PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DI KELAS VII.5 SMP NEGERI 13 PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v3i4.2664Abstract
The aim of this research is to determine the improvement in student mathematics learning outcomes through the Group Investigation (GI) Type Cooperative Learning Model in class VII.5 of SMP Negeri 13 Palembang for the 2022/2023 academic year. This research was carried out in the odd semester of the 2022-2023 academic year in several cycles. Each cycle consists of 3 meetings and at the end of the cycle a learning outcomes test is carried out. The research was carried out over a period of three months, namely from August 2022 to October 2022. In this study the research procedure used the Flow procedure from the Kemmis and Mc Taggart model (in Aqib, 2006), in essence it would identify the development and changes of the subject after the subject was given special treatment or certain conditions within a certain period of time and repeatedly until the program is declared successful. This research was carried out in several cycles. Each cycle consists of 3 meetings, and at the end of the cycle a learning outcomes test is carried out. Each cycle includes four stages, namely planning, action implementation, observation and reflection. The research results showed that the average student learning outcome in cycle I was 70.16 with a completion percentage of 69.44% and in cycle II it increased to an average score of 77.15 with a completion percentage of 83.33%. So it can be concluded that learning using the Group Investigation (GI) learning model can improve student mathematics learning outcomes in class VII.5 of SMP Negeri 13 Palembang in 2022.
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) di kelas VII.5 SMP Negeri 13 Palembang Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2022-2023 dalam beberapa siklus. Tiap siklus terdiri dari 3x pertemuan dan diakhir siklus dilakukan tes hasil belajar. Penelitian dilaksanakan dalam rentang waktu tiga bulan, yaitu mulai dari bulan Agustus 2022 sampai Oktober 2022. Pada penelitian ini prosedur penelitian menggunakan prosedur Alur dari model Kemmis dan Mc Taggart (dalam Aqib, 2006), pada intinya akan mengidentifikasi perkembangan dan perubahan subyek setelah subyek diberikan perlakuan khusus atau dikondisi tertentu dalam kurun waktu tertentu dan berulang-ulang sampai program dinyatakan berhasil. Penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa siklus. Setiap siklus terdiri dari 3x pertemuan, dan diakhir siklus dilakukan tes hasil belajar. Setiap siklus mencakup empat tahapan, yaitu perencanaan (Planning) ,pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observasi), dan refleksi, (reflection). Hasil penelitian, menunjukan bahwa rerata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 70,16 dengan persentase ketuntasan 69,44% dan pada siklus II meningkat menjadi nilai rerata 77,15 dengan persentase ketuntasan 83,33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Group Investigasi (GI) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas VII.5 SMP Negeri 13 Palembang tahun 2022.
References
Abidin, M. Z. (2011). “Efektivitas Penggunaan Maple Terhadap Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear siswa kelas X Madrasah Aliyah Al-Falah Lemahabang”.
Achdiyat, M., & Andriyani, F. (2016). Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Model Pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI). Jurnal Formatif 6(3), 246-255.
Aqib, Z. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV. Yrama Widya.
Artini, A., Pasaribu, M., & Husain, S. M. (2015). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas VI SD Inpres 1 Tondo. Mitra Sains, 3(1), 45- 52.
Ayuwanti. (2016). Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation di SMK Tuma"ninah Yasin Metro. Jurnal SAP Vol 1 No. 2.
Lestari, E., Cahyono, H., & Awaluddin. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Pada Materi Lingkaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis. Jurnal Math Educator Nusantara (JMEN), 124- 139.
Hartati, L. (2015). Pengaruh Gaya Belajar dan Sikap Siswa Pada Pelajaran Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Formatif 3(3), 224- 235.
Hartoto, T. (2016). Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sejarah. Historia, 131-142.
Lestari, I. (2016). Pengaruh Waktu Belajarndan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Formatif 3(2), 115-125.
Lie, A. (2002). Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo.
Mega Purnamasari, J. I. (Juni Tahun 2017). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Terhadap Konsep Bangun Ruang Materi Luas Dan Volume Balok Dan Kubus Menggunakan Metode Drill SMP Islam Al-Ghazali KelasVIII. FIBONACCI Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, Volume 3 No. 1 Hal 45 - 52.
Pranata, E. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation (GI)berbantuan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia Volum 1 Nomor 1, 34 - 38.
Purnamasari, d. (2018). Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipa Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 130-141.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Subudi, I. K. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas V. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol. 1, 91 - 98.
Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Supriatna, A. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dasar dan Pengukuran Listrik Siswa Kelas X Titl-1 SMK Negeri 3 Kuningan. Jurnal Ilmiah Indonesia Syntax Literate Vol. 4, 36-46.
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Kharisma Putra Utama.
Tagart, K. d. (1998). The Action Research Planner. Victoria: Deakin.
Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik.
Jakarta: Prestasi Pustaka.
Widoyoko, E. P. (2012). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













