PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI GERAK LURUS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMP

Authors

  • Amelia Balqis Mukti Amirah Universitas Negeri Surabaya
  • Mohammad Budiyanto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10733

Keywords:

Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains, Gerak Lurus

Abstract

The low level of students’ science process skills in science education, particularly in the topic of linear motion, which requires the ability to interpret data and analyze graphs, highlights the need to implement a more student-centered learning model. This study aims to analyze the improvement in students’ science process skills through the implementation of guided inquiry learning. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design involving 33 seventh-grade junior high school students. The research instruments used included an observation sheet for learning implementation, a multiple-choice science process skills test, and a student response questionnaire. The results showed that guided inquiry learning was implemented at a very good level and was able to improve all measured science process skill indicators. This improvement can be seen from the N-Gain analysis results, which indicated a moderate category for each indicator. The results of the Paired t-Test showed a significance value of < 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest scores after the intervention was administered. Thus, the implementation of guided inquiry learning is effective in improving science process skills in the topic of linear motion and can serve as an alternative innovative learning model in junior high schools.

ABSTRAK

Rendahnya keterampilan proses sains peserta didik pada pembelajaran IPA, khususnya pada materi gerak lurus yang menuntut kemampuan interpretasi data dan analisis grafik, menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan proses sains peserta didik dengan penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design yang melibatkan peserta didik kelas VII SMP yang terdiri atas 33 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes keterampilan proses sains berbentuk pilihan ganda, dan angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing terlaksana dalam kategori sangat baik serta mampu meningkatkan seluruh indikator keterampilan proses sains yang diukur. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis N-Gain yang menunjukkan kategori sedang pada setiap indikator. Hasil uji Paired t-Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains pada materi gerak lurus dan dapat menjadi alternatif model pembelajaran inovatif di SMP.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anisa, S. R., & Purnomo, A. R. (2024). Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam upaya meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Biochephy: Journal of Science Education, 4(2), 579–584. https://doi.org/10.52562/biochephy.v4i2.1205

Aprilia, F. D., & Anggaryani, M. (2023). Pengaruh model inkuiri terbimbing berbasis STEM terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada materi gelombang cahaya kelas XI IPA SMA. Pendipa Journal of Science Education, 7(2), 241–248. https://doi.org/10.33369/pendipa.7.2.241-248

Arbadilah, A., Juliyanto, E., & Dewantari, N. (2025). Efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan powtoon untuk meningkatkan kemampuan literasi sains pada materi zat dan perubahannya. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 13(2), 431–443. https://doi.org/10.21831/jpms.v13i2.90153

Azizi, A., Rasyidi, M., Sarjan, M., Muliadi, A., Hamidi, H., Fauzi, I., Yamin, M., Muttaqin, M. Z., Ardiansyah, B., Rahmatiah, R., Sudirman, S., & Khery, Y. (2022). Pembelajaran IPA dalam meningkatkan preferensi makanan tradisional. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(21), 19–26. https://doi.org/10.5281/zenodo.7272724

Cholifatunisa, A., Aulia, L., Marlina, N., & Iskandar, S. (2025). Pengembangan kurikulum merdeka dengan pendekatan deep learning dalam meningkatkan kompetensi siswa sekolah dasar. Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, 1(1), 128–136.

Fadhillah, D., & Novianti, E. (2021). Metode inkuiri sebagai alternatif peningkatan kemampuan membaca intensif pada ranah kognitif C1, C2 dan C3. Jurnal Basicedu, 5(3), 1111–1119. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.857

Gisaw, G., & Sota, S. S. (2023). Improving science process skills of students: A review of literature. Science Education International, 34(3), 216–224. https://doi.org/10.33828/sei.v34.i3.5

Griyanora, G., & Widodo, W. (2026). Implementasi model inkuiri terbimbing pada materi sistem pencernaan untuk meningkatan hasil belajar murid. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 860–871. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9953

Gusliana, G. (2024). Penerapan model pembelajaran guided inquiry menggunakan pendekatan diferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains peserta didik. Diffraction, 5(2), 91–100. https://doi.org/10.37058/diffraction.v5i2.8496

Hidayah, A. N., Junus, M., & Efwinda, S. (2023). Efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 3 Samarinda. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF), 4(2), 119–130.

Istiqomah, N., Nurnilawati, & Rosidah. (2024). Pengembangan media pembelajaran IPA melalui eksperimen langsung pada materi rangkaian listrik kelas VI di MIS MI NU Al Ishlah Glanggang Beji Kabupaten Pasuruan. EduSpirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 1(1), 439–444. https://www.journal.makwafoundation.org/index.php/eduspirit/article/view/944

Karlina, Syahrial, & Wulandari, B. A. (2024). Guided inquiry: Science learning techniques in improving elementary school student’ process skills and concept mastery. Asian Journal of Education and Social Studies, 50(11), 118–126. https://doi.org/10.9734/ajess/2024/v50i111639

Marva, K. F. S., & Fauziah, A. N. M. (2024). Penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Biochephy: Journal of Science Education, 5(1), 533–539. https://doi.org/10.52562/biochephy.v5i1.1572

Maryanto, Y. I., Selaras, G. H., Lufri, & Rahmi, F. O. (2026). Keterampilan proses sains dalam pembelajaran sains: Kajian literatur. Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 6(2), 2158–2166. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v6i2.8799

Mita, M., & Ihsanudin, I. (2024). Pengaruh problem based learning berbantuan scaffolding terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept peserta didik. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 1211–1224. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i2.3198

Muslimin, M., Handayanto, S. K., & Sari, I. N. (2024). Influence of e-scaffolding in problem-based learning on students’ HOTS in standing wave. International Journal of Interactive Mobile Technologies (iJIM), 18(9), 100–116. https://doi.org/10.3991/ijim.v18i09.47957

OECD. (2022). Education GPS. https://gpseducation.oecd.org/CountryProfile?primaryCountry=IDN&treshold=10&topic=PI

Permatasari, I., & Sudibyo, E. (2026). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan e-lkpd pencemaran air dalam meningkatkan literasi sains murid SMP. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 1037–1047. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10029

Pramana, P. M. A., Suarni, N. K., & Margunayasa, I. G. (2024). Relevansi teori belajar konstruktivisme dengan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 487–493. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.875

Rahmah, N., Indriyanti, N., Jumriani, Rahmadhani, A., & Mutmainnah, B. (2025). Penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan penguasaan konsep pada materi getaran, gelombang, bunyi dan sistem pendengaran. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(2), 733–782. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i2.2799

Rosanti, L., & Sudibyo, E. (2022). Peningkatan keterampilan proses sains peserta didik SMP menggunakan model pembelajaran guided inquiry pada materi kalor. Pensa E-Jurnal: Pendidikan Sains, 10(3), 401–408. https://doi.org/10.26740/pensa.v10i3.45513

Septianingrum, J., Budiyanto, M., & Qosyim, A. (2024). Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3952–3961. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7444

Syahrial, Jeneda, Saskia, D., & Margaretha, D. (2025). Penggunaan eksperimen sederhana dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar: Tinjauan pustaka. Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan, 1(2), 81–86. https://doi.org/10.55123/didik.v1i2.180

Waode, N. (2022). Eksplorasi implementasi model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa sekolah dasar di SD Negeri 2 Wadaga. Jurnal Misool: Pendidikan dan Sains, 3(1), 45–53. https://doi.org/10.47945/misool.v5i1.1904

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Amirah, A. B. M., & Budiyanto, M. (2026). PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI GERAK LURUS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMP. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 1147–1158. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10733

Issue

Section

Articles