HUBUNGAN KEAKRABAN DENGAN AYAH TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA PERANTAU

Authors

  • Nurhalisa Apriani Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Fildzah Malahati Universitas Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10994

Keywords:

Keakraban Dengan Ayah, Quarter Life Crisis, Mahasiswa Perantau

Abstract

This study aims to determine the relationship between closeness with fathers and quarter life crisis in migrant students. Early adulthood is a developmental period characterized by various life demands, such as career determination, the search for self identity, and the achievement of independence, which in some conditions can give rise to the phenomenon of quarter life crisis. This study used a quantitative approach through a correlational design. The research respondents were migrant students who met the research criteria. The data collection process was carried out using a scale of closeness with fathers and a scale of quarter life crisis. Data analysis was performed using the Spearman correlation technique because the data obtained did not meet the assumptions of normality and linearity. The results showed a significant relationship between closeness with fathers and quarter life crisis in migrant students with a correlation coefficient value of r = 0.897 and a significance value of p < 0.01, indicating that the relationship between the two variables is categorized as very strong. These findings indicate that closeness with fathers contributes to the psychological condition of students in early adulthood. A positive emotional relationship with fathers can potentially be a source of psychological support for migrant students in facing various developmental demands and future uncertainty.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keakraban dengan ayah dan quarter life crisis pada mahasiswa perantau. Masa dewasa awal merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai tuntutan kehidupan, seperti penentuan karier, pencarian identitas diri, serta pencapaian kemandirian, yang dalam beberapa kondisi dapat memunculkan fenomena quarter life crisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain korelasional. Responden penelitian adalah mahasiswa perantau yang telah sesuai dengan kriteria penelitian. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala keakraban dengan ayah dan skala quarter life crisis. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Spearman mengingat data yang diperoleh tidak memenuhi asumsi normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keakraban dengan ayah dan quarter life crisis pada mahasiswa perantau dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,897 dan nilai signifikansi p < 0,01, yang menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel tergolong dalam kategori sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa keakraban dengan ayah memiliki kontribusi terhadap kondisi psikologis mahasiswa pada masa dewasa awal. Hubungan emosional yang positif dengan ayah dapat berpotensi menjadi sumber dukungan psikologis bagi mahasiswa perantau dalam menghadapi berbagai tuntutan perkembangan serta ketidakpastian masa depan.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisi, F. M., & Rahmi, K. H. (2026). Hubungan antara dukungan emosional dengan penyesuaian diri mahasisw rantau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 792–799. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.36002

Aristia, A., & Aulia, F. (2025). Quarter-life crisis in early adulthood is directly proportional to father involvement. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 16(1), 105–105. https://doi.org/10.24036/rapun.v16i1.131150

Hafarinto, B., Rahmayati, S., Laurensia, S., Faulin, D., Alrefi, A., & Minarsi, M. (2024). Pemahaman terhadap quarter life crisis yang terjadi dimasa perkembangan dewasa awal: Suatu kajian literatur. Journal of Society Counseling, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.59388/josc.v2i1.431

Hasna, I., Elysia, & Purwanto, S. (2025). Strategi coping mahasiswa rantau (Karya ilmiah tidak diterbitkan). UMS Library Center of Academic Activities.

Lai, A. Y. K., Lee, L., Wang, M. P., Feng, Y., Lai, T. T., Ho, L., Lam, V. S., Ip, M., & Lam, T. (2020). Mental health impacts of the COVID-19 pandemic on international university students, related stressors, and coping strategies. Frontiers in Psychiatry, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2020.584240

Laila, A., Rahmawati, D. D., Pratama, M. A. C., Haya, S., & Anas, S. H. (2026). Identitas sosial anggota komunitas mahasiswa muslim Patani Thailand. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1). https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8873

Lestarina, N. N. W., & Purwantini, D. (2023). Gambaran proses adaptasi mahasiswa baru STIKES di Surabaya. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(3), 761–769. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i3.9971

Majidah, A. M., & Lestari, S. (2023). Religious coping pada penghafal Al-Qur’an dalam menghadapi fase krisis seperempat baya. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 6(2), 77–94. https://doi.org/10.15575/jpib.v6i2.24990

Naz?r, T. (2024). From isolation to integration: The mental health journey of international students in Turkey. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-5349000/v1

Nurfadila, A. P., & Khoiryasdien, A. D. (2026). Hubungan dukungan sosial terhadap stres dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(2), 785–796. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.8834

Panuju, C. R., & Kuntari, S. (2025). Dukungan emosional orang tua dalam membangun kemandirian mahasiswa S1 pendidikan sosiologi 2022 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 572–576. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1066

Paramitha, N. M. A. S. P., PF, K. A. P. D., Mahardika, I. G. N. A. W., Sentana, G. D. D., Suputra, I. K. D., Oktarina, P. S., Krisdayanthi, A., Perbowosari, H., Arini, N. W., Kristina, N. M. R., Dewi, P. A. S., Dewi, N. L. P. P., Wahyuni, N. N. T., Ariputra, I. P. S., Diaris, N. M., Dewi, N. M. U. K., Sinarsih, N. K., Kantriani, N. K., Jaya, I. K. M. A., … Permatasariid, I. G. A. I. (2025). Penguatan peran ayah dalam keluarga dan masyarakat: Strategi meningkatkan kesadaran melalui literasi dan apresiasi sosial. Sevanam Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 64–73. https://doi.org/10.25078/sevanam.v4i1.4764

Putra, A. A., & Nastiti, D. (2026). Hubungan dukungan sosial dan resiliensi terhadap quarter life crisis mahasiswa. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2778–2785. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10848

Putra, N. P. A., & Harianto, S. P. (2022). Konstruksi sosial mahasiswa urban di Kota Surabaya. Jurnal Analisa Sosiologi, 11(2). https://doi.org/10.20961/jas.v11i2.57277

Rahmadani, A., & Mukti, Y. (2020). Adaptasi akademik, sosial, personal, dan institusional: Studi college adjustment terhadap mahasiswa tingkat pertama. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3), 159–159. https://doi.org/10.29210/145700

Sallata, J. M. M., & Huwae, A. (2023). Resiliensi dan quarter life-crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(5), 2103–2124. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i5.4725

Segovia, E. S., Zarate, N. N., Godoy, C. G., Alvarenga, R. M., Franco, A. E. C., & Portillo, A. J. (2025). Migración forzada: Situación académica de estudiantes universitarios del área de la salud en su primer semestre 2024. Revista de Investigación Científica y Tecnológica, 9(1), 110–120. https://doi.org/10.36003/rev.investig.cient.tecnol.v9n1(2025)9

Sinaulan, N. L., Sengkey, M. M., Telaumbanua, Y. S., Kountul, I. Y., & Watuseke, B. T. (2025). Makna persahabatan bagi mahasiswa rantau: Studi kualitatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5668–5682. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1277

Siregar, A. O. A., & Kustanti, E. R. (2020). Hubungan antara gegar budaya dengan penyesuaian diri pada mahasiswa bersuku Minang di Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 7(2), 474–490. https://doi.org/10.14710/empati.2018.21668

Suandari, N. L. K. A., & Tobing, D. H. (2026). Perbedaan dampak fatherless pada remaja perempuan dan laki-laki: Literature review. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(2), 948–957. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10100

Suatin, W., Kasanah, S. U., Purwaningrum, D., Firmansyah, S. F., & Prasetyo, Y. D. (2024). Concept of Islam as a problem solving in facing quarter life crisis in the millennial era. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 2(1), 37–43. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v2i1.1350

Suciawati, D. T., Sari, H. R., Dewi, L. P., Huriyah, F. S., & Gandana, G. (2024). Peran ayah (fathering) terhadap pengasuhan balita. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 53–64. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.335

Supriatna, E. (2023). Adaptation strategies of migrant students in adjusting to a new campus environment. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(2), 2209–2217. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i2.3848

Thama, A. D., & Priyono, M. S. (2021). Analisis mobilitas mahasiswa asal kota–kota besar di Pulau Jawa menuju Kota Surakarta (Karya ilmiah tidak diterbitkan). Universitas Surakarta.

Wider, W., Tanucan, J. C. M., Lin, J., Jiang, L., & Udang, L. N. (2023). Who makes a better university adjustment wingman: Parents or friends? PLoS ONE, 18(12). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0294658

Yulina, C., & Kuntari, S. (2025). Peran ayah dalam membangun kesehatan mental keluarga pada mahasiswa pendidikan sosiologi angkatan 2022 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. SABANA: Jurnal Sosiologi Antropologi dan Budaya Nusantara, 4(2), 221–228. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.5148

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Apriani, N., & Malahati, F. (2026). HUBUNGAN KEAKRABAN DENGAN AYAH TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA PERANTAU . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(2), 1590–1598. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10994

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.