jawa sebagai bahasa kedua pada anak usia 4–5 tahun. Jurnal Budaya Nusantara, 8(2), 68–74.

https://jurnal.unipasby.ac.id/jurnal_budaya_nusantara/article/view/10989

Nisrina, N., Firdaus, A., & Tisnasari, S. (2026). Analisis kesalahan fonologis pada pelafalan konsonan [l]: Kajian psikolinguistik. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(1), 444–454. https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1624

Oktaviani, M., Siregar, A. M., Setiawan, M. M., Pramudita, E. N., Nasutiyani, D., Putri, N. W., Aresty, A. D., Azahra, F., & Ariendra, O. W. (2022). The role of the surrounding environment in the language development of children 3–6 years old peran lingkungan sekitar pada perkembangan bahasa anak. https://journal.irpi.or.id/index.php/sentimas

Paujiah, T. S., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2022). Peran lingkungan dalam menstimulasi perkembangan bahasa serta menumbuhkan karakter anak usia dini. Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 4(1), 103–122. https://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/pelangi/article/view/821

Rahmi, T. N., & Septiana, E. (2023a). Efektivitas pendekatan VAK dalam meningkatkan kemampuan artikulasi anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2188–2201. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4302

Supriyadi, A., & Djumadil, S. M. S. (2022). Pemerolehan fonologis, sintaksis dan semantik anak usia 3–5 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6102–6109. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3165

Suwandi, & Panji Hermoyo, R. (2023). Gangguan berbicara cadel aktor Zacky Daud Zimah dalam acara Rumpi No Secret TRANS TV: Kajian psikolinguistik. Basataka, 6(1), 59. https://jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id/BASATAKA/article/view/222

Vergara, P., Parada, J., Rose, Y., & Diez-Itza, E. (2026). Development of word and syllable structure in Chilean children with typical and protracted phonological development. Frontiers in Psychology, 17, 1740877.

https://www.frontiersin.org/journals/psychology/articles/10.3389/fpsyg.2026.1740877/full

Zantika, A., Wicaksono, A., & Alfiawati, R. (2024). Pelesapan dan perubahan fonem pada bahasa anak usia prasekolah (3–4 tahun) studi kasus pada anak yang bernama M. Arya Al Hafidzi Efendi. Warahan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 257–266.

https://eskripsi.stkippgribl.ac.id/index.php/warahan/article/view/1038

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Susanti, S., Ridlwan, M., & Suher, S. (2026). GANGGUAN BERBICARA PADA TATARAN FONOLOGI ANAK USIA 4–5 TAHUN: KAJIAN SEGMENTAL DAN PSIKOLINGUISTIK. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(4), 4165–4176. https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.16053

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.