PERSEPSI KOMPONEN PENDIDIKAN TERHADAP INTEGRASI PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI SEKOLAH DASAR INPRES LABAT KOTA KUPANG

Authors

  • Karina Meriaty Bantaika Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6663

Keywords:

pendidikan seksual, IPAS, teknologi Pendidikan

Abstract

This research is motivated by the increasing number of cases of sexual violence against children and the gap between the urgent need for sexual education and the limited implementation in elementary schools due to taboos. The focus of this study is to analyze in-depth the perceptions of educational stakeholders—teachers, principals, students, and parents—regarding the integration of sexual education into science and education learning using technology at SDI Labat, Kupang City. As a crucial step, this study employed a qualitative phenomenological approach, collecting data through observation, interviews, and documentation studies. Key findings indicate that all educational stakeholders have very positive perceptions and consider this integration relevant and important. However, implementation still faces challenges such as limited teacher training and cultural sensitivity. The use of technology, such as educational videos, has proven effective in overcoming these obstacles and significantly improving student understanding. In conclusion, integrating sexual education into science and education is an effective strategy for equipping children with self-protection knowledge. However, its success depends heavily on curriculum support, comprehensive teacher training, and parental involvement.

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan seksual pada anak dan adanya kesenjangan antara kebutuhan mendesak akan pendidikan seksual dengan minimnya implementasi di sekolah dasar akibat isu tabu. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam persepsi komponen pendidikan—guru, kepala sekolah, siswa, dan orang tua—terhadap integrasi pendidikan seksual dalam pembelajaran IPAS dengan pemanfaatan teknologi di SDI Labat Kota Kupang. Sebagai langkah penting, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa seluruh komponen pendidikan memiliki persepsi yang sangat positif dan menganggap integrasi ini relevan serta penting. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru dan sensitivitas budaya, di mana pemanfaatan teknologi seperti video edukatif terbukti efektif untuk mengatasi hambatan tersebut dan meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Kesimpulannya, integrasi pendidikan seksual dalam IPAS merupakan strategi yang efektif untuk membekali anak dengan pengetahuan perlindungan diri, namun keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan kurikulum, pelatihan guru yang komprehensif, serta pelibatan orang tua.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiyah, A. N., & Zulkarnaen, Z. (2025). Penerapan inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPAS SD. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 306. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5033

Anshari, F., et al. (2024). Pengembangan media pembelajaran berbasis alat peraga implementasi grafik graf terarah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SD Swasta Kartini Medan. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 528. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3772

Ariani, N. W. T., & Asih, K. S. (2022). Dampak kekerasan pada anak. Jurnal Psikologi Mandala, 6(1). https://doi.org/10.36002/jpm.v6i1.1833

Baharas, V. R. S., et al. (2024). Meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika menggunakan model Panting di sekolah dasar. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(3), 229. https://doi.org/10.51878/science.v4i3.3193

Febriansyah, F. (2025). Peran guru pembimbing dalam mencegah pelanggaran tata tertib siswa. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 451. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4639

Fitriani, N., et al. (2024). Problematika program zero waste di SMAN 1 Batukliang. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 513. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.2998

Hardjito, K., et al. (2021). Sekolah berwawasan generasi muda peduli kesehatan reproduksi (GEMPI Kespro) membangun kepedulian remaja terhadap kesehatan reproduksi. Community: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 100. https://doi.org/10.51878/community.v1i2.632

Lestari, F. D. (2025). Studi literatur: Pengaruh media digital pembelajaran terhadap hasil belajar matematika. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 804. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5274

Miftahusalimah, P. L., et al. (2025). Analisis kebutuhan modul pembelajaran sistem reproduksi terintegrasi model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan self efficacy dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI SMA. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 692. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5361

Nugraha, E., et al. (2021). Meningkatkan motivasi belajar dengan model pembelajaran keterampilan motorik di Kampung Santri Ciceri Jaya. Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam, 19(1), 111. https://doi.org/10.29062/arrisalah.v19i1.572

Pramularsih, M. S., et al. (2025). Penerapan model Problem Based Learning berbantuan TIK untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 4 Bajur pada materi “Bumiku.” Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 722. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5353

Purba, I. G., et al. (2023). Legal protection of children as persons of criminal abuse in the investigation process at Polres Aceh Tenggara. Siasat, 8(2), 51. https://doi.org/10.33258/siasat.v8i2.146

Putri, G. A. B. A. (2022). Sex education in elementary school to prevent sexual abuse of children. Progres Pendidikan, 3(1), 7. https://doi.org/10.29303/prospek.v3i1.220

Rahmah, L., et al. (2025). Analisis faktor-faktor dan strategi pencegahan bullying di MI Nurul Ilmi Kota Bima. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 649. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5642

Rizki, M. (2022). Kewajiban mendidik keluarga dalam ilmu dan amal. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 2(1), 143. https://doi.org/10.57251/ped.v2i1.350

Rodzi, M. F., & Sugiyanto, S. (2025). Penanganan kasus kekerasan seksual pada anak oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 690. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4487

Sukiastini, I. G. A. N. K., et al. (2024). Literature review: Integrasi model pembelajaran IPA dengan digitalisasi dan kearifan lokal untuk menghadapi tantangan di masa depan. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 318. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3343

Sumartini, N. W., et al. (2025). Eksplorasi kendala guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 665. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4461

Sumaryanti, I. U., et al. (2020). Increasing knowledge and skill in preventing children sexual abuse. Proceedings of the 2nd Social and Humaniora Research Symposium (SoRes 2019). https://doi.org/10.2991/assehr.k.200225.078

Syukur, A., et al. (2025). Implementasi pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai religius peserta didik. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 476. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4864

Tasmayanti, L., et al. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbantuan Canva pada materi jaring-jaring makanan di sekolah dasar. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 648. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5223

Yani, I., & Marasaoly, S. (2022). Pencegahan perundungan (bullying) terhadap siswa SD dan SMP dalam implementasi kota peduli HAM di Kota Ternate. Politica: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam, 9(2), 94. https://doi.org/10.32505/politica.v9i2.4873

Yuliana, Y., et al. (2025). Analisis potensi kebutuhan pengembangan video animasi konsep jaring-jaring makanan berbasis Canva pada pelajaran IPAS kelas V SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 797. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5227

Yunita, S., et al. (2024). The influence of hazardous food chemical use on community welfare from the perspective of Unimed students. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 465. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3466

Zaskia, A., et al. (2025). Era digital: Mampukah guru membentuk generasi masa depan? Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 460. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4657

Zuyina, R., et al. (2025). Keterampilan asertif: Upaya mereduksi perilaku agresif siswa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 850. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4349

Downloads

Published

2025-08-18

How to Cite

Bantaika, K. M. (2025). PERSEPSI KOMPONEN PENDIDIKAN TERHADAP INTEGRASI PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI SEKOLAH DASAR INPRES LABAT KOTA KUPANG. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(3), 1180-1188. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6663

Issue

Section

Articles