REALISME MAGIS DALAM NOVEL KEMAH TERLARANG : INTERKONEKSI FAKTA DAN FIKSI
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v5i2.6492Keywords:
Realisme Magis, Interkoneksi Fakta dan Fiksi, Kemah TerlarangAbstract
This study examines magical realism in Wakhid Nurrokhim's novel Kemah Terlarang, focusing on the interconnection between fact and fiction, as well as the influence of local culture and Islamic views on the representation of supernatural phenomena. The purpose of this study is to reveal how magical narratives are constructed realistically and how they reflect the belief systems that exist within society. The method used is qualitative with descriptive analysis techniques. Primary data was obtained from the text of the novel, while secondary data came from theory, cultural studies, and Islamic literature. The results of the study show that magical elements in the novel are treated as part of the daily lives of the characters. The concept of wandering spirits that appears in the story refers to local myths, but contradicts Islamic teachings, which interpret such events as the deception of jinn. This research is beneficial for expanding the study of magical realism in contemporary Indonesian literature, particularly in relation to local culture and religious perspectives. In conclusion, this novel not only combines magical and realistic elements but also presents ideological tension between cultural traditions and religious beliefs, making it a literary work rich in social and spiritual meaning.
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji realisme magis dalam novel Kemah Terlarang karya Wakhid Nurrokhim dengan fokus pada interkoneksi antara fakta dan fiksi, serta pengaruh budaya lokal dan pandangan Islam terhadap representasi fenomena gaib. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana narasi magis dibangun secara realistis dan bagaimana hal tersebut mencerminkan sistem kepercayaan yang hidup dalam masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data primer diperoleh dari isi teks novel, sedangkan data sekunder berasal dari teori, kultur budaya dan literatur keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur magis dalam novel diperlakukan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari tokoh-tokohnya. Konsep ruh gentayangan yang muncul dalam cerita mengacu pada mitos lokal, namun bertentangan dengan ajaran Islam yang memaknai peristiwa tersebut sebagai tipu daya jin. Penelitian ini bermanfaat untuk memperluas kajian realisme magis dalam sastra Indonesia kontemporer, terutama yang berkaitan dengan budaya lokal dan perspektif keagamaan. Kesimpulannya, novel ini tidak hanya menggabungkan unsur magis dan realistis, tetapi juga menghadirkan ketegangan ideologis antara tradisi budaya dan keyakinan religius, menjadikannya sebagai karya sastra yang kaya akan makna sosial dan spiritual.
Downloads
References
Akilah, U., Safi’e, M., Rahmatullah, I., Fadlan, M. A., & Shobahiyah, Q. (2025). Konektivitas Budaya Dengan Jiwa Keagamaan. Penerbit: Kramantara JS.
Andriana, W. D., Rengganis, R., & Sudikan, S. Y. (2024). Narasi Realisme Magis dalam Novel Mustika Zakar Celeng Karya Adia Puja. Edukasi Lingua Sastra, 22(2), 113–128.
El Chidtian, A. S. C. R., & Renzina, Y. D. (2024). Analisis Tipografi pada Poster Film Horor Indonesia Tahun 2022. Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia, 8(01), 1–16.
Fajrin, C., Aulia, M. P., & Santoso, H. D. (2023). Eksistensi Magis pada Cerita Rakyat dan Budaya di Daerah Jawa. Prosiding Seminar Nasional Unimus, 6.
Faris, W. B. (2004). Ordinary Enchantments Magical Realism and The Remystifi cation of Narrative. United States of America.
Hassan, T. R. R., & Safei, M. (2023). Hikayat Tanah Jauh dari Perspektif Realisme Magis: Hikayat Tanah Jauh From The Perspective Of Magic Realism. Pendeta, 14(1), 25–34.
Hermansya, M. Y., Subandiyah, H., & Ahmadi, A. (2025). Realisme Magis dan Motif Mistisisme dalam Novel Karya Simpleman Beserta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Dharmas Education Journal, 5(1), 271–282.
Hoed, B. H. (2014). Semiotik dan Dinamika Budaya Sosial. Komunitas Bambu.
Juidah, I., Andayani, M. P., Suwandi, S., & Rohmadi, M. (2023). Apresiasi Prosa Fiksi: Teori Dan Penerapannyaapresiasi Prosa Fiksi: Teori Dan Penerapannya. Selat Media.
Khiyaroh, I. (2023). Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel Youtube Sableng Tv Dan Bintang Indigo. Alamtara: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 7(1), 71–82.
Kurniawan, A., Chanafiah, Y., & Canrhas, A. (2024). Realisme Magis dalam Antologi Berhala Karya Danarto. Jurnal Ilmiah Korpus, 8(2), 179–188.
Marzuki, I. (2021). Narasi Realisme-Magis dalam Cerpen “Pintu” Karya Yudhi Herwibowo sebagai Refleksi Budaya Mistisme di Indonesia. Seminar Internasional Riksa Bahasa, 359–363.
Maulaya, N. H., & Fauzi, A. M. (2024). Religious People’s Perception of the Kapuhunan Myth.
Meylani, P. N., Pauji, D. R., & Nabilah, N. R. (2025). Kepercayaan Jawa dalam Bingkai Realisme Magis pada Novel Gong Nyai Gandrung karya Sekar Ayu Asmara. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(1), 127–142.
Miles & Huberman. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.).
Mufida, K., & Wijayanti, J. (2025). Eksplorasi Eksistensi Primbon Jawa Melalui Tradisi Petung Kelangan di Masyarakat Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Jurnal Ilmiah Fonema, 8(1), 226–245.
Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. UGM press.
Nurlaela, C., & Qadriani, N. (2021). Realisme Magis dalam Novel Natish Persembahan Terakhir Karya Khrisna Pabichara. Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, Dan Budaya Indonesia, 4(2), 137–162.
Nursalim, M. P., & Rahim, W. (2025). Dimensi Realisme Magis dalam Novel Sang Keris Karya Panji Sukma. Pena Literasi, 8(1), 137–151.
Puspitoningrum, E. (2024). Realisme Magis dalam Cerita Panji Populer Dongeng Panji Laras dan Relevansinya dalam Pembelajaran Sastra: Magical Realism In The Popular Panji Story Panji Laras Fairy Tale And Its Relevance In Literature Learning. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 14(3), 332–348.
Ratna, N. K. (2010). Sastra dan Cultural Studies: Representasi Fiksi dan Nyata. Pustaka Pelajar.
Ratna, N. K. (2021). Teori, Metode & Teknik Penelitan Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme?: Perspektif Wacana Naratif. Pustaka Pelajar. https://books.google.co.id/books?id=tzLmNQAACAAJ
Rohmani, A. F., & Hidayat, S. (2024). Pro dan Kontra Penafsiran Hukum Islam Terhadap Tradisi Peringatan Ritual Kematian Masyarakat Jawa. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(1), 9.
Septriani, S., Mahrani, S., & Lubis, F. A. (2025). Denotasi Mitos Pernikahan Semarga Pada Adat Mandailing di Wilayah Tapanuli Selatan. Literasi Bahasa Dan Sastra Jurnal, 2(1), 24–35.
Sholichah, I. (2020). Realisme Magis Wendy B. Faris Dalam Novel Maddah Karya Risa Saraswati. Bapala, 7(1), 1–9.
Silaban, A., Nasution, A. R., Simanullang, C., Nasution, D. S. N., Azizah, F., Pakpahan, G. L., Firmansyah, I., Priska, N., & Purnamasari, I. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tradisi Kepercayaan pada Masyarakat Jawa. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(6), 178–185.
Tahir, F., & Qadriani, N. (2024). Dimensi Realisme Magis dalam Novel Damar Kambing karya Muna Masyari. Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies, 4(2), 109–125.
Ustianti. (2025). Interaksi manusia dan kebudayaan. Mosaik Peradaban: Interaksi Manusia Dan Kebudayaan, 70.
Velly, D. E., & Susanti, E. (2024). Analisis Desain Cover Novel Tetralogi Empat Musim Karya Ilana Tan Dengan Teori Kritik Seni Feldman. Jurnal Sasak: Desain Visual Dan Komunikasi, 6(1), 177–184.
Yudono, K. D. A., Sitanggang, G. L., & Widiyanto, N. (2023). Realisme Magis dalam Naskah Drama Kejahatan Membalas Dendam Karya Idrus Tahun 1948. Indonesian Journal of Performing Arts Education, 3(1), 8–14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












