MANAJEMEN BUDAYA SEKOLAH DALAM PENGUATAN TATA KELOLA PENDIDIKAN PADA RPOGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK INDUSTRI DI SMK CIBITUNG 1

Authors

  • Nurrulaji Julianto Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Acep Nurlaeli Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Wahidin Wahidin Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.15903

Keywords:

Manajemen Budaya Sekolah, Tata Kelola Pendidikan, Teknik Mekanik Industri, Budaya Industri, POAC

Abstract

The demand for quality graduates from Vocational High Schools (SMK) faces substantial challenges, notably institutional governance gaps and the weak integration of industrial values. This disparity reveals that vocational education governance has not been fully anchored in functionally integrated work culture cultivation. Consequently, this study aims to analyze school culture management in strengthening educational governance in the Industrial Mechanical Engineering (TMI) Expertise Program at SMK Cibitung 1 through planning, organizing, actuating, and controlling phases. A qualitative approach with a case study design was employed, gathering data through in-depth interviews, participatory observation, and documentation analysis. Data were analyzed interactively utilizing data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The findings demonstrate that school culture management is systematically executed through POAC functions by integrating religious values, discipline, occupational health and safety (OHS), and the 5S/5R culture. This management model reinforces vocational governance by improving stakeholder participation, coordination transparency, and institutional accountability. The study concludes that the structured internalization of industrial culture serves as a strategic managerial foundation for achieving high-quality vocational education governance. Practical implications highlight the indispensability of formal industrial partnerships and exemplary leadership in institutionalizing a sustainable quality culture within vocational schools.

ABSTRAK

Tuntutan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tantangan serius berupa kesenjangan tata kelola kelembagaan dan rendahnya integrasi nilai-nilai kerja industri. Kesenjangan ini memperlihatkan bahwa tata kelola pendidikan vokasi belum sepenuhnya berlandaskan pada pembudayaan etos kerja yang terintegrasi secara fungsional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen budaya sekolah dalam penguatan tata kelola pendidikan pada Program Keahlian Teknik Mekanik Industri (TMI) di SMK Cibitung 1 melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan model kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen budaya sekolah dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi planning, organizing, actuating, dan controlling yang mengintegrasikan nilai religius, kedisiplinan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Manajemen budaya sekolah terbukti memperkuat tata kelola pendidikan kejuruan melalui peningkatan partisipasi pemangku kepentingan, transparansi koordinasi, dan akuntabilitas kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa internalisasi budaya industri yang terstruktur merupakan modal manajerial strategis dalam mewujudkan tata kelola kejuruan yang bermutu. Implikasi praktisnya menunjukkan pentingnya kemitraan industri formal dan keteladanan pimpinan dalam melembagakan budaya mutu di lingkungan sekolah kejuruan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, S., Utaminingsih, S., Trihandayani, E., & Rachmawaty, S. (2024). Memadukan kepemimpinan transformasional dan transaksional dalam pendidikan. Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul, 2(4), 126–133. https://doi.org/10.37985/pmsdu.v2i4.869

Arini, A., Ratnawati, E., Nurlaili, N., Mulawarman, W. G., & Yahya, M. (2025). Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah: Studi kasus madrasah di Kalimantan Timur. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1156–1168. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6937

Bahrizal, S., & Purwanto, W. (2026). Analisis kesiapan teknis dan mental siswa Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMKS Al-Azhar Batam dalam menghadapi tuntutan teknologi otomotif modern di industri Batam. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(4), 3939–3953. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14177

Dubu, J. E., Mataputun, Y., Wahyudin, U., Budiarti, I. S., Kusdianto, K., & Hutabarat, I. M. (2026). Implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(2), 841–850. https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10064

Fathurrochman, I., Danim, S., Ab, S. A., & Kurniah, N. (2021). The school principals’ role in education management at the regional level: An analysis of educational policy in the Industrial Revolution 4.0. International Journal of Education Administration and Management, 5(2), 115–128. https://doi.org/10.31004/ijeam.v5i2.1450

Fauziah, R. S. P., Maryani, N., & Wulandari, R. W. (2021). Penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Tadbir Muwahhid, 5(1), Article 91. https://doi.org/10.30997/jtm.v5i1.3512

Hidayat, T., Carso, C., & Rosmaladewi, O. (2026). Implementasi 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) dalam penguatan soft skills siswa SMK. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(4), 2582–2591. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.12351

Ismiatun, S. R., Neliwati, N., & Khairuddin, K. (2023). Manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kerja sama dengan dunia industri. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 61–72. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v5i1.766

Kendek, M. S., Mataputun, Y., Albaiti, A., Kurniawan, D., Gultom, M., & Kusdianto, K. (2026). Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan kemitraan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) untuk peningkatan mutu prakerin berbasis pembelajaran bermakna. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1243–1258. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11747

Mahmudah, S., Halik, A., Sari, A. P., & Ridwan, R. (2025). Budaya mutu organisasi pada satuan pendidikan. Sultra Educational Journal, 5(1), 417–424. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1196

Malmar, M., & Nisa, K. R. (2026). Profesional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMAS St. Petrus Kewapante. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1380–1388. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.9457

Mangolo, M. C. S., Samehe, J. V., Pongtuluran, A. K., & Bawole, M. T. (2025). Optimalisasi standar operasional prosedur teaching factory café POLIMDO dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas pelayanan. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1571–1579. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7157

Maryani, S. (2023). Manajemen gerakan sekolah menyenangkan di SMK N 1 Jambu Kabupaten Semarang. Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), 11(3), 345–356. https://doi.org/10.26877/jmp.v11i3.14930

Maryanti, N., Rohana, R., & Kristiawan, M. (2020). The principal’s strategy in preparing students ready to face the Industrial Revolution 4.0. International Journal of Educational Review, 2(1), 54–69. https://doi.org/10.33369/ijer.v2i1.10628

Meirani, R. K., Sobri, A. Y., & Sunarni, S. (2022). Analisis permasalahan pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal (studi kasus di SMK Cor Jesu Malang). Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 203–211. https://doi.org/10.24246/j.jk.2022.v9.i2.p203-211

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Miyarti, M., Egar, N., & Soedjono, S. (2023). Pengaruh budaya sekolah, kepuasan kerja guru, dan pengembangan karir guru terhadap kinerja guru. Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), 11(3), 380–392. https://doi.org/10.26877/jmp.v11i3.14989

Muharam, R. S., Afrilia, U. A., & Sudarma, S. (2025). Integrating vocational education and industry through public policy: Towards excellent and competitive human capital. International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, 4(2), 65–74. https://doi.org/10.47709/ijmdsa.v4i2.6097

Mulyasa, E. (2022). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. PT Bumi Aksara.

Mutaali, G., Kuat, T., & Santosa, B. (2024). Development of Short, Set in Order, Shine, Standardize, and Sustain work culture learning model based on local wisdom. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 11(2), 44–52. https://doi.org/10.36706/jptm.v11i2.44

Pramono, E., Suhartadi, S., & Yoto, Y. (2023). Improve student competence of light vehicle engineering expertise program according to industrial needs. Journal of Research in Instructional, 3(2), 127–138. https://doi.org/10.30862/jri.v3i2.240

Salmah, Y. (2026). Teamwork dan Merdeka Belajar: Berbasis praktik di MA Raudlatul Firdaus. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 729–742. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.10179

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Sobari, S., Handayani, N. K., Maesaroh, N., & Utami, P. R. D. (2025). Peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di SD Negeri 235 Lengkong Kecil Bandung. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 673–682. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6690

Suhaedin, E., Giatman, M., & Maksum, H. (2024). Manajemen kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Journal of Education Research, 5(1), 112–120. https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.719

Sumiran, Waston, Zamroni, & Mahmudah, F. N. (2022). The principal’s role in improving the quality: A concepts framework to developing school culture. Frontiers in Education, 7, Article 854463. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.854463

Susanti, N. W. P., Lumbantobing, H., Waromi, J., Mangolo, E. W., Sampebua, M. R., & Mataputun, Y. (2026). Kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan kecakapan hidup siswa melalui implementasi P5 terintegrasi delapan dimensi profil lulusan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 894–906. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10743

Triwiyanto, T. (2021). Krisis tata kelola pendidikan Indonesia. Penerbit Buku Kompas.

Yin, R. K., Calvin, Y., & Mali, G. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Julianto, N., Nurlaeli, A., & Wahidin, W. (2026). MANAJEMEN BUDAYA SEKOLAH DALAM PENGUATAN TATA KELOLA PENDIDIKAN PADA RPOGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK INDUSTRI DI SMK CIBITUNG 1. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(4), 3343–3353. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.15903

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.