ETIKA DALAM PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DI KELAS IX SMP
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4518Keywords:
Kecerdasan Buatan, Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan, Kejujuran AkademikAbstract
The aim of this study is to analyze the impact of artificial intelligence (AI) usage on student learning behavior and academic integrity at SMP Negeri 8 Palangka Raya. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observations and structured interviews. Observations were made to understand how students use AI to complete tasks and the role of teachers in guiding ethical technology use. The findings show that AI facilitates task completion, but its misuse may undermine academic honesty and students' critical thinking skills. Teachers play a crucial role in teaching the ethics of technology use and maintaining academic integrity. One effective method found is asking students to explain their work and cross-check it with AI platforms to detect plagiarism. Research recommendations include improving digital ethics education for students and teachers, establishing clear policies on AI use in learning, and providing training for teachers. Future research is recommended to examine the long-term effects of AI on student development.
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak penggunaan kecerdasan buatan terhadap perilaku belajar dan integritas akademik siswa di SMP Negeri 8 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terstruktur. Observasi dilakukan untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan digunakan siswa dalam menyelesaikan tugas, serta peran guru dalam mengarahkan penggunaan teknologi secara etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecerdasan buatan mempermudah penyelesaian tugas, namun penggunaannya yang tidak bijak berpotensi menurunkan kejujuran akademik dan kemampuan berpikir kritis siswa. Guru berperan penting dalam mengajarkan etika penggunaan teknologi dan menjaga integritas akademik. Salah satu metode efektif yang ditemukan adalah meminta siswa menjelaskan kembali tulisan mereka dan mencocokkannya dengan platform kecerdasan buatan untuk mendeteksi plagiarisme. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan pendidikan etika digital bagi siswa dan guru, penyusunan kebijakan penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran, serta pelatihan bagi guru. Peneliti lanjutan disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang kecerdasan buatan pada perkembangan siswa.
References
Amala et al. (2023). Refleksi Mahasiswa dalam Berkeadaban Digital Melalui ChatGPT. Jurnal Pendidikan dan studi Keislaman.
Anggraini, Y. (2023). Resiko dan Tantangan Menghadapi Kecerdasan Buatan. sL: Geotimes.
Asrita. (2023). Pengaruh Gadget Terhadap Minat Belajar Siswa. Malewa Journal of Multidisciplinary Educational Research.
Bara, T. J. (2022). Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia. Jurnal Basicedu.
Cresswell, (2016). Research Design: pendekatan kualitatif, kuantitatif dan metode campuran (edisi ketiga). Yogyakarta: pustaka belajar.
Diantamam, S. (2024). Pemanfaatan Artificial Intelegent (AI) Dalam Dunia Pendidikan. jurnal teknologi pendidikan.
Danny Mnongga et at. (2022). Dampak Kecerdasan Buatan Bagi Pendidikan. Adi Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal.
Febrina Ridha Amelia et al. (2019). Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Dengan Informasi yang Kontradiksi Berdasarkan Gender. Educatif Journal Of Education Research.
Girasa, R. (2020). Artificial Intelligence as a Disruptive Technology.
Haris et al. (2024). Analisis Dampak Literasi Artificial Intelligence terhadap Perubahan Nornam Dan Etik Akademik Mahasiswa. Jupiter: Jurnal Pendidikan Terapan.
Harnawati Harnawati, U. H. (2024). Persepsi Mahasiswa Calon Guru Matematika terhadap Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Konteks Pembelajaran. Jagomipa Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ipa.
Irvandy anugrah et al. (2024). Potensi Dan Tantangan Penerapan Artificial Intelligence Dalam Bidang Pendidikan. Zeniusi Journal.
Isdayani et al. (2024). implementasi Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem Pendidikan dan Analisis Pembelajaran. Digital Transformation Technology.
Kusumastuti et al . (2021). Modul Etis Bermedia digital. Kementerian Komunikasi dan informatika.
Loh, E. (2023). ChatGPT and generative Ai chatbots: challenges and oppoturtunities for science medicine and medical leaders. Bmj leader.
Maulana et al. ((2023). Penggunaan Chatgpt dalam tinjauan pendidikan dasar prespektif Etika akademik. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan Pkn.
Muhammad Yusuf Salam et al. (2024). Educational Technology Based on Artificial Intelligence in Supporting Distance Learning in Arabic Language Learning in Higher Education. JILTECH: Journal International of Lingua and Tecnology.
Murniyetti et al. (2024). Respon Guru terhadap Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Kasus di Kota Padang). Hawari Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan Islam.
Najwa Fthiro Chyono et al. (2023). Erika Penggunaan Kecerdasan Buatan Pada Teknologi Informatika. SITASI: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Sistem Informasi.
Pakpahan, R. (2021). Analisa Pengaruh Implementasi Artificial Intelligence Dalam Kehidupan Manusia. journal of information system,informatics and computing.
Priliani, D. (2024). Penggunaan artificial intelligence dalam pembelajaran bahasa indonesia. jurnal pendidikan bahasa dan sastra.
Putra, M. R. (2023). Ketergantungan Pendidikan pada Teknologi : Tantangan dan Kritik terhadap Konsep Pendidikan 5.0. Proceedings Series of Educational Studies.
Permana, N. L. (2020). Media Pembelajaran dengan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Bahsa Inggris Generasi-Z. Jurnal Sains Sosio Humaniora.
Pabubung, M. R. (2023). Era Kecerdasan Buatan dan Dampak terhadap Martabat Manusia dalam Kajian Etis. Jurnal Filsafat Indonesia.
Qurotul A'yun Sufyan, A. G. (2022). Pemanfaatan Digital Pendidikan Dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik. Mubtadi jurnal pendidilan Ibtidaiyah.
Rahardja, U. (2022). Masalah Etis dalam Penerapan Sistem Kecerdasan Buatan. Technomedia Journal.
Rahmad Milsa Pratama et al. (2023). Rancang Bangun Keamanan Koneksi Pribadi Melalui Open VPN Berbasis Cloud. Computer Science.
Restu Pambudi et al. (2023). Dampak Etika Siber Jejaring Sosial Pada Pembentukan Karakter Pada Generasi Z. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan.
Rochmawati, D. R. (2023). Manfaat Kecerdasan Buatan Untuk Pendidikan. Jurnal Teknologi Komputer Dan Informatika.
Rola, D. Y. (2022). Perbedaan Ketidakjujuran Akademik Berdasarkan Jenis Kelamin Dan Efikasi Diri Pada Siswa Sma Kota Medan. Jurnal kajian psikologi dan konseling.
Salsabila Reinatan Rhamdani Putri Supriadi et al. (2022). Inovasi Pembelajaran berbasis teknologi Artificial Intelligence dalam Pendidikan di era industry 4.0 dan society 5.0. Jurnal Penelitian Sains Dan Pendidikan (Jpsp).
Sofi Liza Zahrah et al. (2023). Implementasi Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Bidang Pendidikan. Jurnal Penelitian sains dan pendidikan.
Sufendi, S. (2023). Pentingnya Etika Pemanfaatan Chat Gpt Pada Penyusunan Karya Tulis Mahasiswa. Jurnal Ilmu pendidikan.
Syarafudin, H. &. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profesionalisme Guru. Jurnal Cahaya Mandalika.
Suharyo Suharyo, S. S. (2024). Kecerdasan Buatan dalam Konteks Kurikulum Merdeka pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: Membangun Keterampilan Menuju Indonesia Emas 2045. Humanika.
Sudibjo, D. L. (2021). The Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Di Era Pandemi Covid-19. Akademika.
Yanti Ramadiani et al. (2023). Peran Teknologi Ai Terhadap Kreatifitas Mahasiswa dalam Menyelesaikan Tugas Akhir. Jurnal Ortopedagogia.
Yolanda Salsabilla, M. U. (2023). Opportunities and Rationality Against Academic Cheating. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













