MEDIA POHON KEJUJURAN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER JUJUR SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6233Keywords:
Karakter, Media, Pohon kejujuranAbstract
This study aims to analyze the effectiveness of the “honesty tree” media as a means of building honest character in fifth-grade elementary school students. The study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through questionnaires and interviews, which were conducted at SDN 3 Kasugengan Lor. The results of the study indicate that most students demonstrate positive attitudes toward the value of honesty, both in academic activities such as completing assignments, in social interactions with peers, and in participating in other school activities. The “honesty tree” medium was deemed effective because it presents the value of honesty in a visual and interactive manner, thereby capturing students' interest and encouraging them to be more open and reflective about their behavior. The role of teachers is highly significant in guiding and setting an example, while support from the school environment further strengthens the process of cultivating honest behavior. Additionally, collaboration between schools, parents, and the community is an important supporting factor in instilling the value of honesty as part of educational culture. With the appropriate use of educational media and a supportive environment, honest character can be consistently shaped and instilled from a young age, providing a strong foundation for children's moral development in the future.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media “pohon kejujuran” sebagai sarana pembentukan karakter jujur pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara, yang dilaksanakan di SDN 3 Kasugengan Lor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan sikap positif terhadap nilai kejujuran, baik dalam aktivitas akademik seperti mengerjakan tugas, dalam interaksi sosial dengan teman sebaya, maupun dalam mengikuti kegiatan sekolah lainnya. Media “pohon kejujuran” dinilai efektif karena menyajikan nilai kejujuran secara visual dan interaktif, sehingga mampu menarik minat siswa dan mendorong mereka untuk lebih terbuka serta reflektif terhadap perilaku mereka. Peran guru sangat signifikan dalam membimbing serta memberikan keteladanan, sementara dukungan dari lingkungan sekolah turut memperkuat proses pembiasaan perilaku jujur. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor pendukung penting dalam menanamkan nilai kejujuran sebagai bagian dari budaya pendidikan. Dengan penerapan media pembelajaran yang tepat serta lingkungan yang mendukung, karakter jujur dapat dibentuk dan ditanamkan secara konsisten sejak usia dini, sehingga memberi fondasi kuat bagi perkembangan moral anak di masa depan.
References
Aini, Z., & Heni, R. (2018). Pentingnya bimbingan dan konseling untuk mengurangi prokrastinasi akademik siswa. At-Taujih: Bimbingan Dan Konseling Islam, 1(2). https://doi.org/10.22373/taujih.v1i2.7202
Alkhasanah, N., et al. (2023). Peran guru dalam membentuk karakter siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(2), 355–365. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i2.1271
Amaruddin, H., et al. (2020). Peran keluarga dan media sosial dalam pembentukan karakter santun siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.30588
Atika, N. T., et al. (2019). Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter membentuk karakter cinta tanah air. Mimbar Ilmu, 24(1), 105. https://doi.org/10.23887/mi.v24i1.17467
Auliyairrahmah, A., et al. (2021). Implementasi pendidikan karakter integritas sub nilai kejujuran melalui program kantin kejujuran di sekolah dasar. Edukati: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 3565–3578. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.939
Budiarti, Y. (2019). Pendidikan karakter: Sebuah upaya kolektif. Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(1), 78. https://doi.org/10.36412/ce.v3i1.910
Dayanti, S. F., et al. (2023). Perbedaan tingkat perilaku prokrastinasi akademik berdasarkan jurusan peserta didik di SMK. PAKAR Pendidikan, 21(2), 1–9. https://doi.org/10.24036/pakar.v21i2.308
Hidayat, N., et al. (2022). Manajemen pengembangan sekolah dasar berbasis pendidikan karakter. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4910–4918. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2688
Hulu, Y. (2021). Peran guru dalam pengembangan karakter pada siswa kelas III SD Negeri 071154 Anaoma Kecamatan Alasa. JURIDIKDAS: Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 4(1), 18–23. https://doi.org/10.33369/juridikdas.4.1.18-23
Kurdi, M. S. (2018). Evaluasi implementasi desain pendidikan karakter berbasis pendekatan humanistik. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 125. https://doi.org/10.32332/elementary.v4i2.1243
Maulidina H, A. (2022). Penerapan blended learning berbasis pendidikan karakter di sekolah dasar. Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 2(2), 50–58. https://doi.org/10.51454/decode.v2i2.41
Perdana, N. S. (2018). Implementasi peranan ekosistem pendidikan dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(2). https://doi.org/10.24176/re.v8i2.2358
Sitorus, L., & Lasso, A. H. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan dan pembudayaan di sekolah menengah pertama. Edukati: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2206–2216. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.755
Surya, Y. F. (2017). Penggunaan model dan pendekatan pembelajaran pendidikan karakter abad 21 pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Journal of Early Childhood Education, 1(1), 52. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.48
Suyitno, I. (2013). Pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa berwawasan kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1307
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














