IMPLEMENTASI ICE BREAKING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10119Keywords:
Ice breaking, Minat belajar, Pendidikan geografiAbstract
This research aims to describe the implementation of ice breaking, describe the role of ice breaking, and analyze changes in students' interest in learning geography in class X at SMA Nusaputera. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Subject in the study consist of 1 geography teachers and 32 tenth-grade students at SMA Nusaputera, who were selected thru purposive sampling. Data analysis was conducted thru (1) Data reduction, (2) Data presentation, (3) Conclusion drawing. The results of this study are (1) the implementation of ice-breaking activities at the beginning, in between, and at the end of the learning session can create a more conducive, enjoyable, and engaging classroom atmosphere. (2) Ice breaking activities play an important role in enhancing students' readiness to learn, concentration, and active participation during the learning process. (3) There are positive changes in students' interest in learning, reflected in the affective aspect (enthusiasm and enjoyment), cognitive aspect (increased attention and focus), and conative aspect (active participation, such as asking questions, responding, and participating in discussions). Therefore, ice breaking can be considered an effective learning support strategy to enhance students' interest in geography, especially at the high school level.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi ice breaking, mendeskripsikan peran ice breaking, dan menganalisis perubahan minat belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA Nusaputera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian terdiri dari 1 Guru geografi dan 32 siswa kelas X di SMA Nusaputera. Analisis data dilakukan melalui (1) Reduksi data, (2) Penyajian data, (3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) pelaksanaan kegiatan ice breaking di awal, di sela-sela, dan di akhir sesi pembelajaran mampu menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif, menyenangkan, dan menarik. (2) kegiatan ice breaking berperan penting dalam meningkatkan kesiapan belajar, konsentrasi, dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. (3) terdapat perubahan positif dalam minat belajar siswa, yang tercermin dalam aspek afektif (antusiasme dan kesenangan), aspek kognitif (peningkatan perhatian dan fokus), dan aspek konatif (partisipasi aktif, seperti bertanya, merespons, dan berpartisipasi dalam diskusi). Oleh karena itu, ice breaking dapat dipertimbangkan sebagai strategi pendukung pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran geografi, terutama pada tingkat sekolah menengah atas.
Downloads
References
Adria, A., Qamariah, Z., & Wahyuni, N. (2024). Penggunaan ice breaking untuk meningkatkan semangat belajar siswa di SMA NU Palangka Raya dalam program pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(2), 2806–2810. https://doi.org/10.59837/4cee6b16
Alhudawi, U., Simatupang, E., & Rachman, F. (2021). Membangun kesadaran bela negara masyarakat pedesaan berbasis nilai kearifan lokal. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 5(2), 529. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v5i2.10156.2021
Aldira, N. P., & Agustin, S. M. (2022). Komunikasi interpersonal jarak jauh ibu tenaga kesehatan dan anak di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(1), 70. https://doi.org/10.31315/jik.v20i1.5594
Amarna, A. D., & Widodo, W. (2026). Penerapan inkuiri terstruktur terhadap peningkatan keterampilan proses sains peserta didik pada materi gerak. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1002. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10027
Animar, A. (2020). Studi dampak Covid-19 terhadap hasil belajar geografi di SMA Negeri 1 Sikur. Geodika Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 4(2), 231. https://doi.org/10.29408/geodika.v4i2.3019
Anis, F., Nugroho, P. A., Hutami, T. S., Puspitaningrum, D. A., Nasution, N., & Katsuhisa, S. (2025). Integrating Gresik’s local cultural wisdom into character education for shaping the Pancasila student profile. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(2), 228. https://doi.org/10.21831/jc.v22i2.86062
Aulia, A. R., & Adriani, Y. (2020). Pengaruh sense of humor dan religiusitas terhadap kebahagiaan pada lansia. Tazkiya Journal of Psychology, 8(2), 81. https://doi.org/10.15408/tazkiya.v8i2.17689
Azhar, M., R., A. A. R., Juhri, J., Wahab, A., Khairiah, N., & Mutmainnah, A. (2026). Implementasi pembelajaran multimedia dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa Fakultas Agama Islam UMI Makassar. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 312. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8906
Bond, M., & Bergdahl, N. (2023). Student engagement in open, distance, and digital education. In Handbook of open, distance and digital education (pp. 1309–1324). https://doi.org/10.1007/978-981-19-2080-6_79
Choi, Y. H., Theobald, E., Velasco, V., & Eddy, S. L. (2025). Exploring how course social and cultural environmental features influence student engagement in STEM active learning courses: A control–value theory approach. International Journal of STEM Education, 12(1). https://doi.org/10.1186/s40594-025-00526-6
Darwis, D. T., Tamaela, E. S., Limba, A., & Sabandar, V. P. (2022). Peningkatan kemampuan kognitif materi kalor peserta didik kelas XI melalui implementasi media multi representasi berbasis Instagram. Physikos, 1(2), 93. https://doi.org/10.30598/physikos.1.2.9133
Farida, S. I., Dewanti, R. N., & Mardiana, D. (2025). Meningkatkan peran orang tua dalam mendukung proses belajar anak: Kolaborasi yang efektif antara sekolah dan orang tua. Pengabdian Sosial, 5(1), 23. https://doi.org/10.32493/pbs.v5i1.47236
Febriana, A., & Mulyono, S. (2020). Parent-adolescent communication on reproductive health and sexual of adolescent. Jurnal Keperawatan, 10(2), 81. https://doi.org/10.22219/jk.v10i2.8063
Ghani, A., Ribahan, R., & Nasri, U. (2023). Paradigma diferensiasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka: Konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dan madrasah. eL-HIKMAH Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, 17(2), 169. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v17i2.8867
Haryati, F. D., & Puspitaningrum, D. (2023). Implementasi ice breaking sebagai pematik motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam, 4(1), 99–106. https://doi.org/10.47435/al-ilmi.v4i1.2133
Indriana, A., Yusuf, M., Maru, R., & Saputro, A. (2021). Efektivitas discovery learning pada pembelajaran geografi untuk mengurangi miskonsepsi peserta didik. LaGeografia, 19(3), 284. https://doi.org/10.35580/lageografia.v19i3.14718
Istijanto, & Nathalie, C. C. (2024). Factors influencing student engagement and intention to attend lectures. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2415287
L. A. Umaningsih, L. M. D. Wedayanthi, & I. W. Numertayasa. (2024). Analisis implementasi ice breaking dalam pembelajaran matematika. PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 133–143. https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v8i1.3048
Lasaiba, M. A., & Lasaiba, D. (2022). Penerapan model pembelajaran Cooperative Script untuk meningkatkan hasil belajar geografi. Jurnal Basicedu, 6(6), 9827. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.3705
Marzatifa, L., Agustina, M., & Inayatillah, I. (2021). Ice breaking: Implementasi, manfaat dan kendalanya untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD, 6(2), 162–171. https://doi.org/10.32505/3013
Huberman et al. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.
Mellisa Ferda Seftarini, & Sri Erdawati. (2025). Kegiatan ice breaking dalam meningkatkan minat belajar siswa madrasah ibtidaiyah. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 462–472. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1084
Muharrir Syahruddin, M., Herdah, & Effendy, R. (2022). Penggunaan ice breaking dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMP Muhammadiyah Pinrang. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 20(2), 179–186. https://doi.org/10.35905/alishlah.v20i2.3318
Renninger, K. A., & Hidi, S. E. (2022). Interest development, self-related information processing, and practice. Theory into Practice, 61(1), 23–34. https://doi.org/10.1080/00405841.2021.1932159
Rahmawati, M., Rakhman, P. A., & Rokmanah, S. (2023). Implementasi dan manfaat ice breaking dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik SDN Blok I Cilegon. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 10(1), 66–74. https://doi.org/10.30738/trihayu.v10i1.15903
Rohmawati, N., & Mahmuda, I. (2026). Media gambar sebagai inovasi pembelajaran IPS: Meningkatkan minat dan hasil belajar siswa MI. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 626. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10022
Sayono, S. (2023). Penggunaan Zoom Meeting terintegrasi Google Classroom pada pembelajaran geografi. Jurnal Pendidikan Sultan Agung, 3(1), 75. https://doi.org/10.30659/jp-sa.v3i1.26875
Syakdiyah, H., Wibawa, B., & Syahrial, Z. (2020). Flipped classroom learning innovation as an attempt to strengthen competence and competitiveness of students in the 4.0 industrial revolution era. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 9(4). https://doi.org/10.30998/formatif.v9i4.2929
Wahyuni, Y. S. D., Nurhadi, N., & Nurcahyono, O. H. (2020). Strategi manajemen sekolah dalam menghadapi pemberlakuan sistem zonasi. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 8(2), 124. https://doi.org/10.21831/jamp.v8i2.31858
Wang, Q. (2024). Re-discover student engagement from the perspective of definition and influencing factors. Frontiers in Psychology, 15, 1428668. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1428668
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












