THE USE OF AUGMENTED REALITY IN SCIENCE LEARNING TO IMPROVE MOTIVATION AND UNDERSTANDING OF SCIENCE CONCEPTS AMONG ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4732Keywords:
Augmented Reality, Learning Motivation, Science Concepts, Mixed Method, Educational TechnologyAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas teknologi Augmented Reality (AR) terhadap motivasi belajar siswa serta pemahaman konsep sains pada mata pelajaran sains sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran, yaitu gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif untuk penelitian ini dikumpulkan melalui uji pretest dan posttest yang selanjutnya diolah dengan statistik deskriptif, uji normalitas, Paired Sample t-Test dan analisis korelasi Pearson. Sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan observasi serta dianalisis melalui analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi AR bersama dengan pembelajaran interaktif meningkatkan hasil belajar yang ditunjukkan dengan nilai posttest siswa yang secara signifikan lebih tinggi daripada nilai pretest mereka (p < 0,05). Selain itu, hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan yang kuat, positif dan signifikan antara penggunaan teknologi AR dan motivasi belajar siswa (r = 0,78, p < 0,05). Penelitian ini memiliki beberapa implikasi untuk praktik mengajar yang menunjukkan bahwa dengan memaksimalkan penggunaan AR, guru dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa di kelas dan juga membantu siswa untuk lebih memahami konsep-konsep kompleks yang abstrak dalam mata pelajaran sains. Oleh karena itu, sosialisasi yang luas tentang konsep integrasi AR ke dalam kurikulum melalui pelatihan guru dan pengembangan media model AR relevan dengan proses pembelajaran perlu dilakukan.
ABSTRACT
The objective of this research is to evaluate the effectiveness of Augmented Reality (AR) technology on students' learning motivation as well as understanding of science concepts in elementary school science subjects. The approach used in this research is mixed methods, which is a combination of quantitative and qualitative methods. Quantitative data for this study was collected through pretest and postest tests that afterward were processed descriptive statistical, normality test, Paired Sample t-Test and Pearson correlation analysis. While the qualitative data was collected through interviews and observations and analyzed through thematic analysis. The research findings show that the use of AR technology together with interactive lessons improves learning outcomes as indicated by the students’ posttest scores being significantly higher than their pretest scores (p < 0.05). In addition, the results of the regression analysis showed a strong, positive and significant relationship between the use of AR technology and students’ learning motivation (r = 0.78, p < 0.05). This study has some implications for teaching practice which suggests that by maximizing the use of AR, teachers can enhance students’ motivation and participation in class and also help students to better understand abstracted complex concepts in science subjects. Therefore, broad socialization on the concept of AR integration into the curriculum through teacher training and AR model media development relevant to the learning process need to be carried out.
References
Afiyah, N. N., & Wahyuningsih, F. (2023). Penerapan model pembelajaran TGT (Team Game Tournament) melalui media Wordwall untuk keterampilan membaca pemahaman. E-Journal Laterne, 3(12), 1–10.
Aini, R. P. et al. (n.d.). Eksplorasi media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran IPA: Tinjauan sistematis terhadap literatur yang ada dan arah riset masa depan. [Informasi sumber tidak lengkap], 183–196.
Alfiyana, R. et al. (2018). Pengaruh model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dengan metode Talking Stick terhadap motivasi dan hasil belajar siswa materi sistem pencernaan makanan. Journal of Biology Education, 7(2), 226–236. https://doi.org/10.15294/jbe.v7i2.24287
Almeida, F. (2018). Strategies to perform a mixed methods study. European Journal of Education Studies, 5(1), 137–151. https://doi.org/10.5281/zenodo.1406214
Arena, F. et al. (2022). An overview of augmented reality. Computers, 11(2), Article 28. https://doi.org/10.3390/computers11020028
Azhari, D. S. et al. (2023). Penelitian mixed method research untuk disertasi. INNOVATIVE: Journal Social Science Research, 3(2), 8010–8025.
Aziz, A., & Zakir, S. (2022). Indonesian Research Journal on Education, 2(3), 1030–1037.
Dargan, S. et al. (2023). Augmented reality: A comprehensive review. Archives of Computational Methods in Engineering, 30(2), 1057–1080. https://doi.org/10.1007/s11831-022-09831-7
Djuanda, D. (2015). Model pembelajaran IPA di sekolah dasar. In Ragam model pembelajaran di sekolah dasar (Vol. 2). [Informasi penerbit tidak ditemukan]
Falloon, G. (2019). Using simulations to teach young students science concepts: An Experiential Learning theoretical analysis. Computers and Education, 135, 138–159. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.03.001
Hariyono, H. (2023). Penggunaan teknologi augmented reality dalam pembelajaran ekonomi: Inovasi untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 9040–9050. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2894
Haryani, M. et al. (2024). Studi literatur: Penerapan media pembelajaran augmented reality dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 7, 359–367. https://proceeding.unnes.ac.id/prisma
Hendrayadi. et al. (2023). Mixed method research. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 2402–2410. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/21905/15436
Latri, L. et al. (2020). Efektivitas media pembelajaran Geogebra dalam meningkatkan pemahaman konsep geometri calon guru sekolah dasar. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 10(2), 169–179. https://doi.org/10.21067/jip.v10i2.5106
Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. HISTORIS: Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis
Mahmasani, S. (2020). [Judul dan informasi sumber tidak ditemukan], 274–282.
Resti, N. et al. (2024). Inovasi media pembelajaran menggunakan AR (Augmented Reality) pada materi sistem pencernaan. Biodik, 10(2), 238–248. https://doi.org/10.22437/biodik.v10i2.34022
Rohani. (2020). Media pembelajaran. UINSU Press. [Diasumsikan penerbit]
Royani, A., & Muafia, E. (n.d.). Peningkatan hasil belajar siswa melalui pembelajaran interaktif pada materi huruf hijaiyah bersambung dan harakat di kelas II SD Negeri 1 Plalangan. [Informasi sumber tidak lengkap], 160–169.
Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. CV. Nata Karya. http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE%20PENELITIAN%20KUALITATIF%20DI%20BIDANG%20PENDIDIKAN.pdf
Sukmawati, W. (2023). Dasar-dasar IPA untuk calon guru sekolah dasar. [Informasi penerbit tidak ditemukan]
Utama, K. W. et al. (2024). Pengaruh penggunaan teknologi augmented reality dalam pembelajaran IPA terhadap pemahaman materi pembelajaran. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 6(3), 7813–7821.
Wang, Y. H. (2020). Integrating games, e-books and AR techniques to support project-based science learning. Educational Technology & Society, 23(3), 53–67.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













