PENGARUH DAN DAMPAK LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM STUDY KASUS PADA SHIS KEBAB
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.9880Keywords:
Literasi Keuangan, UMKM, Manajemen KeuanganAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the role of financial literacy in shaping financial management behavior among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Financial literacy is an important aspect of business sustainability, as many MSME actors still operate their businesses without systematic financial management practices. This condition may affect the ability of business owners to plan, manage, and evaluate their financial conditions in a sustainable manner. This research employed a descriptive qualitative approach using a case study design at the Shis Kebab MSME located in Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. Data were collected through in-depth interviews with the business owner as the main informant using an open-ended interview guide. The collected data were then analyzed descriptively to describe the level of financial literacy and the financial management practices implemented in daily business activities. The results show that the business owner has a basic understanding of several financial products, such as savings accounts and digital banking services. However, financial records are still maintained in a simple manner and have not been organized into systematic financial reports, and there is no clear separation between business and personal finances. In addition, business planning is still oriented toward short-term needs, and the business owner has not had access to financial management training from formal institutions. These findings indicate that improving financial literacy is necessary to support more effective and sustainable financial management among MSMEs.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Literasi keuangan menjadi aspek penting bagi keberlanjutan usaha karena masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan kegiatan usaha tanpa didukung oleh praktik pengelolaan keuangan yang sistematis. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi kondisi keuangan usahanya secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada UMKM Shis Kebab yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha sebagai informan utama menggunakan pedoman pertanyaan terbuka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pemahaman literasi keuangan serta praktik pengelolaan keuangan yang dilakukan dalam kegiatan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha telah memiliki pemahaman dasar mengenai beberapa produk keuangan seperti tabungan dan layanan perbankan digital. Namun, praktik pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana, belum disusun dalam laporan keuangan yang sistematis, serta belum terdapat pemisahan yang jelas antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Selain itu, perencanaan usaha masih berorientasi pada kebutuhan jangka pendek dan pelaku usaha belum memiliki akses terhadap pelatihan pengelolaan keuangan dari lembaga formal. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan diperlukan untuk mendukung pengelolaan keuangan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Bene, F., Sanga, K. P., & De Romario, F. (2024). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan perilaku pengelolaan keuangan sebagai variabel intervening: Studi kasus pada UMKM di Kecamatan Alok Timur. Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen, 3(4), 327–341. https://doi.org/10.30640/inisiatif.v3i4.3162
Chaidir, M., Yulianti, G., & Ruslaini, R. (2025). Pengaruh literasi keuangan terhadap keberlanjutan bisnis UMKM di Indonesia. JUMBIWIRA: Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan, 4(1), 218–220. https://doi.org/10.56910/jumbiwira.v4i1.2079
Dwiastanti, A., Wahyudi, A., Waluyo, S., Waluyo, S. A., & Wulandari, K. C. (2024). Sosialisasi pemisahan keuangan usaha dan keuangan rumah tangga bagi pelaku UMKM di Desa Sanankerto Kabupaten Malang. Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, 3(2), 145–153. https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v3i2.4014
Handayani, M. A., Amalia, C., & Sari, T. D. R. (2022). Pengaruh pengetahuan keuangan, sikap keuangan dan kepribadian terhadap perilaku manajemen keuangan (studi kasus pada pelaku UMKM Batik di Lampung). EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 10(2), 647–660. https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i2.2262
Herlambang, T., & Rusdiyanto, R. (2022). Pelatihan literasi keuangan untuk peningkatan kapasitas usaha pada pelaku usaha mikro. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 3(1), 47–58. https://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/manage/article/view/7379
Idawati, I. A. A., & Pratama, I. G. S. (2020). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Kota Denpasar. Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ), 2(1), 1–9.
https://ejurnal.warmadewa.ac.id/index.php/wmbj/article/view/1644
Is, R., Kv, S., & Hungund, S. (2025). MSME/SME financial literacy: A systematic literature review and bibliometric analysis. Journal of the Knowledge Economy, 16(4), 14378–14405. https://link.springer.com/article/10.1007/s13132-024-02472-0
Khaled, J., Kamil, I., Prihanto, H., & Venni, R. (2025). Pengaruh penerapan manajemen arus kas terhadap keberlangsungan usaha UMKM di era digital. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(1), 35–43. https://journal.moestopo.ac.id/index.php/jmb/article/view/5397
Kostyrko, L., Solomatina, T., Hudyma, O., Zhuravlova, I., & Hurina, O. (2025). Financial management in small business: Case studies. https://repository.hneu.edu.ua/handle/123456789/36046
Krisdiyawati, K., & Maulidah, H. (2023). Analisis implementasi akuntansi digital guna pencatatan keuangan pada UMKM. Jurnal Riset Akuntansi Politala, 6(1), 100–106. https://doi.org/10.34128/jra.v6i1.174
Kumar, P., Chandra, A., Shivani, S., & Pillai, V. (2025). Evaluating the impact of digital and financial literacy on MSME performance. Journal of the International Council for Small Business, 6(2), 284–296. https://doi.org/10.1080/26437015.2024.2405548
Masdiantini, P. R., Devi, S., & Kusyanda, M. R. P. (2024). Peran literasi keuangan dan modal sosial terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha pelaku UMKM. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(1), 23–29.
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/EKU/article/view/73258
Mu’as, A. (2024). Strategi pengelolaan keuangan usaha mikro di pedesaan: Studi kualitatif pada pelaku UMKM. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 10(2), 9–16. https://www.e-jurnal.iims.ac.id/index.php/JALHu/article/view/173
Nkwinika, E., & Akinola, S. (2023). The importance of financial management in small and medium-sized enterprises (SMEs): An analysis of challenges and best practices. Technology Audit and Production Reserves, 5(4 (73)), 12–20. https://doi.org/10.15587/2706-5448.2023.285749
Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 76/POJK.07/2016 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen dan/atau masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan.
Riyani, R., & Virgi, E. (2025, April). Tantangan dan hambatan dalam implementasi literasi keuangan di kalangan UMKM di Pesawaran, Lampung. MDP Student Conference, 4(2), 944–949. https://doi.org/10.35957/mdp-sc.v4i2.11245
Rokhim, A., Fadhilah, M., & Hidayat, R. (2024). Peningkatan kapasitas manajemen UMKM di Purworejo melalui pelatihan capacity building. Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat, 3(4), 36–47. http://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/jupemas/article/view/329
Suras, M., & Semaun, S. (2024). Pengelolaan keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada usaha Bumbung Indah Kota Parepare (analisis manajemen keuangan syariah). Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah, 2(2), 28–41. http://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/Moneta/article/view/9003
Widodo, M. W., & Mukhlis, I. (2023). Tingkat pemahaman dan praktik literasi keuangan pada kelompok UMKM di Desa Karangtalun Kras Kediri. JUMBIWIRA: Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan, 2(3), 01–10. https://doi.org/10.56910/jumbiwira.v2i3.1065
Yazid, M. H. (2025). Mengurai hubungan literasi keuangan dan pembiayaan UMKM: Studi kasus transformasi ekonomi mikro. Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting, 2(2), 79–92. https://pub.nuris.ac.id/jseba/article/view/175
Yolanda, S., Shaddiq, S., Faisal, H., & Kurnianti, I. (2023). Peran manajemen keuangan digital dalam pengelolaan keuangan pada UMKM di Banjarmasin. Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal, 2(1), 23–32. https://doi.org/10.56744/irchum.v2i1.31
Yudianto, A. (2023). Analisis perencanaan keuangan pada kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Amuntai. Inovatif Jurnal Administrasi Niaga, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.36658/ijan.5.1.99
Yuniarti, N. A. (2024). Kualitas SDM dan literasi keuangan pada UMKM di era digitalisasi: Systematic literature review. Jurnal Manajemen Dan Profesional, 5(2). https://doi.org/10.32815/jpro.v5i2.2312















