IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3763Keywords:
Literasi Digital, Media Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, SMA Negeri 6 Bandar LampungAbstract
Islamic Religious Education (PAI) is a crucial subject that supports the development of students’ moral character and Islamic values. In this context, integrating digital literacy strategies into PAI teaching is essential to enhance its effectiveness. This study examines the implementation of digital literacy in PAI at SMA Negeri 6 Bandar Lampung, focusing on the stages of planning, implementation, and evaluation in the learning process. This field research involved 8 respondents, consisting of 3 PAI teachers and 5 students from class X B. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the planning stage includes preparing lesson plans (RPP), digital teaching materials such as e-books and educational videos, and utilizing applications like WhatsApp and YouTube. The implementation stage involves using digital learning media tailored to the subject matter, while the evaluation stage comprises assignments and practice exercises. Supporting factors include school-provided facilities like internet access and laptops, ensuring smooth learning processes. However, challenges arise from students misusing technology, such as accessing irrelevant applications during lessons. This study highlights the importance of effectively managing technology to achieve successful digital literacy integration in PAI education.
ABSTRAK
Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran penting yang mendukung pembentukan akhlakul karimah dan karakter Islami peserta didik. Dalam konteks ini, pengembangan strategi pembelajaran berbasis literasi digital menjadi relevan untuk meningkatkan efektivitas pengajaran PAI. Artikel ini mengkaji implementasi literasi digital pada mata pelajaran PAI di SMA Negeri 6 Bandar Lampung, dengan fokus pada proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan 8 responden, yaitu 3 guru PAI dan 5 siswa kelas X B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan mencakup pembuatan RPP, penyediaan bahan ajar berbasis digital seperti e-book dan video pembelajaran, serta penggunaan aplikasi seperti WhatsApp dan YouTube. Tahap pelaksanaan menggunakan media pembelajaran digital yang sesuai dengan materi, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui pemberian latihan soal dan pekerjaan rumah. Faktor pendukung implementasi literasi digital adalah tersedianya fasilitas seperti internet dan laptop yang disediakan sekolah. Namun, terdapat hambatan berupa penyalahgunaan teknologi oleh siswa, seperti membuka aplikasi yang tidak relevan selama pembelajaran. Studi ini menegaskan pentingnya pengelolaan teknologi yang bijak untuk mendukung keberhasilan pembelajaran berbasis literasi digital dalam mata pelajaran PAI.
References
Asy'ari, T. D. (2020). pendidikan akhlak untuk pengajar dan pelajar. PP. Tebuireng Jaa Timur: Pustaka Tebuireng dan Bina Ilmu Cukir.
Azis, M. (2017). Manajemen Program Muadalah Di Madrasah Ulya Pesantren Miftahul Mubtadiin Krempyang Tanjunganom Nganjuk. Jurnal Pikir, 3(1), 21.
choiliya, s. s., & Choliyah, S. A. (2017). model pendidikan karakter di pondok pesantren al-ittihad dan smk al-ittihad bringin kabupaten semarang . semarng.
Haedari, A. (2004). Panorama Pesantren dalam Cakrawala Modern. Jakarta: Diva Pustaka.
hasyim asy'ari, t. m. (2020). pendidikan akhlak untuk pengajar dan pelajar. pp. tebuireng jaa timur: pustaka tebuireng dan cukir.
Kosasi, D. P. (2019). Pendidikan Karakter Religius dan Mandiri di Pesantren. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Volume 28, No. 1, 42-45.
M. Shohibul Aziz, “. P. (2017). Manajemen Program Muadalah Di Madrasah Ulya Pesantren Miftahul Mubtadiin Krempyang Tanjunganom Nganjuk. Jurnal Pikir, 3, 21.
Maimun. (2017). Superioritas Pesantren Dalam Pendidikan Karakter. Pamekasan: Duta Media.
Muhtarom. (2005). Reproduksi Ulama di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mulyasa, E. (2014). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasional, K. P. (n.d.). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.
Nurhayati, A. H. (2010). Manajemen Mutu Pendidikan . Bandung: Alfabeta.
Rofiatul Hosna, ,. F.-I.-9. (2018). nIternalisasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Shalawat Wahidiyah Bagi Pembentukan Karakter Mulia (Studi Kasus Di SMK Ihsanniat Rejoagung Ngoro Jombang). FITRAH Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 4, 67-90.
Syafril, Zelhendri Zen. (2017). Dasar Dasar Ilmu Pendidikan. Depok: Kencana.
Tamam, B. (2015). Pesantren Nalar dan Tradisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Umar, A. B. (2013). Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta. Yogyakarta.
Umar, Y. (2016). Manajemen Pendidikan Madrasah Bermutu. Bandung: PT Rafika Aditama.
Usman, E. (2018). Internalisasi Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Akhlak di Pondok Pesantren Fadllillah Sidoarjo. Semarang.
Zen, S. &. (2017). Dasar Dasar Ilmu Pendidikan. Depok: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













