PENGUATAN P5 MELALUI FUN LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS I DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5722Keywords:
Implementasi P5, Kurikulum Merdeka, Fun LearningAbstract
The change of curriculum to the Independent Curriculum requires learning innovation, especially in the Pancasila and Citizenship Education (PPKn) subject at the elementary school level. This study aims to analyze the application of the fun learning method as a strategy to improve PPKn learning outcomes in grade 1 students at SD Negeri 6 Ngabul. Using a descriptive qualitative approach with a naturalistic research style, data were collected through in-depth interviews with selected respondents to ensure the validity and accuracy of the data in natural learning conditions. The results of the study showed that the implementation of the fun learning method, which is in line with the P5 flagship program in the Independent Curriculum, succeeded in changing the learning climate to be more optimal. The classroom atmosphere became more lively, marked by the enthusiasm and interest in learning of students which increased significantly during PPKn lessons. This enthusiastic attitude has a direct positive impact on improving student learning outcomes. It is concluded that fun learning is an effective strategy that has succeeded in increasing student engagement and achievement. This study recommends that educators continue to demonstrate professionalism by adopting innovative and skilled learning models, and opening up opportunities for other researchers to develop similar case studies in the future.
ABSTRAK
Perubahan kurikulum menjadi Kurikulum Merdeka menuntut adanya inovasi pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode pembelajaran fun learning sebagai strategi untuk meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa kelas 1 di SD Negeri 6 Ngabul. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan corak penelitian naturalistik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden terpilih untuk memastikan validitas dan kebenaran data dalam kondisi pembelajaran yang alamiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode fun learning, yang sejalan dengan program unggulan P5 dalam Kurikulum Merdeka, berhasil mengubah iklim pembelajaran menjadi lebih optimal. Atmosfer kelas menjadi lebih hidup, ditandai dengan antusiasme dan minat belajar siswa yang meningkat secara signifikan selama pelajaran PPKn. Sikap antusias ini berdampak positif secara langsung terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Disimpulkan bahwa fun learning merupakan strategi efektif yang berhasil meningkatkan keterlibatan dan pencapaian siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar para pendidik terus menunjukkan profesionalisme dengan mengadopsi model pembelajaran yang inovatif dan terampil, serta membuka peluang bagi peneliti lain untuk mengembangkan studi kasus serupa di masa mendatang.
Downloads
References
Andriyani, R. I., & Widiyono, A. (2024). Kendala pelaksanaan metode pembelajaran kurikulum merdeka pada proses pembelajaran di sekolah dasar negeri. Journal of Primary Education, 5(2), 167–178.
Barsihanor, B., et al. (2021). Implementation of multicultural education in growing tolerance between students in State Elementary School 2 Komet Banjarbaru. Elementary: Islamic Teacher Journal, 9(1), 1. https://doi.org/10.21043/elementary.v9i1.9709
Febriyanti, R. A., et al. (2023). Penerapan nilai-nilai profil pelajar pancasila melalui pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Kependidikan.
Febryanti, S. T., & Untari, E. (2023). Pelaksanaan tema kewirausahaan untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan peserta didik kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 3(11), 1045–1055. https://doi.org/10.17977/um065v3i112023p1045-1055
Manajemen penerapan proyek penguatan profil siswa pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka belajar. (2025). 11(1), 94–107.
Maskur. (2023). Dampak pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik sekolah dasar. JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 1(3), 190–203.
Muhibbin, A., & Khoirunisa, R. I. (2023). Strengthening project profile Pancasila students for developing students’ collaborative skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(SpecialIssue), 859–864. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6171
Musanna, A. (2016). Reformulation of teacher beliefs in curriculum implementation. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(2).
Naiditch, F. (2022). Beyond schooling: Push and pull strategies to integrate immigrants in the community. Frontiers in Education, 7. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.1005964
Nisah, N., et al. (2022). Konsep penguatan profil pelajar Pancasila dalam optimalisasi efikasi diri dan gaya belajar siswa. Prosiding Seminar Nasional Sultan Agung Ke-4, 96–108.
Pratiwi, E. Y. R., et al. (2023). Analisis implementasi kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(2), 1313–1322. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i2.4998
Pujawardani, H. H., et al. (2023). Analisis manajemen pembelajaran untuk projek penguatan profil pelajar pancasila di SMP Bina Taruna Bojongsoang Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1), 515–530. https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.4657
Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret kurikulum merdeka, wujud merdeka belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187.
Rahmatunisa, F. D. A. (2020). Penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) melalui perangkat pembelajaran terhadap motivasi belajar matematika siswa. Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika), 3(2), 54. https://doi.org/10.37150/jp.v3i2.787
Sarbaitinil, S., et al. (2024). Menumbuhkan minat belajar siswa melalui metode pembelajaran kreatif. Deleted Journal, 2(2), 367. https://doi.org/10.62504/jimr75xf4w76
Silangen, P. M., et al. (2023). Manajemen pembelajaran kolaboratif dan partisipatif pada mata kuliah termodinamika. SCIENING: Science Learning Journal, 4(1), 46. https://doi.org/10.53682/slj.v4i1.6495
Suradi, A., et al. (2022). Format of multicultural education for early children age in the formation of tolerance character. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 9(2), 130. https://doi.org/10.21831/jppfa.v9i2.38976
Syahid, A. A. (2019). Gembira bersekolah: Memaknai fun learning di sekolah dasar. Conference Series Journal.
Wahyudi, W. (2019). Perspective and essence of achievement motivation to pursue learning outcomes. Jurnal Pembelajaran Prospektif, 4(1). https://doi.org/10.26418/jpp.v4i1.37789
Widiyono, A., et al. (2021). Implementasi merdeka belajar melalui kampus mengajar perintis di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan ke-SD-an, 16(2), 102–107.
Yaqinah, A., et al. (2024). Pengaruh perubahan kurikulum terhadap guru dan murid di SDN 08 Arfai. Jurnal Pendidikan Arfak, 3(2), 72–79.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













