PENERAPAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN KELANCARAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS 2 SDN PALESANGGAR 5
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v2i2.1336Keywords:
Berbahasa, Media, SiswaAbstract
This study aims to determine the application of monopoly media to improve language fluency in Grade 2 students of SDN Palesanggar 5. The type of research used is descriptive qualitative research with data collection using interviews,observation and dokumentation.This research involved 2nd grade students of SDN Palesanggar 5 Pamekasan. Language is a process carried out to practice communication skills. Language skills are needed from an early age to get the message that a writer wants to convey. Language skills are very useful for everyone, especially children in elementary school education. Language skills are very necessary to keep up with the times, because with language one will gain new knowledge and experience. Action research in two cycles and each cycle includes: planning stage, implementation stage of activities and research results. The results showed that in the first cycle who met the presentase > 70 were 2 students meanwhile, in cycle 2, 11 students met the presentase < 70. Therefore, it can be concluded that monopoly media has a significant influence in improfing launguage fluency.
ABSTRAK
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Media Monopoli Untuk Meningkatkan Kelancaran Berbahasa Pada Siswa Kelas 2 SDN Palesanggar 5. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan hasil belajar,wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas 2 SDN Palesanggar 5 Pamekasan. Berbahasa adalah proses yang dilakukan untuk melatih keterampilan dalam berkomunikasi. Keterampilan berbahasa sangat diperlukan sejak dini untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh seorang penulis. Kemampuan berbahasa sangat bermanfaat untuk semua orang khususnya anak pada pendidikan sekolah dasar. keterampilan berbahasa sangat diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman, karena dengan berbahasa seorang akan memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman yang baru. Penelitian tindakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus meliputi: tahap perencanaan tahap pelaksanaan kegiatan dan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama yang memenuhi presentase > 70 adalah 2 siswa sedangkan pada siklus 2 yang memenuhi presentase < 70 adalah 10 siswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media monopoli memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kelancaran berbahasa.
References
Azizah, Nur Dan Julianto.(2013). Penerapan Media Monopoli Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipa Di Sekolah Dasar.Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (Jpgsd), 1(2).
Dian Mustikasari, Rina Purwani. (2021).Pengembangan Buku Fabel Untuk Menanamkan Nilai Kesantunan Siswa Sd Di Dindik Korwil Purwokerto Utara. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa Vol 14(2)
I.G.S.T.A. Abi Surya Dewa, G.S. Hermawan2, I. W. Sadyana. (2017).Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Monopoli Untuk Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Bagi Pemula. JPBJ, Vol. 3(3)
Novia Rizki, Hapsari Sumartini.( 2016).Pengembangan Buku Pengayaan Apresiasi Teks Fabel Bermuatan Nilai-Nilai Karakter Bagi Siswa Smp. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia.Vol 5(2)
Sumiharsono, M Rudy dan Hisbiyatul Hasanah. (2017). Media Pembelajaran. Jember: CV Pustaka Abadi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












