PENGEMBANGAN MEDIA ELEKTRONIK “SI-BEBAS CAMKOD” UNTUK MENCEGAH CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN TEKS PIDATO SISWA SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i3.14132Keywords:
Campur Kode, Media Elektronik, Pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstract
ABSTRACT
Code-mixing remains a persistent phenomenon in Indonesian language learning at the elementary school level, particularly in communities where local languages are used as the primary means of daily communication. This situation was also identified during speech text instruction in a fourth-grade classroom at SDN Sukaraja I Sumedang, where both teachers and students frequently inserted Sundanese vocabulary into classroom interactions, resulting in the inconsistent use of formal Indonesian. In response to this issue, this study developed the SI-BEBAS CAMKOD electronic learning media, which was designed to provide meaningful learning experiences while fostering the habitual use of formal Indonesian throughout the learning process. The media were developed using a Research and Development (R&D) approach based on the ADDIE model, encompassing the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through classroom observations, structured interviews, expert validation questionnaires completed by media and subject-matter experts, and student response questionnaires. The data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The developed product achieved feasibility scores of 88.8% from media experts and 88.3% from subject-matter experts, while student responses reached 89.2%, indicating a very good category. These findings indicate that the SI-BEBAS CAMKOD electronic learning media are feasible for use in speech text instruction at the elementary school level and have the potential to support the habituation of formal Indonesian through instructional materials, interactive learning activities, and a voice-recording feature. The findings confirm that SI-BEBAS CAMKOD is a feasible learning medium that integrates language instruction with the habituation of formal Indonesian use in the context of elementary school learning.
ABSTRAK
Fenomena campur kode masih mewarnai pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, terutama pada lingkungan yang masyarakatnya menggunakan bahasa daerah sebagai alat komunikasi sehari-hari. Situasi tersebut turut ditemukan dalam pembelajaran teks pidato di kelas IV SDN Sukaraja I Sumedang, ketika tuturan guru dan siswa masih diselingi kosakata bahasa Sunda sehingga penggunaan bahasa Indonesia formal belum berlangsung secara konsisten. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini mengembangkan media elektronik SI-BEBAS CAMKOD yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar sekaligus membiasakan penggunaan bahasa Indonesia formal selama proses pembelajaran. Pengembangan media dilaksanakan melalui pendekatan Research and Development menggunakan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Informasi penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara terstruktur, serta angket validasi ahli media, ahli materi, dan respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Produk yang dihasilkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 88,8% dari ahli media dan 88,3% dari ahli materi, sedangkan respons siswa mencapai 89,2% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media SI-BEBAS CAMKOD layak digunakan dalam pembelajaran teks pidato di sekolah dasar serta berpotensi mendukung pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia formal melalui penyajian materi, latihan interaktif, dan fitur rekam suara. Temuan tersebut menegaskan bahwa SI-BEBAS CAMKOD layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang mengintegrasikan materi kebahasaan dengan pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia formal dalam konteks pembelajaran sekolah dasar.
Downloads
References
Afifah, N., Kurniaman, O., & Noviana, E. (2022). Pengembangan media pembelajaran interaktif pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III sekolah dasar. Jurnal Kiprah Pendidikan, 1(1), 33–42. https://doi.org/10.33578/kpd.v1i1.24
Agustin, A., & Basri, A. (2024). Pengembangan model Numbered Head Together berbantuan media Canva pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Muhammadiyah 25. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 5(2), 295–301. https://doi.org/10.51494/jpdf.v5i2.1461
Aini, N., Nurlaelah, L. S., & Mustafa, M. N. (2025). Campur kode dan alih kode tuturan guru dalam kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Ukui. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8, 11078–11086. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i9.9251
Amaliah, G. A., & Maulana, F. R. (2025). Fenomena campur kode dalam tuturan anak usia sekolah dasar: Kajian sosiolinguistik di SDN Daan Mogot 3. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 7(1), 101–112. https://doi.org/10.26555/jg.v7i1.12388
Anggraeni, S. W., Alpian, Y., Prihamdani, D., & Winarsih, E. (2021). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis video untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6).
https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1636
Aprilia, G., Djuanda, D., & Syahid, A. A. (2024). Pengembangan media pembelajaran flipbook dongeng karakter Pancasila untuk keterampilan menyimak di sekolah dasar. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(4), 3763–3773. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4171
Arisandy, D., Marzal, J., & Maison, M. (2021). Pengembangan game edukasi menggunakan software Construct 2 berbantuan PhET Simulation berorientasi pada kemampuan berpikir kreatif siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 3038–3052. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i3.993
Arumaisya, S. (2025). A systematic review of code switching in bilingual education: Patterns, trends, and insight from English classroom practice. Indonesian TESOL Journal, 7(2), 93–109. http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/ITJ/article/view/6140
Candrawaty, D. A., Damariswara, R., & Aka, K. A. (2022). Analisis respons guru dan siswa terhadap penggunaan multimedia interaktif berbasis Android materi nonfiksi bermuatan kearifan lokal Kediri Raya. Jurnal Basicedu, 6(4), 7456–7465. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3459
Fatimah, D. D. S., Latifah, A., & Haniyah, H. (2022). Implementasi augmented reality sebagai media pembelajaran kata benda Bahasa Arab pada siswa sekolah dasar Islam terpadu. Jurnal Algoritma, 19(2), 781–789. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.19-2.1209
Fuad, M. (2023). Code-switching and code-mixing in Indonesian learning at SMA YP Unila. AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra, 24(2), 763–777. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4335529
Junaidi, Wardani, V., Rizki, A., & Fitri, N. A. (2022). Alih kode dan campur kode dalam pemakaian Bahasa Indonesia pada aktivitas diskusi siswa kelas VIII MTsS Al Furqan Bambi. Jurnal Metamorfosa, 10(2), 12–21.
https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v10i2.1771
Maharani, I. R., Al Bukhori, A. M., & Putriyanti, L. (2023). Peranan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan serta faktor yang memengaruhinya. In Seminar Pendidikan Nasional (SENDIKA) (Vol. 3, No. 1). https://conference.upgris.ac.id/index.php/sendika/article/view/4367
Muhammad, S., Nainggolan, T. M. D., Hutagaol, M., & Telaumbanua, F. F. (2024). Alih kode dan campur kode dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII di SMP Negeri 2 Tanjung Bintang. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2). https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/simbol/article/view/837
Mustasphia, A. N., Sunaengsih, C., & Ali, E. Y. (2025). Efektivitas penggunaan media puzzle untuk meningkatkan berpikir kritis peserta didik di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 870–880.
https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/30141
Najib, A., Halimah, A., & Marjuni, A. (2023). Alih kode dan campur kode (analisis interaksi guru dan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia). Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 46–55. https://doi.org/10.24252/jipmi.v5i1.35813
Nurahman, Z., & Sulistyono, Y. (2024). Campur kode pada penamaan industri rumah tangga di Kota Solo dan implementasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia teks iklan, slogan, dan poster. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 1010–1029. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3419
Putri Alamanda, M., Djuanda, D., & Dwija Iswara, P. (2024). Pengembangan media kamus digital berbasis Android untuk Fase B. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(3), 3454–3466. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.4018
Rosmiati, S., Iswara, P. D., & Djuanda, D. (2024). Pengembangan media flipbook audio sebagai media pembelajaran membaca nyaring di kelas II SD. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(3), 2909–2920. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3985
Septiani, I. R., Ali, E. Y., & Ismail, A. (2024). Analisis keefektifan implementasi game-based learning dalam meningkatkan pemahaman siswa materi sistem tata surya. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1560–1566.
https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1171
Siwi, G. W., & Rosalina, S. (2022). Alih kode dan campur kode pada peristiwa tutur di masyarakat Desa Cibuaya, Kabupaten Karawang: Kajian sosiolinguistik. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1417–1425. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2144
Sulistiyowati, S., & Fathurohman, I. (2024). Alih kode dan campur kode dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada era industri kreatif di SDN Bakaran Wetan 03. Janacitta, 7(1), 38–45. https://doi.org/10.35473/jnct.v7i1.2719
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















