PENDEKATAN TEOLOGI KONTEKSTUAL UNTUK PENGUATAN KERUKUNAN WARGA GEREJA: ANALISIS IMPLIKASI MISI KRISTEN DI TENGAH TANTANGAN PLURALISME
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10008Keywords:
Teologi Kontekstual, Kerukunan, Gereja, Misi Kristen, PluralismeAbstract
ABSTRACT
Indonesia, as a multicultural nation with diverse religions and cultures, presents real challenges for the church in carrying out its Christian mission in a relevant manner. This study aims to analyze the role of the contextual theology approach in strengthening church harmony amid the challenges of religious and cultural pluralism. This research employs a qualitative method with a literature study approach, drawing on the systematic review of 10 scientific journal articles selected from Google Scholar, Scopus, and ProQuest databases, using content analysis to identify key themes related to contextual theology, pluralism, and Christian mission. The study was conducted through four stages: source identification, selection based on relevance and recency criteria, content analysis, and synthesis of findings. The findings indicate three main themes: (1) the relevance of contextual theology in building the church’s response to pluralism; (2) dialogical Christian mission grounded in life witness; and (3) harmony as a tangible manifestation of Gospel witness in pluralistic society. The main conclusion affirms that contextual theology serves as an effective and urgent strategy for the church to foster interfaith cooperation, cultivate equal dialogue, and manifest an inclusive witness of faith in multicultural Indonesia.
ABSTRAK
Indonesia sebagai negara multikultural dengan keberagaman agama dan budaya menghadirkan tantangan nyata bagi gereja dalam menjalankan misi Kristennya secara relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan teologi kontekstual dalam memperkuat kerukunan warga gereja di tengah tantangan pluralisme agama dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui kajian terhadap 10 artikel jurnal ilmiah yang dipilih secara sistematis dari database Google Scholar, Scopus, dan ProQuest, menggunakan analisis isi untuk menemukan tema-tema utama terkait teologi kontekstual, pluralisme, dan misi Kristen. Kajian dilakukan melalui empat tahapan: identifikasi sumber, seleksi berdasarkan kriteria relevansi dan kekinian, analisis isi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: 1) relevansi teologi kontekstual dalam membangun respons gereja terhadap pluralisme; 2) misi Kristen yang bersifat dialogis dan berbasis kesaksian hidup; serta 3) kerukunan sebagai manifestasi nyata dari kesaksian Injil. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa teologi kontekstual merupakan strategi yang efektif dan mendesak bagi gereja untuk membangun kerjasama lintas iman, menumbuhkan dialog yang setara, serta menghadirkan kesaksian iman yang inklusif di tengah masyarakat multikultural Indonesia.
Downloads
References
Ambarita, C., Siregar, A. R. P., & Siagian, R. J. (2025). Apologetika dalam konteks Kristen sebagai jembatan dalam dialog antaragama. Dekonstruksi, 11(03), 22–31. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v11i03.323
Andrian, T., & Waharman, W. (2024). Misiologi Kontekstual Di Indonesia: Solusi Teologis Dan Sosial Untuk Masyarakat Pluralis. Manna Rafflesia, 11(1), 186–187. https://doi.org/10.38091/man_raf.v11i1.502
Darmaputera, E. (2001). Pergulatan Kehadiran Kristen di Indonesia. BPK gunung Mulia.
Gulo, R. P., & Waruwu, E. W. (2025). Pendidikan Agama Kristen Inklusif: Menjembatani Iman dan Keberagaman melalui Kerangka Filosofis. Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 6(1), 52–68. https://doi.org/10.25278/jitpk.v6i1.1021
Gulo, R. P., Zai, E., & Harefa, A. (2023). Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk: Mencerminkan Hidup Humanis di Tengah-tengah Pluralisme. ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 81–90. https://doi.org/10.53814/eleos.v2i2.32
Hasudungan, M. (2020). Pengaturan Penyiaran Agama di Indonesia Berbasis Teori Keadilan Bermartabat. Jurnal Ilmu Hukum Alethea, 4(1), 57–74. https://doi.org/10.24246/alethea.vol4.no1.p57-74
Illu, J., Duapadang, E. Y., & Borrong, R. P. (2024). Bermisi Dalam Masyarakat Majemuk Melalui Dialog Dan Kerja Sama. Manna Rafflesia, 11(1), 29. https://doi.org/10.38091/man_raf.v11i1.398
Institute, S. (2024). Laporan Tahunan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan 2023.
Ismail, J. K., Gulo, R. P., & Rangga, O. (2025). Pengenalan Artificial Intelligence sebagai Asisten Digital dalam Penulisan Artikel Ilmiah bagi Dosen di STAK Arastamar Grimenawa Jayapura. Jurnal PkM Setiadharma, 6(1), 69–83. https://doi.org/10.47457/jps.v6i1.567
Jansson, A. C. (2024). An unfinished quest: David J. Bosch’s legacy concerning the relationship between evangelism and service. Mission Studies, 41(1), 123–148. https://doi.org/10.1163/15733831-12341947
Knitter, P. F. (2002). Introducing Theologies of Religions. Orbis Books.
Kusumawanta, D. G. B., & Kii, R. I. (2023). Koinonia Dan Martyria Gereja Di Dunia. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 6(3), 483–490. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/19104
Manullang, M. R., & Naingolan, J. (2025). Peran Teologi Kristen Dalam Masyarakat Pluralisme. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 1(1), 663–664. https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2290
Matuges, H., Lakunsing, D., Lamatoa, F., Laimeheriwa, J., & Warkula, K. S. (2024). Fungsi teologi Kristen dalam dialog antaragama: Merajut perdamaian dan kerja sama lintas iman. THRONOS: Jurnal Teologi Kristen, 5(2), 188–197. https://ojs.bmptkki.or.id/index.php/thronos/article/view/66
Movement, T. L. (2011). The Cape Town Commitment: A Confession of Faith and a Call to Action. Didasko Publishing.
Mulya, F. (2024). Dilema teologi mengenai tantangan dan penerapan misi di Indonesia. SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual, 18(2), 188–199. https://doi.org/10.47154/sjtpk.v18i2.808
Nendissa, J. E., Simamora, R. H., Rotua, D. M., & Baringbing, P. G. W. (2025). Pluralisme Agama-Agama: Tantangan, Peluang, dan Perspektif Teologis Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama di Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama Dan Teologi Indonesia, 2(2), 155–184. https://doi.org/10.24246/sami.vol2i2pp155-184
Nofrianti, F., & Situmorang, M. (2025). Dinamika Oikumenika di Kalangan Orang Kristen Pada Masa Kini. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 2(1), 130–131. https://doi.org/10.61132/sabar.v2i1.492
Pandung, J., Juna, J. J., Matasak, L., Ko’bong, P., & Talo, R. (2025). Identitas Kristiani Dalam Pluralisme Budaya Melalui Pendekatan Kontekstual. CAPITALIS: JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES, 2(3), 158–170. https://jutepe-joln.net/index.php/CAPITALIS/article/view/174
Parinussa, S., & Handoko, Y. S. (2025). Teologi kontekstual dalam era polarisasi politik dan krisis demokrasi. DOREA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 73–85. https://ojs.sttcianjur.ac.id/index.php/dorea/article/view/71
Prasetyo, L. B., Dully, S., Adi, D. Y., & Sasiang, C. (2024). Teologi Kontemporer Dan Tantangan Pluralisme: Studi Kritis Atas Integrasi Nilai-Nilai Agama Kristen Dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(2), 123–124. https://doi.org/10.52879/didasko.v4i2.141
Sanderan, R., Markus, F., Ulpa, P., Datukayang, R., Boboy, N., Albir, & Resua. (2023). Paradigma Misi Kristen Dan Moderasi Beragama: Analisis Pendekatan Pluralistik. MELO: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1), 43. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v3i1.135
Sanneh, L. (1989). Translating the Message: The Missionary Impact on Culture. Orbis Books.
Siagian, R., & Naingolan, J. (2025). Dinamika Teologi-Teologi Agama Dalam Praktik Pastoral. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 1(1), 688–689. https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2291
Siahaya, J. (2025). Dari salib ke perdamaian: Kristologi kontekstual sebagai jembatan moderasi beragama Indonesia. Shift Key: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 15(1). https://doi.org/10.37465/shiftkey.v15i1.504
Silalahi, H. (2020). Bermisi Dalam Aksi: Kajian Teologis Misi Gereja Terhadap Perwujudan Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia. TE DEUM: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 10(1), 25–47. https://doi.org/10.51828/td.v10i1.32
Stott, J. (1975). Christian Mission in the Modern World. IVP (InterVarsity Press).
Tambunan, F. (2025). Teologi integratif: Model refleksi teologis untuk menjembatani ortodoksi dan kontekstualitas dalam teologi kontemporer. Paramathetes: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 4(1). https://doi.org/10.64005/jtpk.v4i1.256
Whyte, G. S. (2023). Bevans revisited: Reflections on Stephen Bevans’s Models of Contextual Theology. International Bulletin of Mission Research, 47(3), 430–440. https://doi.org/10.1177/23969393221139461
Wiguno, S., & Handayani, D. M. (2025). Komunikasi Injil dalam Masyarakat Plural: Integrasi Prinsip Lausanne dan Toleransi Pancasila. TRANSFORMATIO: Jurnal Teologi, Pendidikan, Dan Misi Integral, 02(2), 114–115. https://doi.org/10.61719/Transformatio.A2522.019















