EKSPLORASI “BEBAN BATIN” IBU: STUDI FENOMENOLOGI KONDISI PSIKOLOGIS DALAM PERAWATAN ANAK STUNTING DI KELURAHAN KEMEJING
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.12780Keywords:
Stunting, Interpretative Phenomenological Analysis, Kondisi Psikologis Ibu, Pengasuhan, Coping StrategyAbstract
ABSTRACT
Stunting remains a major public health concern that affects not only children's physical growth and development but also the psychological well-being of mothers as primary caregivers. Previous studies have predominantly focused on biological and nutritional determinants, while mothers' subjective psychological experiences in caring for children with stunting have received limited attention. This study aimed to explore and understand the psychological experiences of mothers caring for children with stunting in Kemejing Village, Gunungkidul Regency. A qualitative study employing the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach was conducted. Three mothers of stunted children aged 18–34 months were recruited through purposive sampling. Data were collected using semi-structured in-depth interviews and analyzed following the established IPA analytical procedures. The findings revealed three major themes: feelings of maternal failure reinforced by social stigma, emotional conflict during child feeding, particularly when children refused to eat, and passive coping mechanisms leading to self-isolation and reduced utilization of social support. These findings indicate that mothers' psychological burden represents a complex experience that influences the consistency of caregiving practices and child-feeding behaviors. The study concludes that maternal psychological well-being is a crucial factor affecting caregiving quality and should be integrated into comprehensive, family-centered, and sustainable stunting prevention and management programs.
ABSTRAK
Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis ibu sebagai pengasuh utama. Berbagai penelitian lebih banyak menyoroti faktor biologis dan gizi, sedangkan pengalaman subjektif ibu dalam merawat anak stunting masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman psikologis ibu dalam merawat anak stunting di Kelurahan Kemejing, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan berjumlah tiga orang ibu yang memiliki anak stunting berusia 18–34 bulan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-structured dan dianalisis mengikuti tahapan analisis IPA. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu perasaan gagal sebagai ibu yang diperkuat oleh stigma sosial, konflik emosional selama proses pemberian makan terutama ketika anak mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM), serta mekanisme koping pasif yang mendorong isolasi diri dan berkurangnya pemanfaatan dukungan sosial. Temuan tersebut menunjukkan bahwa beban psikologis ibu merupakan pengalaman yang kompleks dan berpengaruh terhadap konsistensi pengasuhan serta praktik pemberian makan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspek psikologis ibu perlu diintegrasikan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting agar intervensi yang diberikan lebih komprehensif, berpusat pada keluarga, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Aisyah, D. A., Widyastuti, Y., & Purnamaningrum, Y. E. (2026). Relationship between responsive feeding behavior and the incidence of stunting in toddlers 6–36 months: A study in the working area of Saptosari Public Health Center, Gunungkidul, Indonesia. JouMiN: Journal of Midwifery and Nursing, 1(1), 1–13. https://jurnal.ylii.or.id/index.php/jki/article/view/176
Aulia, V., Musni, R., & Anastasya, Y. A. (2026). Gambaran kesejahteraan psikologis pada ibu yang memiliki anak stunting di Kabupaten Bireuen. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 4(1), 68–79. https://ojs.unimal.ac.id/ijpp/article/view/23788
Ayun, E. Q., Wati, N., Kosvianti, E., & Febriawati, H. (2024). Studi fenomenologi pengalaman ibu dengan balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Made Kota Surabaya. Al-Su'aibah Midwifery Journal, 2(1), 76–85. https://doi.org/10.69597/amj.v2i1.16
Azwar, A., Tane, R., & Sartika MS, D. (2023). Responsive feeding dan stunting pada anak: Literature review. Journal of Nursing Innovation, 2(3), 73–80. https://ejournal.infermia.com/index.php/JNI/article/view/19
Berliana, L. (2024). Dukungan sosial keluarga untuk meningkatkan pola pengasuhan pada pencegahan stunting. Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS), 5(1), 8–14. https://doi.org/10.62289/ijmus.v5i1.170
Suryani, S., Dewi, A. D. A., & Dyorita, A. (2024). Pemberdayaan komunitas ibu swabantu stunting sebagai upaya penanganan stunting. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 5(2), 101–108. http://mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/199
Febristi, A., & Antoni, A. (2023). Gambaran status psikologis orang tua terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Kenagarian Pematang Panjang Kabupaten Sijunjung tahun 2022. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 17(1). https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/4184
Hasbiah, S., & Hasdiansa, I. W. (2025). Stigma sosial terhadap stunting: Tantangan dalam pencegahan dan penanganannya di Desa Santur. Solusi Bersama: Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat, 2(2), 73–79. https://doi.org/10.62951/solusibersama.v2i2.1435
Heni, S. (2024, February). Optimalisasi mekanisme koping ibu dalam program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk pencegahan stunting. In Proceedings of the National Health Scientific Publication Seminar (Vol. 3, No. 1, pp. 839–845). http://spikesnas.khkediri.ac.id/SPIKesNas/index.php/MOO/article/view/201
Idhayanti, R. I., Masini, M., Chunaeni, S., Agiustina, A. M., Imandafirly, H. A., & Elisia, S. (2024). Pelatihan mencegah stunting dengan mengatasi picky eater dan gerakan tutup mulut pada anak. Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(2), 164–169. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.188
Ikasari, F. S., & Pusparina, I. (2026). Exploring mothers' perceptions of the role of integrated health posts (Posyandu) in stunting prevention: A qualitative study. Lentera Perawat, 7(2), 270–280. https://doi.org/10.52235/lp.v7i2.701
Kusumawati, E., Ramadhani, F. R., Apriawan, A. M. V., Alfarizi, M. F., Samudra, R. B., Hartanti, L. N., Pratama, S. P., & Rachmawati, A. N. (2025). Optimalisasi pengasuhan melalui psikoedukasi manajemen stres untuk mencegah stunting anak usia dini di Kantor Kecamatan Tambaksari: Optimising parenting through stress management psychoeducation to prevent early childhood stunting in Tambaksari District Office. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 10(2), 582–589. https://journal.umpr.ac.id/index.php/pengabdianmu/article/view/8802
Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 9680–9694. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1536
Savita, B., & Fardana N., N. A. (2023). Hubungan efikasi diri pengasuhan dan keterlibatan ayah dalam pencegahan stunting. Jurnal Psikologi Malahayati, 5(2), 191–201. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PSIKOLOGI/article/view/8456
Siswati, H., Afrizal, Djafri, D., & Symon, D. (2025). Dukungan sosial terhadap pengasuhan balita stunting: Perspektif pengasuh di Nagari Tanjung Sumatera Barat. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 14(2), 135–149. https://ejournal.kemensos.go.id/index.php/jsk/id/article/view/3525
Syafei, A., Afriyani, R., & Apriani. (2023). Hubungan pola asuh pemberian makan dengan kejadian stunting. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 13(25), 1–5. http://e-jurnal.stikesmitraadiguna.ac.id/index.php/jkp/article/view/217
Tondang, H. R., Dewi, Y. I., Suci, W. P., & Tampubolon, M. M. (2026). Pengalaman ibu suku Batak Mandailing dalam merawat anak stunting di Desa Rambah Tengah Hulu. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 5(1), 443–454. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2520
Trisnawati, K. D., Muqodas, I., & Nikawanti, G. (2025). Hubungan kesejahteraan psikologis ibu terhadap risiko stunting. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(2), 679–690. https://jurnal.konselingindonesia.com/index.php/jkp/article/view/1676
Utami, E. N., Sumiatin, T., Su'udi, S. U., & P., T. R. (2024). Hubungan faktor psikologis ibu dengan kejadian balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Merakurak Tuban. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 281–288. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4288533
Utario, Y., Mulyadi, M., & Kartika, L. (2024). Mothers' experiences in caring for stunted toddlers: A qualitative study. IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices), 8(2), 87–98. https://doi.org/10.18196/ijnp.v8i2.20702
Wilujeng, A. P., Putri, N. S., & Hati, D. A. P. (2025). The experience of a mother whose toddler had stunted growth but has successfully recovered: A phenomenology study. Professional Health Journal, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.54832/phj.v7i1.936
Yuwanti, Y., Himawati, L., & Susanti, M. M. (2022). Pencegahan stunting pada 1000 HPK. Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 35–39. https://doi.org/10.37402/abdimaship.vol3.iss1.166
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilma Putri Andriasih, Fx. Wahyu Widiantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















