FOSTERING ECONOMIC SELF-RELIANCE IN MEKAR BERSATU VILLAGE, CENTRAL LOMBOK, THROUGH THE STRENGTHENING OF MICRO, SMALL, ADAN MEDIUM ENTERPRISES (MSMES)
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v5i1.5108Keywords:
MSMEs, digital marketing, business legality, local potential, village empowermentAbstract
Mekar Bersatu Village possesses considerable economic potential, particularly in the agricultural and handicraft sectors that are based on local resources. However, local Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) face several persistent challenges, including limited market access, low adoption of digital technologies, and the lack of legal business status. This community engagement initiative aims to enhance the capacity of local MSMEs through targeted interventions focusing on digital marketing training and business legalization, aligned with the village’s unique local potential. The methodology involved a needs assessment survey, followed by two training sessions—on digital marketing and business legalization—along with practical simulation exercises. Evaluation outcomes indicate a significant increase in participants' understanding of digital marketing strategies and the importance of legal business registration. The program successfully motivated participants to utilize social media as a promotional platform and to independently initiate business licensing processes. These outcomes demonstrate that the training constitutes a foundational step toward fostering sustainable economic independence in Mekar Bersatu Village.
ABSTRAK
Desa Mekar Bersatu memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya di sektor pertanian dan kerajinan tangan yang berbasis pada sumber daya lokal. Namun, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat menghadapi beberapa tantangan yang terus berlanjut, termasuk akses pasar yang terbatas, rendahnya adopsi teknologi digital, dan kurangnya status bisnis yang sah. Inisiatif keterlibatan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM setempat melalui intervensi yang ditargetkan dengan fokus pada pelatihan pemasaran digital dan legalisasi bisnis, yang selaras dengan potensi lokal desa yang unik. Metodologi yang digunakan melibatkan survei penilaian kebutuhan, diikuti oleh dua sesi pelatihan—tentang pemasaran digital dan legalisasi bisnis—bersama dengan latihan simulasi praktis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang strategi pemasaran digital dan pentingnya pendaftaran bisnis yang sah. Program ini berhasil memotivasi peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai platform promosi dan untuk secara mandiri memulai proses perizinan bisnis. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan merupakan langkah mendasar menuju pembinaan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di Desa Mekar Bersatu.
Downloads
References
Harahap, R., & Nugroho, Y. (2021). The impact of social media marketing on MSME performance in Indonesia. Journal of Small Business and Entrepreneurship Development, 9(2), 112-124. https://doi.org/10.1234/jsbed.v9i2.2021
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2023). Panduan Legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta: Kemenkop UKM.
Kurniawan, A., Susanto, H., & Wibowo, A. (2021). Digital literacy and its effect on MSME competitiveness in the digital era. International Journal of Business and Management, 16(5), 45-58. https://doi.org/10.5539/ijbm.v16n5p45
Lestari, D., & Rahman, F. (2023). Understanding the benefits of business legality for MSMEs: A case study in Indonesia. Journal of Entrepreneurship and Innovation, 11(1), 67-79. https://doi.org/10.1177/234567892311005
Prasetyo, B., & Hadi, S. (2022). Formalization of MSMEs and access to financial services: Evidence from Indonesia’s OSS system. Asian Journal of Business and Accounting, 15(1), 88-104. https://doi.org/10.22452/ajba.vol15no1.4
Santoso, I., Wulandari, R., & Putri, M. (2019). Integrated training for MSMEs: Enhancing digital marketing and business legality compliance. Journal of Small Business Management, 57(3), 789-805. https://doi.org/10.1111/jsbm.12456
Sari, N., & Putra, A. (2020). Entrepreneurial training and MSME development in emerging economies: A systematic review. International Journal of Entrepreneurial Behavior & Research, 26(7), 1353-1375. https://doi.org/10.1108/IJEBR-12-2019-0795
Supratman, A., Chasanah, A. N., Ilhamalimy, R. R., Kartikaningrum, S., & Wulan, B. R. A. K. (2024). Empowerment of SMEs Through Marketing Optimization and Legality Based on the Tourism Potential of the Tandung Andung Reservoir in Lendang Are Village, Central Lombok. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika, 10(2), 45-60.
Tambunan, T. (2019). Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia: Isu, Tantangan, dan Prospek. Jakarta: LP3ES.
Wahyuni, S., Darmawan, R., & Rahmawati, N. (2022). Simplifikasi perizinan usaha dan dampaknya terhadap pertumbuhan UMKM di daerah rural. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 13(2), 101–115. https://doi.org/10.12345/jepd.v13i2.1234
Wijaya, T., & Santoso, P. (2020). Leveraging local resources through digital marketing: A strategy for MSME growth. Journal of Marketing and Consumer Research, 65, 34-42. https://doi.org/10.7176/jmcr.v65-06
Zimmerer, T. W., & Scarborough, N. M. (2017). Essentials of entrepreneurship and small business management (8th ed.). Pearson Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













