PENGUATAN USAHA MIKRO BERBASIS RUMAH TANGGA DALAM PRODUKSI GULA MERAH TRADISIONAL DI DESA GIRI MADIA, LINGSAR, LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7430Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Usaha Mikro, Gula Merah, Manajemen Usaha, Pemasaran DigitalAbstract
ABSTRACT
The home-based micro-enterprise empowerment program (UMBR) in Giri Madia Village, Lingsar District, West Lombok, aims to enhance the capacity of palm sugar producers in facing the increasingly competitive local and digital markets. The main focus of the program includes improving hygienic production skills, business management, product innovation, and the utilization of digital marketing strategies. The implementation methods consist of field observation, technical training, focus group discussions, and intensive mentoring during the production and marketing processes. In addition, the program emphasizes the importance of business sustainability principles and the strengthening of networks among UMBR actors at the village level. The results show an increase of 38–42% in participants’ understanding of business management and digitalization aspects, accompanied by significant changes in production practices, packaging, and simple financial record-keeping. Most participants have begun using social media-based promotion tools such as WhatsApp Business, Facebook, and Instagram to expand market reach. As a result, business owners have become more efficient in managing production, more aware of product quality and hygiene, and better able to expand marketing networks across regions. Overall, this program makes a tangible contribution to strengthening local economic capacity, improving digital literacy, and empowering communities based on village potential toward a more independent and sustainable economy.
ABSTRAK
Program penguatan usaha mikro berbasis rumah tangga (UMBR) di Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha gula merah dalam menghadapi dinamika persaingan pasar lokal dan digital yang semakin ketat. Fokus utama kegiatan meliputi peningkatan keterampilan produksi higienis, pengelolaan usaha, inovasi produk, serta pemanfaatan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan terdiri atas observasi lapangan, pelatihan teknis, diskusi kelompok terarah, dan pendampingan intensif selama proses produksi serta pemasaran. Selain itu, kegiatan juga menekankan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan usaha dan penguatan jejaring antar pelaku UMBR di tingkat desa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 38–42% dalam aspek manajemen usaha dan digitalisasi, disertai perubahan signifikan dalam praktik produksi, kemasan, dan pencatatan keuangan sederhana. Sebagian besar peserta mulai menerapkan promosi berbasis media sosial seperti WhatsApp Business, Facebook, dan Instagram untuk memperluas jangkauan pasar. Dampaknya, pelaku usaha menjadi lebih efisien dalam mengelola produksi, memiliki kesadaran terhadap pentingnya kualitas dan kebersihan produk, serta mampu memperluas jaringan pemasaran lintas wilayah. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas ekonomi lokal, peningkatan literasi digital, dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa menuju ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Downloads
References
Aimon, H., Putra, H., Saputra, H., Azhar, Z., Ar, N., Yeni, I., … & Hendra, Z. (2023). Peningkatan nilai tambah produk gula tebu dan kemasannya serta strategi pemasaran untuk meningkatkan pendapatan petani gula di nagari baringin kabupaten agam. Suluah Bendang Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 23(2), 27.
https://doi.org/10.24036/sb.04920
Andaryogi, D., Awami, S., Fachhriyan, H., & Subekti, E. (2022). Analisis pendapatan dan kelayakan usaha gula aren di kecamatan sumowono kabupaten semarang. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 4, 241-246.
https://doi.org/10.30595/pspfs.v4i.507
Arianti, Y. & Waluyati, L. (2019). Analisis nilai tambah dan strategi pengembangan agroindustri gula merah di kabupaten madiun. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 3(2), 256-266. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.4
Hasibuan, R., Setyanugraha, S., & Priambodo, A. (2020). Uji kelayakan bisnis dan strategi pemasaran peningkatan daya jual produk umkm gula merah di kecamatan kesugihan. Jurnal Ebi, 1(1). https://doi.org/10.52061/ebi.v1i1.3
Kuswarak, K., Nuzleha, N., Yamin, Y., & Saputra, A. (2020). Pendampingan petani gula aren sawit di desa roworejo kecamatan negeri katon kabupaten pesawaran. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 337-342. https://doi.org/10.24967/psn.v1i1.849
Manurung, V. & Nataatmadja, H. (2016). Usaha gula merah dan persaingannya dengan pabrik gula dalam penyediaan bahan baku di jawa timur. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 9(1), 27. https://doi.org/10.21082/fae.v9n1.1991.27-35
Melly, S., Hadiguna, R., Santosa, S., & Nofialdi, N. (2019). Manajemen risiko rantai pasok agroindustri gula merah tebu di kabupaten agam, provinsi sumatera barat. Industria Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 8(2), 133-144. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2019.008.02.6
Nurwahyuningsih, N., Holik, A., Bachtiar, R., & Budiyanto, R. (2022). Evaluasi lahan dan analisis kelayakan usaha gula merah desa rejoagung kecamatan srono kabupaten banyuwangi. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 10(1), 10-20. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2022.010.01.02
Pramudita, R., & Hidayat, A. (2023). Kolaborasi berbasis desa sebagai strategi penguatan kemandirian ekonomi lokal. Jurnal Pemberdayaan dan Inovasi Sosial, 7(1), 67–79. https://doi.org/10.31294/jpis.7.1.67-79.2023
Purnamasari, V., Yusida, E., Qurrata, V., Seprillina, L., & Narmaditya, B. (2021). Diversifikasi produk sebagai solusi peningkatan produksi umkm gula semut pada masa pandemi covid. Jurnal Karinov, 5(1), 9. https://doi.org/10.17977/um045v5i1p9-13
Rahmadani, L., & Utami, D. S. (2024). Strategi promosi digital berbasis komunitas lokal dalam peningkatan daya saing UMKM pedesaan. Jurnal Pemasaran dan Transformasi Digital, 6(2), 112–124. https://doi.org/10.25077/jptd.6.2.112-124.2024
Rahman, F., & Purnomo, D. (2023). Pendekatan pelatihan partisipatif untuk penguatan kapasitas usaha mikro berbasis potensi lokal. Jurnal Pemberdayaan dan Inovasi Desa, 7(2), 101–113. https://doi.org/10.36787/jpid.v7i2.243
Sarmawa, I., Udayana, I., & Santini, N. (2023). Mempertahankan daya saing gula merah melalui peningkatan nilai tambah produk. Jurnal Kreativitas Dan Inovasi (Jurnal Kreanova), 3(3), 97-104. https://doi.org/10.24034/kreanova.v3i3.5952
Supardi, H., Yusdiarti, A., & Arsyad, A. (2017). Analisis pendapatan dan efisiensi pemasaran gula merah skala rumah tangga (studi kasus : desa pasiripis kecamatan surade kabupaten sukabumi provinsi jawa barat). Jurnal Agribisains, 2(1), 18-26. https://doi.org/10.30997/jagi.v2i1.762
Syaflita, D., Ayub, D., Mahdum, M., Putra, M., & Jais, M. (2022). Pembinaan manajemen life skill usaha gula merah nira sawit di maredan barat kecamatan tualang kabupaten siak. Dinamisia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(6), 1526-1535. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i6.10062
Yasser, M., Asfar, A., Asfar, A., Rianti, M., & Budianto, E. (2020). Diferensiasi produk gula merah tebu menjadi gula cair dan gula recengan kombinasi. Journal of Dedicators Community, 3(3), 1-10. https://doi.org/10.34001/jdc.v3i3.1021
Yuliani, S., & Hartono, R. (2023). Pengaruh literasi manajemen usaha terhadap efisiensi dan keberlanjutan UMKM berbasis rumah tangga. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Berkelanjutan, 9(1), 77–89. https://doi.org/10.21009/jekb.091.07
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













