MISI GEREJA DAN TOLERANSI ANTARAGAMA: PENDEKATAN HARMONI DALAM KONTEKS MASYARAKAT MAJEMUK
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10016Keywords:
Antaragama, Misi, Gereja, ToleransiAbstract
ABSTRACT
Indonesia, as a pluralistic nation with diverse religions, cultures, and ethnic groups, presents real challenges for the Church in carrying out its mission in a relevant and contextual manner. This study aims to examine the concept of the Church's mission within a pluralistic society in an interfaith context, identify the challenges faced by the Church, and formulate the Church's role and strategies in building interfaith harmony. This study employs a qualitative method with a literature study approach, through the review of 10 scientific journal articles systematically selected from the Google Scholar, Scopus, and ProQuest databases, using content analysis to identify key themes. The study was conducted in four stages: source identification, selection based on relevance and recency criteria (2020–2025), content analysis, and synthesis of findings. The results reveal three main themes: first, the theological foundations and concept of the Church's mission in a pluralistic society; second, the challenges faced by the Church, including exclusivism and interfaith prejudice; and third, the Church's role and strategies in building harmony through dialogue, cross-faith collaboration, and lived witness. The main conclusion affirms that the Church's mission is not only vertical-spiritual in nature, but also constitutes a tangible horizontal contribution to strengthening harmony and social cohesion in Indonesia.
ABSTRAK
Indonesia sebagai negara majemuk dengan keberagaman agama, budaya, dan suku bangsa menghadirkan tantangan nyata bagi Gereja dalam menjalankan misinya secara relevan dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep misi Gereja di tengah masyarakat majemuk dalam konteks antaragama, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi Gereja, serta merumuskan peran dan strategi Gereja dalam membangun kerukunan antaragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, melalui kajian terhadap 10 artikel jurnal ilmiah yang dipilih secara sistematis dari database Google Scholar, Scopus, dan ProQuest, menggunakan analisis isi untuk menemukan tema-tema utama. Kajian dilakukan melalui empat tahapan: identifikasi sumber, seleksi berdasarkan kriteria relevansi dan kekinian (2020–2025), analisis isi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: pertama, landasan teologis dan konsep misi Gereja dalam masyarakat majemuk; kedua, tantangan yang dihadapi Gereja, termasuk eksklusivisme dan prasangka antaragama; serta ketiga peran dan strategi Gereja dalam membangun kerukunan melalui dialog, kolaborasi lintas iman, dan kesaksian hidup. Simpulan utama menegaskan bahwa misi Gereja tidak hanya berdimensi vertikal-spiritual, tetapi juga merupakan kontribusi nyata yang horizontal bagi penguatan kerukunan dan harmoni sosial di Indonesia.
Downloads
References
Ambarita, C., Siregar, A. R. P., & Siagian, R. J. (2025). Apologetika dalam konteks Kristen sebagai jembatan dalam dialog antaragama. Dekonstruksi, 11(03), 22–31. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v11i03.323
Andrian, T., & Waharman, W. (2024). Misiologi Kontekstual Di Indonesia: Solusi Teologis Dan Sosial Untuk Masyarakat Pluralis. Manna Rafflesia, 11(1), 186–187. https://doi.org/10.38091/man_raf.v11i1.502
Brek, Y. (2022). Pendidikan Agama Kristen sebagai Misi Gereja. CV. Feniks Muda Sejahtera.
Bua, P. R., Samiyono, D., & Tampake, T. C. (2019). Misi Gereja dalam Mewujudkan Keadilan Sosial: Sebuah Perspektif dari Sila Kelima Pancasila. KURIOS : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(2), 109–124. https://doi.org/10.30995/kur.v5i2.97
Butar-Butar, H. T. M., Paparang, S. R., & Belo, Y. (Eds.). (2023). Aku Klik maka Aku Menginjil : Apa dan Bagaimana Misiologi Digital? Penerbit Views.
Giban, A., & Rangga, O. (2025). Pendidikan Agama Kristen dalam Konteks Keberagaman: Perspektif Efesus 4:1-3 tentang Kesatuan dalam Kristus. Imitatio Christo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v1i1.2
Gulo, R. P. (2023). Peran Generasi Z dalam Mengekspansi Misiologi di Era Society 5.0. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 120–125. https://doi.org/10.56854/pak.v2i1.210
Gulo, R. P., & Zai, N. (2026). Teologi PAK dalam Perspektif 1 Tesalonika 2:1-12 : Dimensi Relasional, Keteladanan, dan Formasi Iman. Aletheia Christian Educators Journal, 7(1), 39–47. https://aletheia.petra.ac.id/index.php/aletheia/article/view/357
Halawa, M. L. (2023). Dialog Dalam Karya Misi Gereja Dalam Terang Ensiklik Redemptoris Missio. Jurnal Logos, 7(1), 72–75. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/LOGOS/article/view/2549
Haluti, F., Judijanto, L., Apriyanto, A., Hamadi, H. H., Bawa, D. L., & Kalip, K. (2025). Moderasi Beragama : Menciptakan Suasana Kondusif Keberagaman Agama di Indonesia. PT. Green Pustaka Indonesia.
Hia, Y., & Waruwu, E. W. (2023). Dampak teknologi digital terhadap pewartaan Injil dalam konteks menggereja. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 6(2), 178-192. https://doi.org/10.47457/phr.v6i2.395
Manullang, M. R., & Naingolan, J. (2025). Peran Teologi Kristen Dalam Masyarakat Pluralisme. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 1(1), 663–664. https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2290
Mulya, F. (2024). Dilema Teologi mengenai Tantangan dan Penerapan Misi di Indonesia. Scripta: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual, 18(2), 188-199. https://doi.org/10.47154/sjtpk.v18i2.808
Padakari, S. L., & Gulo, R. P. (2025). Teologi dan Keadilan Sosial : Peran Gereja dalam Merespons Ketimpangan Global. Jurnal Tumou Tou, 12(1), 41–52. https://doi.org/10.51667/tt.v12i1.1973
Padang, M. M. I. P., & Situmorang, M. (2025). Peran Oikumene Dalam Misi Gereja Untuk Perdamaian Dan Keadilan Sosial. Pengharapan : Jurnal Pendidikan Dan Pemuridan Kristen Dan Katolik, 2(1), 45–46. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Pengharapan/article/view/535
Panjaitan, J., & Setiawan, D. E. (2025). Implementasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Konteks Pemberitaan Injil di Indonesia: Pendekatan Harmoni dan Dialog Antaragama. Jurnal Teologi Berita Hidup, 7(2), 218–219. https://doi.org/10.38189/jtbh.v7i2.861
Parinussa, S., & Handoko, Y. S. (2025). Teologi kontekstual dalam era polarisasi politik dan krisis demokrasi. DOREA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 73–85. https://ojs.sttcianjur.ac.id/index.php/dorea/article/view/71
Polakian, J. M. (2024). Misi Gereja: Tantangan dan Peluang dalam Konteks Pluralisme dan Sekularisme. Jurnal Konseling, Psikospiritual Dan Hipnoterapi, 1(1), 38. https://journal.gknpublisher.net/index.php/tualagejurnal/article/view/310
Pomalingo, S. (2016). Membumikan dialog liberatif. Deepublish (CV Budi Utama).
Purba, R. (2025). Misi Kekristenan dalam Pemberitaan Injil di Kalangan Masyarakat. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(5), 1299. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/446
Salurante, T., Bilo, D. T., & Kristanto, D. (2021). Transformasi komunitas misi: Gereja sebagai ciptaan baru dalam Roh Kudus. KURIOS, 7(1), 136–146. https://doi.org/10.30995/kur.v7i1.234
Sarang, R. K. (2022). Membangun Dialog Sebagai Model Terciptanya Perdamaian Antarumat Beragama Di Kota Merauke. Jurnal Masalah Pastoral, 10(1), 3–4. https://doi.org/10.60011/jumpa.v10i1.73
Siahaya, J. (2025). Dari salib ke perdamaian: Kristologi kontekstual sebagai jembatan moderasi beragama Indonesia. Shift Key: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 15(1). https://doi.org/10.37465/shiftkey.v15i1.504
Silalahi, H. (2020). Bermisi Dalam Aksi: Kajian Teologis Misi Gereja Terhadap Perwujudan Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia. TE DEUM: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 10(1), 25–47. https://doi.org/10.51828/td.v10i1.32
Susanto, H., & Miraji, T. (2022). Misi Gereja Sebagai Pembawa Damai Dalam Konteks Indonesia Ditinjau Dari Lukas 12: 51. Logia, 4(1), 58-69. https://doi.org/10.37731/log.v4i1.110
Whyte, G. S. (2023). Bevans revisited: Reflections on Stephen Bevans’s Models of Contextual Theology. International Bulletin of Mission Research, 47(3), 430–440. https://doi.org/10.1177/23969393221139461
Zega, Y. A., Tapilaha, S. R., & Sisi, S. (2025). CRE Learning in the Digital Age: An Inclusive Approach to Achieving Religious Moderation Amidst Diversity. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Studi Agama, 7(1), 58–70. https://doi.org/10.37429/arumbae.v7i1.1340















