INTEGRASI PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) MELALUI MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SIFAT LARUTAN GARAM

Authors

  • Tumirah Tumirah Universitas Sriwijaya
  • Diah Kartika Sari Universitas Sriwijaya
  • Revy Martusyilia SMA Negeri 1 Palembang

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v5i3.5654

Keywords:

Problem Based Learning, Teaching at the Right Level, Culturally Responsive Teaching

Abstract

This study aims to improve the learning activities and academic achievement of Grade XI.3 students at SMAN 1 Palembang on the topic of salt solution properties through the Problem Based Learning (PBL) model integrated with the Teaching at the Right Level (TaRL) and Culturally Responsive Teaching (CRT) approaches. The integration of these two approaches into the PBL model is designed to promote active student participation in the learning process by considering their initial academic abilities and cultural backgrounds. The research subjects consisted of 38 students. This study employed a Classroom Action Research (CAR) method, conducted in three stages: the Pre-cycle, Cycle I, and Cycle II. Data were collected using cognitive test instruments and student activity observation sheets, and then analyzed using both descriptive qualitative and quantitative methods. The results showed a significant improvement in student activity and learning outcomes. In Pre-cycle, 14 students (36.84%) achieved the minimum mastery criteria, which increased to 33 students (86.84%) in Cycle II. These findings indicate that implementing the PBL model integrated with TaRL and CRT approaches is effective in enhancing both student engagement and academic achievement in learning the properties of salt solutions.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI.3 di SMAN 1 Palembang pada materi sifat larutan garam melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dan Culturally Responsive Teaching (CRT). Integrasi kedua pendekatan tersebut ke dalam model PBL dirancang untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, dengan mempertimbangkan kemampuan awal serta latar belakang budaya mereka. Subjek penelitian terdiri atas 38 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Data dikumpulkan melalui instrumen tes kognitif dan lembar observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Pada Prasiklus, sebanyak 14 siswa (36,84%) mencapai ketuntasan belajar, dan meningkat menjadi 33 peserta didik (86,84%) pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang terintegrasi dengan pendekatan TaRL dan CRT efektif dalam meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa pada materi sifat larutan garam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriana, O., et al. (2025). PBL dengan diferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar kimia di kelas XI SMA. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 928. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5721

Dewanda, K. J., et al. (2025). Penerapan model pembelajaran PBL terintegrasi pendekatan TaRL dalam meningkatkan hasil belajar matematika. GeoScienceEd Journal: Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika, 6(2), 831–837.

Haratua, C. S., et al. (2025). Kinerja profesionalisme guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang berkualitas di SMA Islam Darul Abror Bekasi. Community: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 302. https://doi.org/10.51878/community.v4i2.4659

Jazuli, L. (2022). Teaching at the Right Level (TaRL) through the All Smart Children approach (SAC) improves student’s literature ability. Progres Pendidikan, 3(3), 156. https://doi.org/10.29303/prospek.v3i3.269

Kapur, M. (2015). The preparatory effects of problem solving versus problem posing on learning from instruction. Learning and Instruction, 39, 23. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2015.05.004

Li, G., et al. (2021). The exploration of PBL mixed teaching mode in secondary vocational classes. Journal of Physics: Conference Series, 1976(1), 12076. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1976/1/012076

Mallillin, L. L. D. (2022). Teaching and learning intervention in the educational setting: Adapting the teacher theory model. International Journal of Educational Innovation and Research, 1(2), 99. https://doi.org/10.31949/ijeir.v1i2.2493

Marlina, M., et al. (2022). Peningkatan keterampilan sosial anak berkebutuhan khusus melalui strategi pembelajaran station rotation berbasis tiered task (Studi eksperimen di sekolah inklusif Sumatera Barat). JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 18(1), 31. https://doi.org/10.21831/jpk.v18i1.45776

Masruroh, V., & Maharani, S. (2024). Penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan Teaching at the Right Level (TaRL) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 7 SMP Negeri 12 Kota Madiun. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(6), 7892–7902.

Mulyati. (2020). Penerapan pendekatan pembelajaran saintifik untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia materi faktor luas permukaan terhadap laju reaksi pada peserta didik kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Gemolong tahun pelajaran 2019/2020. Jurnal Pendidikan, 29(2), 109–120.

Nurlita, N., & Budiyanto, M. (2025). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP materi pencemaran lingkungan. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 614. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4726

Rahma, S. D., et al. (2025). Implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching dan Teaching at the Right Level pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 SD. Journal of Language, Literature, and Arts, 5(1), 24–34.

Rahmawati, Y., et al. (2019). Differences in combining CBL with GI versus with tutorial methods on activeness and conceptual understanding. Proceedings of the 6th International Conference on Education and Technology (ICET 2019). https://doi.org/10.2991/assehr.k.191217.060

Saputra, W. A., & Wahyana, A. (2025). Penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching dan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar materi pecahan. Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(1), 38–40.

Septiani, D. A., et al. (2024). Penerapan model Problem Based Learning terintegrasi Culturally Responsive Teaching untuk meningkatkan hasil belajar kimia. Didaktika: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2(1), 29–36.

Trisnaningsih, S. (2023). Model pembelajaran dengan metode team teaching. Sensasi, 2(1), 65. https://doi.org/10.33005/sensasi.v2i1.60

Yogaswara, M. R., & Fauzi, K. M. A. (2025). Pembelajaran inquiri berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman peta dan wilayah Indonesia pada kelas V. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 434. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5375

Downloads

Published

2025-08-18

How to Cite

Tumirah, T., Sari, D. K. ., & Martusyilia, R. . (2025). INTEGRASI PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) MELALUI MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SIFAT LARUTAN GARAM . SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(3), 1340-1350. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.5654

Issue

Section

Articles