REGULASI EMOSI DAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA KELAS XII DI SMAN 3 KOTA KUPANG

Authors

  • Yuni C. Djonga Universitas Nusa Cendana
  • Dian L. Anakaka Universitas Nusa Cendana
  • Diana Aipipidely Universitas Nusa Cendana
  • R. Pasifikus Ch Wijaya Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7474

Keywords:

regulasi emosi, kecemasan akademik, siswa kelas XII

Abstract

This research is motivated by the high level of academic anxiety experienced by 12th-grade students approaching graduation and university entrance exams, especially in areas with limited psychological support, such as Kupang City. Emotional regulation is considered an important factor influencing students' ability to cope with academic stress. This study aims to determine the relationship between emotional regulation and academic anxiety in 12th-grade students of SMAN 3 Kupang City. The approach used was quantitative with a correlational method. The research subjects consisted of 12th-grade students selected using a total sampling technique. Data analysis used the Pearson correlation test. The results showed a significant negative relationship between emotional regulation and academic anxiety (r = ?0.205; p = 0.003), meaning that the better students' emotional regulation abilities, the lower their academic anxiety levels. The majority of students had moderate to high emotional regulation (75.4%) and moderate to low academic anxiety (66.5%). These findings support the Process Model of Emotion Regulation theory, which emphasizes the role of emotional regulation as a protective factor against academic stress. Practically, the results of this study are expected to be a basis for schools to develop guidance and counseling programs that focus on emotional regulation training to help students deal with academic pressure adaptively.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecemasan akademik yang dialami siswa kelas XII menjelang kelulusan dan seleksi masuk perguruan tinggi, terutama di wilayah dengan keterbatasan dukungan psikologis seperti Kota Kupang. Regulasi emosi dianggap sebagai faktor penting yang memengaruhi kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan kecemasan akademik pada siswa kelas XII SMAN 3 Kota Kupang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XII yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara regulasi emosi dan kecemasan akademik (r = ?0,205; p = 0,003), yang berarti semakin baik kemampuan regulasi emosi siswa, semakin rendah tingkat kecemasan akademik yang mereka alami. Mayoritas siswa memiliki regulasi emosi dalam kategori sedang hingga tinggi (75,4%) dan kecemasan akademik dalam kategori sedang hingga rendah (66,5%). Temuan ini mendukung teori Process Model of Emotion Regulation yang menegaskan peran regulasi emosi sebagai faktor pelindung terhadap stres akademik. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah untuk mengembangkan program bimbingan dan konseling yang berfokus pada pelatihan regulasi emosi guna membantu siswa menghadapi tekanan akademik secara adaptif.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriantoni, A., & Kenedi, G. (2022). Manajemen stress dan motivasi belajar siswa pada era disrupsi. Melior: Jurnal Riset Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 2(1), 27. https://doi.org/10.56393/melior.v2i1.1206

Angelina, S., Sahrani, R., & Heng, P. H. (2025). Peran emotion regulation sebagai moderator pada hubungan family functioning dan anxiety pada generasi Z. Psyche 165 Journal, 18(2), 105. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v18i2.527

Baen, S., & Wahyuni, E. (2023). Pendekatan cognitive behavioral therapy (CBT): Literatur review untuk mengatasi stres akademik peserta didik. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda Bermakna Mulia, 9(2), 181. https://doi.org/10.31602/jmbkan.v9i2.11050

Darojat, A. A., & Martani, W. (2023). Stress akademik sebagai mediator hubungan antara regulasi emosi dan problematic internet use pada siswa SMP. Acta Psychologia, 4(1), 48. https://doi.org/10.21831/ap.v4i1.60610

Fauzia, N., Septiani, N. A., & Addzakiroh, N. D. (2023). Efektivitas pelatihan regulasi emosi terhadap kepuasan pernikahan dewasa: Literature review. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 1(2), 113. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v1i2.876

Fitria, L., & Ifdil, I. (2020). Kecemasan remaja pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 1. https://doi.org/10.29210/120202592

Harjuna, R. T. B., & Rinaldi, R. (2022). Kontribusi regulasi emosi terhadap resiliensi mahasiswa dengan rentang usia remaja pasca kematian orangtua. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 6(1), 29. https://doi.org/10.30762/happiness.v6i1.480

Jaro’ah, S., Istianah, F., Kholidya, C. F., Rakhmawati, N. I. S., & Nuryono, W. (2023). Psikoedukasi regulasi emosi guna menanggulangi kecemasan siswa akibat media sosial di Sekolah Indonesia Davao Filipina. Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS), 3(4), 327. https://doi.org/10.53067/icjcs.v3i4.140

Martini, N. L. A. (2023). Menumbuhkan kemampuan regulasi emosi siswa pada usia remaja melalui praktik pranayama dan butterfly hug. Sang Acharya: Jurnal Profesi Guru, 4(1), 59. https://doi.org/10.25078/sa.v4i1.3233

Mrazek, A. J., Mrazek, M. D., Brown, C., Karimi, S. S., Ji, R. R., Ortega, J. R., Maul, A., Carr, P. C., Delegard, A. M., Kirk, A. C., & Schooler, J. W. (2022). Attention training improves the self-reported focus and emotional regulation of high school students. Technology, Mind, and Behavior, 3(4). https://doi.org/10.1037/tmb0000092

Putri, M., & Bachri, Y. (2022). Efektivitas penerapan terapi self talk dan manajemen stres terhadap penurunan tingkat kecemasan remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(1), 23. https://doi.org/10.26714/jkj.10.1.2022.23-28

Rachmawati, V., & Mustikasari, M. (2020). Tingkat kecemasan dan stres pada mahasiswa yang mengikuti objective structure clinical examination (OSCE). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 3(3), 157. https://doi.org/10.32419/jppni.v3i3.166

Rahmi, M., & Aini, F. Q. (2025). Studi komparatif pemahaman konseptual pada materi kesetimbangan kimia antara siswa yang mengikuti dengan yang tidak mengikuti bimbingan belajar. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1560. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7540

Rismanda, E., Khasanah, U., Susanti, A., Bahri, S., & Baharudin, B. (2025). Kolaborasi orang tua dan guru dalam membentuk generasi tangguh melalui kajian parenting. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 777. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5080

Riyani, W., & Rohmah, F. A. (2021). Hubungan antara regulasi emosi dan penyesuaian diri dengan stres perawat yang bertugas di ruang isolasi pasien Covid-19. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, 3(1), 10. https://doi.org/10.26555/jptp.v3i1.20476

Salam, B., Yahya, M. S. M., Syarifuddin, S., & Elpisah, E. (2025). Peran pengelolaan kelas guru ekonomi dalam mengatasi keberagaman kecerdasan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Takalar. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 592. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4093

Satwika, Y. W., Oktaviana, M., Simatupang, R. M., Andriana, E. A., & Muliaba, M. O. H. (2025). Manajemen stres bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sola Gratia. Community: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 731. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7577

Sembiring, M., Ginting, R. B. B., & Simbolon, E. (2025). Penanggulangan stres anak melalui pembelajaran (PAK) kelas X di SMA RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1763. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7507

Soge, E. P., Hindom, S. K., Wuryaningtyas, G., & Mbato, C. L. (2025). Emotional regulation strategies among EFL master’s students at Sanata Dharma University: Navigating academic challenges and stress. Magister Scientiae, 53(1), 1. https://doi.org/10.33508/mgs.v53i1.7280

Sutarno, S., Haryanto, B., Ulum, M., & Jannah, S. R. (2025). Peran guru PAI terhadap perkembangan psikologi peserta didik. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 219. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4904

Syarlita, A. Z., Yuliyanasari, N., Prijambodo, T., & Subagyo, R. (2020). Perbedaan tingkat kecemasan pada mahasiswa semester dua dan delapan Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya berdasarkan Beck Anxiety Inventory (BAI). Magna Medica: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 7(1), 1. https://doi.org/10.26714/magnamed.7.1.2020.1-7

Tee, K. S., Ahmad, N. A., Roslan, S., & Hassan, N. C. (2023). Emotional intelligence, prosocial behaviours, and coping responses in young adults: A conceptual framework for effective emotional regulation. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 12(3). https://doi.org/10.6007/ijarped/v12-i3/19097

Wongsokarto, J. W., & Kurniawan, W. (2025). Metode konseling Islam dalam mengatasi penyimpangan remaja (studi kasus di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kota Ternate). Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1536. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7139

Zuyina, R., Saputra, W. N. E., & Santosa, H. (2025). Keterampilan asertif: Upaya mereduksi perilaku agresif siswa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 850. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4349

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Djonga, Y. C., Anakaka, D. L. ., Aipipidely, D. ., & Wijaya, R. P. C. . (2025). REGULASI EMOSI DAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA KELAS XII DI SMAN 3 KOTA KUPANG. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(4), 1774-1782. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7474

Issue

Section

Articles