ANALISIS KEBUTUHAN MODUL IPAS BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER RASA INGIN TAHU DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5714Keywords:
modul pembelajaran, IPAS, CTL, rasa ingin tahu, minat belajarAbstract
This study aims to analyze the need for developing an IPAS module based on Contextual Teaching and Learning (CTL). The research method uses a quantitative descriptive research type with a focus on the needs analysis stage through interviews, observations, and documentation. The needs analysis stage aims to identify existing learning gaps, teacher needs, and student expectations of the teaching module. This study was conducted by involving grade IV teachers and 24 grade IV students of SDN 43 Lubuklinggau as research subjects. The results of the study indicate that teachers and students need more varied teaching materials, meaningful and enjoyable learning experiences, can increase students' curiosity and interest in learning to be used to complement IPAS learning resources as well as alternative sources for teaching the material My Indonesia is rich in culture. Students need interesting teaching materials, and activities that support enthusiasm in learning and student interest in learning. Thus, the IPAS module based on the Contextual Teaching and Learning (CTL) model can be an alternative to help the learning process in improving the character of curiosity and student interest in learning.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul IPAS berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan fokus pada tahap analisis kebutuhan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisis kebutuhan bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan pembelajaran yang ada, kebutuhan guru, serta harapan peserta didik terhadap modul ajar. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan guru kelas IV dan 24 peserta didik kelas IV SDN 43 Lubuklinggau sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan peserta didik membutuhkan bahan ajar yang lebih variatif, pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan, dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan minat belajar peserta didik untuk digunakan untuk melengkapi sumber belajar IPAS juga sebagai sumber alternatif pengajaran materi Indonesiaku kaya budaya. Peserta didik membutuhkan bahan ajar yang menarik, dan aktivitas yang mendukung keantusisme dalam pembelajaran dan minat belajar peserta didik. Dengan demikian, modul IPAS berbasis model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat menjadi alternatif untuk membantu proses pembelajaran dalam meningkatkan karakter rasa ingin tahu dan minat belajar peserta didik.
Downloads
References
Afina, Z., et al. (2022). Development of science module based on inquiry science issues to improve students’ critical thinking skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(2), 88. https://doi.org/10.26740/jppipa.v7n2.p88-94
Agustian, M., et al. (2023). Meningkatkan kompetensi guru di lingkungan forum guru agama nasional untuk meminimalkan sikap intoleran dengan pendekatan pendidikan multikultural di kelas. Jurnal Widya Laksana, 12(1), 134. https://doi.org/10.23887/jwl.v12i1.53135
Agustina, N. S., et al. (2022). Analisis pedagogical content knowledge terhadap buku guru IPAS pada muatan IPA sekolah dasar kurikulum merdeka. Jurnal Basicedu, 6(5), 9180–9187.
Annisha, D. (2024). Integrasi penggunaan kearifan lokal (local wisdom) dalam proses pembelajaran pada konsep kurikulum merdeka belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706
Arindita, M. N., et al. (2020). The utilization of culture map board media to improve teachers’ skills in elementary school. Journal of Education Technology, 4(3), 279. https://doi.org/10.23887/jet.v4i3.28456
Baroroh, N., et al. (2019). Pengaruh model discovery learning berbantuan media anyaman terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 2(1). https://doi.org/10.24176/jpp.v2i1.4059
Fajra, M., et al. (2020). Kontribusi pembelajaran guided discovery learning dan locus of control terhadap hasil belajar praktik hidrolika. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 18(2), 202. https://doi.org/10.31571/edukasi.v18i2.1848
Farisma, S., et al. (2023). Pengembangan LKPD berbasis PBL dengan langkah Polya untuk membantu siswa menyelesaikan masalah program linier. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 10(1), 59. https://doi.org/10.26714/jkpm.10.1.2023.59-70
Firdaus, F., & Dewi, F. (2018). Application of Contextual Teaching and Learning (CTL) components in telecommunication network design and optimization course. International Journal of Chemistry Education Research, 2(1), 24-33.
Hakim, M. A. R., et al. (2021). An online English teaching module for CCU subject: A solution on the pandemic Covid-19 situations. Journal of Physics: Conference Series, 1933(1), 012082. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1933/1/012082
Hardjo, F. N., et al. (2019). Meningkatkan literasi sains siswa kelas 7 melalui pembelajaran inkuiri menggunakan bahan ajar berbasis proyek pada materi energi. Journal of Science Education and Practice, 2(2), 1. https://doi.org/10.33751/jsep.v2i2.1393
Hartini, S., et al. (2018). Developing a physics module based on the local wisdom of Hulu Sungai Tengah regency to train the murakata character. Journal of Physics: Conference Series, 1088(1), 012045. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1088/1/012045
Kosasih. (2021). Pengembangan bahan ajar. PT Bumi Aksara.
Mahennaro, A., & P., A. I. M. (2022). Culture shock (cultural show) of Lampung students in Yogyakarta. Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation, 3(1), 55. https://doi.org/10.35877/454ri.daengku1387
Marhadi, H., et al. (2015). Pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan retensi siswa dalam pembelajaran IPA kelas V SDN 130 Pekanbaru. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2), 11. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v2i2.2815
Munandar, A., et al. (2025). Analisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 1 Muaro Jambi. 5(1), 313–320.
Novianti, S., et al. (2023). Literatur review: Pengembangan pembelajaran dan pengorganisasian IPS di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(6), 3654. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6375
Permata, S. A. I., et al. (2021). Studi literatur double loop problem solving (DLPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 10(2), 108. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v10i2.57253
Rahman, A., et al. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.
S., R. P. H., et al. (2023). K3LH electronic module development and industrial work culture for vocational high school light vehicle engineering expertise competencies (assisted Flip PDF corporate edition app). SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 2(2), 567. https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i2.614
Saputri, R. J., et al. (2020). Pengembangan lembar kerja siswa berbasis kontekstual pada materi menulis teks persuasi kelas VIII SMP Ar-Risalah Lubuklinggau. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 3(1), 124. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v3i1.933
Sumantri, M. S. (2015). Strategi pembelajaran: Teori dan praktik di tingkat pendidikan dasar. Rajawali.
Sunaryo, Y., & Fatimah, A. T. (2019). Pendekatan kontekstual dengan scaffolding untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 3(1), 66-79.
Syafriadi, S., et al. (2021). Integrasi permainan tradisional dalam metode pembelajaran praktik untuk meningkatkan minat belajar PJOK. Reflection Journal, 1(1), 14. https://doi.org/10.36312/rj.v1i1.487
Tariani, N. K. (2018). Penerapan pembelajaran group investigation berbantuan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 1(1). https://doi.org/10.23887/jippg.v1i1.14219
Utami, D. P., et al. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif pada materi fotosintesis di kelas IV sekolah dasar. JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata Dan Pembelajaran Konseling, 3(1), 696. https://doi.org/10.57235/jamparing.v3i1.5396
Vhalery, R., et al. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah kajian literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













