INTEGRASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DAN PENDEKATAN CONTEXTUAL LEARNING SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN IPAS DALAM PENGUATAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9366Keywords:
literasi sains, augmented reality, contextual learningAbstract
The low scientific literacy of elementary school students in Indonesia remains a crucial issue, as confirmed by PISA 2022 data, with an average score of 383, significantly lower than the OECD average of 476. This deficit is caused by the dominance of conventional learning that fails to visualize abstract concepts and the lack of relevance of the material to real life. This study aims to analyze the integration of Augmented Reality (AR) technology and the Contextual Learning approach as an innovation strategy for science learning. Using library research methods, this study conducted a content analysis of various academic literature from the last ten years through the stages of data collection, classification, and synthesis. The findings indicate that AR effectively increases student engagement through interactive visualization, while Contextual Learning strengthens understanding by linking material to everyday contexts. However, previous studies have only applied these two aspects partially. The analysis results confirm that the systematic integration of AR visualization and the contextual approach can develop scientific literacy holistically, encompassing aspects of content, process, and context. It is concluded that the synergy of these two approaches is highly recommended as an adaptive learning model to improve students' conceptual understanding and scientific reasoning in the digital era.
ABSTRAK
Rendahnya literasi sains siswa sekolah dasar di Indonesia masih menjadi permasalahan krusial, yang terkonfirmasi oleh data PISA 2022 dengan capaian skor rata-rata 383, tertinggal jauh dari rata-rata OECD sebesar 476. Defisit ini disebabkan oleh dominasi pembelajaran konvensional yang gagal memvisualisasikan konsep abstrak serta kurangnya relevansi materi dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi Augmented Reality (AR) dan pendekatan Contextual Learning sebagai strategi inovasi pembelajaran IPAS. Menggunakan metode library research, penelitian ini melakukan analisis isi terhadap berbagai literatur akademik sepuluh tahun terakhir melalui tahapan koleksi, klasifikasi, dan sintesis data. Temuan menunjukkan bahwa AR efektif meningkatkan keterlibatan siswa melalui visualisasi interaktif, sementara Contextual Learning memperkuat pemahaman melalui pengaitan materi dengan konteks keseharian. Kendati demikian, studi terdahulu masih menerapkan kedua aspek ini secara parsial. Hasil analisis menegaskan bahwa integrasi sistematis antara visualisasi AR dan pendekatan kontekstual mampu mengembangkan literasi sains secara holistik, meliputi aspek konten, proses, dan konteks. Disimpulkan bahwa sinergi kedua pendekatan ini sangat direkomendasikan sebagai model pembelajaran adaptif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan penalaran ilmiah siswa di era digital.
Downloads
References
Abdullah, N., Baskaran, V. L., Mustafa, Z., Ali, S. R., & Zaini, S. H. (2022). Augmented Reality: The effect in students’ achievement, satisfaction and interest in science education. International Journal of Learning Teaching and Educational Research, 21(5), 326–343. https://doi.org/10.26803/ijlter.21.5.17
Alfarizi, M., & Mahmud, M. R. (2024). Pengembangan media pembelajaran Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(3), 1989–2000. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i3.2269
Anggraeni. (2023). Analisis korelasi kemampuan literasi sains dengan kemampuan memecahkan permasalahan konsep energi terbarukan pada mahasiswa pendidikan fisika. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 6(2), 329–334. https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1514
Dendodi, & Simarona, N. (2024). Analisis penerapan Augmented Reality dalam meningkatkan efektifitas pembelajaran sains di era digital. Alacrity: Journal of Education, 4(3), 293–304. https://doi.org/10.52121/alacrity.v4i3.456
Dewantari, N., Singgih, S., & Tidar, U. (2020). Penerapan literasi sains dalam pembelajaran IPA. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 3(2), 366–371. https://doi.org/10.31002/nse.v3i2.1085
Egok, A. S. (2024). Pelatihan literasi digital untuk guru SD dalam mencetak smart kids di era teknologi. J.A.I: Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1767–1777. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1140
Fatimah, S. (2024). Inovasi dalam pengajaran IPA di sekolah dasar melalui penggunaan teknologi digital. Mubtadi: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.19105/mubtadi.v6i1.14271
Gilang, I. P., & Agusta, L. (2022). Augmented Reality media to improve science literacy and metacognitive ability for fifth grade elementary school. Journal for Lesson and Learning Studies, 5(2), 300–308. https://doi.org/10.23887/jlls.v5i2.50531
Hermawan, A., & Hadi, S. (2024). Realitas pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran terhadap pemahaman konsep siswa. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 328–340. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i1.694
Hidayat, M. S. (2022). Pendekatan kontekstual dalam pembelajaran. Insania, 16(1), 231–247. https://doi.org/10.24090/ins.v17i2.2012
Ilham, Pujiarti, T., & Ramadhan, S. (2024). Analisis kesulitan siswa dalam pembelajaran IPAS di SDN 27 Dompu. JPPI: Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 4(3), 919–929. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i3.603
Laksana, S. D., Setyosari, P., Praherdhiono, H., Kuswandi, D., Priatna, Y., Abidin, N., Kholis, K., & Hile, A. (2025). Enhancing reading literacy through Augmented Reality among Indonesian migrant children in Malaysia. Journal of Integrated Elementary Education, 5(2), 469. https://doi.org/10.21580/jieed.v5i2.26498
Mahbubillah, I., Hasaniyah, N., Anshory, A. M. A., & Abidin, M. (2025). Implementasi pembelajaran bahasa Arab model Contextual Teaching and Learning dengan media Educaplay. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1270. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.5530
Mashami, R. A., Hakim, A., & Savalas, L. R. T. (2021). Pengembangan modul pembelajaran kontekstual terintegrasi Augmented Reality untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia, 9(2), 68. https://doi.org/10.33394/hjkk.v9i2.4500
Mulyani, R., Fadlika, R. H., Nur, T., & Dewi, S. (2020). Profil kemampuan literasi sains berdasarkan gender di kelas X. Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi, 12(2), 104–109. https://doi.org/10.25134/quagga.v12i2.2326
Nailinda, V., Alim, J. A., & Sekarwinahyu, M. (2025). Implementasi pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 363. https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4700
Nurpratiwi, A., Hamdu, G., & Sianturi, R. (2023). Literasi sains siswa sekolah dasar melalui model pembelajaran Read-Answer-Discuss-Explain-And-Create (RADEC). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 5956–5962. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2670
Parisu, C. Z. L., & Saputra, E. E. (2025). Integrasi literasi sains dan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Journal on Education, 5(1), 864–872. https://doi.org/10.31004/jh.v5i1.2281
Prasasty, A. T., Handayani, Y., & Suharyati, H. (2025). Pendekatan konstruktivisme: Meningkatkan hasil belajar melalui pembelajaran aktif di sekolah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 2048–2054.
Pratama, R., Alamsyah, M., Siburian, M. F., Marhento, G., Jonathan, G. L., & Susanti, W. (2024). Analisis kemampuan literasi sains peserta didik pada mata pelajaran IPA. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(2), 576–581. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i2.1619
Putra, B. P., & Wahyuni, S. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan literasi sains siswa: Kajian literatur. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 13(1), 1432. https://doi.org/10.20961/jkc.v13i2.103518
Rahmawati. (2024). Problematika menilai ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik pada mata pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka tingkat SD. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(4), 613–622. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v11i4.82877
Ramadhan, S. (2019). Pengembangan materi sains SD/MI dengan penggunaan modul dalam pendekatan Contextual Teaching and Learning. El-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Islam, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v3i1.368
Rohman, A. D., & Khaliza, T. N. (2024). Inovasi media pembelajaran Wordwall berbasis Quizizz: Alternatif dalam meningkatkan critical thinking siswa di era abad 21. Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika), 2(2), 72–79. https://doi.org/10.55377/mardika.v2i2.10159
Rohman, A. D., Musa, M. M., Falkhah, A. N., & Annur, A. F. (2022). Efektivitas metode pembelajaran berbasis STEAM terhadap peningkatan keterampilan siswa MI/SD di era abad 21. Ibtida’: Jurnal Pendidikan Guru MI, 3(1), 48–58. https://doi.org/10.37850/ibtida.v3i1.234
Sanjiartha, I. G. D., Suwindia, I. G., & Winangun, I. M. A. (2024). Peran literasi sains dalam membentuk generasi berfikir kritis dan inovatif: Kajian literature review. Education and Social Sciences Review, 5(2), 120–128. https://doi.org/10.29210/07essr499900
Sari, J. N., Safitri, D., & Saipiatuddin, S. (2025). Implementasi media pembelajaran Articulate Storyline 3 berbasis contextual ekopedagogik dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Citra Alam. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1685. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8561
Sari, N. P. D., Sutama, I. M., Dewantara, I. P. M., & Wirahyuni, K. (2025). Integrasi teknologi Augmented Reality dengan model Blended Learning dalam pembelajaran Pangangge Tengenan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 961. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6185
Sholikhah, N., & Subekti, H. (2025). Peningkatan keterampilan proses sains siswa SMP melalui penerapan model Creative Problem Solving. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 702. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5358
Tetep, Ismail, A., & Nasrullah, I. (2023). The use of learning media-based Augmented Reality (AR) to improving integrated science and social studies literacy. Jurnal Pendidikan Progresif, 13(3), 1267–1275. https://doi.org/10.23960/jpp.v13.i3.202328
Yogaswara, M. R., & Fauzi, K. M. A. (2025). Pembelajaran inquiri berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman peta dan wilayah Indonesia pada kelas V. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 434. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5375
Yusmar, F., & Fadhilah, R. E. (2023). Analisis rendahnya literasi sains peserta didik Indonesia: Hasil PISA dan faktor penyebabnya. Lensa (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11–19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283
Zainudin, Z., Daulay, M. I., & Rahayu, U. (2024). Pengaruh rasa ingin tahu dan kemandirian belajar terhadap literasi sains siswa SMP Negeri 1 Pulau Burung. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 328. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3399
Zulfa, A., Afriyadi, M. M., & Fiteriani, I. (2025). Pengaruh media Augmented Reality terhadap minat belajar dan pemahaman konsep dalam pembelajaran IPAS. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1040–1050. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1670
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













