PENGUATAN KAPASITAS RELAWAN BENCANA MELALUI POSKO PELATIHAN PENGETAHUAN KEBENCANAAN (PAS WACANA P3K) DI KABUPATEN OKU SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6925Keywords:
Penguatan Kapasitas, Relawan Bencana, Kolaborasi Multi-helixAbstract
This research is motivated by the high disaster risk in South OKU Regency and the significant capacity gaps in human resources for disaster management, both within official institutions (BPBD) and among unorganized community volunteers. This gap hinders the effectiveness of disaster mitigation and education. The focus of this research is to analyze the process and success of strengthening volunteer capacity through an innovative change project called the Disaster Knowledge Training Post (PASWACANA P3K). Using a qualitative approach with a descriptive case study design, data were collected through in-depth interviews, document analysis, and participant observation of the project's leadership and implementation processes. Key findings indicate that this initiative was successful thanks to strategic leadership that secured internal legitimacy and orchestrated a multi-helix collaboration model, culminating in the formation of the South OKU Siaga Volunteer Forum (ForOKUSS). This training program effectively improved the volunteers' skills, which were then directly applied in community education activities. It is concluded that the First Aid (P3K) model is an innovative solution that successfully bridges the capacity gap by empowering local potential, transforming volunteers from mere responsive forces into proactive mitigation agents, and offering a proven blueprint for building community resilience.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko bencana di Kabupaten OKU Selatan serta adanya kesenjangan kapasitas yang signifikan pada sumber daya manusia penanggulangan bencana, baik di lembaga resmi (BPBD) maupun di kalangan relawan komunitas yang belum terorganisir. Kesenjangan ini menghambat efektivitas mitigasi dan edukasi kebencanaan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis proses dan keberhasilan penguatan kapasitas relawan melalui sebuah proyek perubahan inovatif bernama Posko Pelatihan Pengetahuan Kebencanaan (PASWACANA P3K). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, analisis dokumen, dan observasi partisipatif terhadap proses kepemimpinan dan implementasi proyek. Temuan utama menunjukkan bahwa inisiatif ini berhasil berkat kepemimpinan strategis yang mampu mengamankan legitimasi internal dan mengorkestrasi kolaborasi model multi-helix, yang puncaknya adalah pembentukan Forum Relawan OKU Selatan Siaga (ForOKUSS). Program pelatihan ini secara efektif meningkatkan keterampilan relawan yang kemudian langsung diaplikasikan dalam kegiatan edukasi masyarakat. Disimpulkan bahwa model P3K merupakan solusi inovatif yang berhasil menjembatani kesenjangan kapasitas dengan memberdayakan potensi lokal, mengubah relawan dari sekadar tenaga responsif menjadi agen mitigasi proaktif, dan menawarkan cetak biru yang terbukti efektif untuk membangun ketangguhan komunitas.
References
Aisyah, N., et al. (2023). Disaster management policy analysis at the Regional Disaster Management Agency BPBD Palu City. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 4(7), 641. https://doi.org/10.59141/jiss.v4i07.853
Ali, S., & George, A. (2021). Fostering disaster mitigation through community participation- case of Kochi residents following the Kerala floods of 2018 and 2019. Natural Hazards, 111(1), 389. https://doi.org/10.1007/s11069-021-05058-0
Astuti, P., et al. (2025). Peran pemerintah daerah dalam mencegah kerusakan lingkungan akibat pembabatan hutan secara liar di Kabupaten Dompu (Studi pada Balai Kesatuan Pengelolan Hutan Toffo Pajo Soromandi). CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1283. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6151
Chen, N., et al. (2022). Urban disaster risk prevention and mitigation strategies from the perspective of climate resilience. Wireless Communications and Mobile Computing, 2022, 1. https://doi.org/10.1155/2022/4907084
Dalimunthe, I. S., et al. (2024). Transformasi digital dan filsafat kepemimpinan dalam birokrasi: Tantangan dan peluang. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 597. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.4006
Ernawati, E., et al. (2025). Evaluasi model CIPP pada program pendidikan inklusif di SD. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 509. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4869
Habibani, R. A., & Frinaldi, A. (2025). Inovasi budaya organisasi publik dalam era digital: Peluang dan strategi implementasi. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 407. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5365
Hastanti, B. (2020). Analysis of vulnerability levels to the flash flood based on social economic and institutional factors in Wasior, Teluk Wondama, West Papua. Jurnal Wasian, 7(1), 25. https://doi.org/10.20886/jwas.v7i1.4785
Julianti, J., & Frinaldi, A. (2025). Menggali potensi inovasi budaya di lingkungan organisasi publik. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 351. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5371
Kardinasari, R., et al. (2019). Social sensitivity effect to public service competence and its impact on the head of sub-district performance in West Java Province. Journal of Psychology Research, 9(1). https://doi.org/10.17265/2159-5542/2019.01.004
Kinanthi, R. (2022). Partisipasi masyarakat dalam manajemen bencana untuk pembangunan masyarakat berkelanjutan. Community Development, 6(1), 22. https://doi.org/10.21043/cdjpmi.v6i1.14658
Kuswanto, P. H., et al. (2019). Risk management of flood disaster (A case study of Kendal River). IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 328(1), Article 12048. https://doi.org/10.1088/1755-1315/328/1/012048
Lee, Z. (2023). Overcoming challenges in corporate training: A framework for effective training initiatives. Open Journal of Business and Management, 11(5), 2472. https://doi.org/10.4236/ojbm.2023.115137
Marbi, S., & Widayat, T. N. E. (2025). Kapasitas kepala desa dalam memberdayakan masyarakat Kalurahan Condongcatur Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 680. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.6200
Natalia, N., & Supardal, S. (2025). Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan desa mandiri dan sejahtera (Studi kasus di Desa Semantun Jaya, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat). SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 569. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5742
Paramata, M. Z., et al. (2025). Pemanfaatan analisis spasial SIG: Perencanaan lokasi TPS 3R sebagai strategi pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1270. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6425
Pratama, T., & Frinaldi, A. (2025). Inovasi budaya organisasi dan partisipasi pegawai dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik: Studi kasus pada dinas pemberdayaan masyarakat dan nagari Kabupaten Agam. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 639. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5732
Rafii, A. I. (2021). Harmonization of disaster management policies in disaster-prone areas (Study of policy implementation based on Regional Regulation of East Java Province Number 3 of 2010 on Disaster Management in East Java Province, Indonesia). International Journal of Advances in Scientific Research and Engineering, 7(8), 1. https://doi.org/10.31695/ijasre.2021.34051
Sendika, M., & Frinaldi, A. (2025). Transformasi budaya organisasi di sektor publik: Inovasi menuju pelayanan publik yang lebih responsif. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 371. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5376
Subroto, D. E., et al. (2023). Implementasi teknologi dalam pembelajaran di era digital: Tantangan dan peluang bagi dunia pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan West Science, 1(7), 473. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i07.542
Suradi, S., et al. (2022). Synergy between disaster preparedness area program with local institutions for community disaster preparedness. IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 1027(1), Article 12018. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1027/1/012018
Tohani, E., et al. (2023). ICT training to improve CLC data management through nonformal education service program. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 94. https://doi.org/10.22146/jpkm.72542
Ulfa, S. N., & Frinaldi, A. (2025). Inovasi pemerintah daerah dalam penerapan kebijakan publik dan pelayanan publik. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 610. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5965
Uy, E. E. S., et al. (2020). Characterization of Cebu Province municipalities using Probabilistic Seismic Hazard Assessment (PSHA) and Geographic Information System (GIS). IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 479(1), Article 12001. https://doi.org/10.1088/1755-1315/479/1/012001
Virtriana, R., et al. (2022). Development of geospatial information integrated with big data to agricultural hazard monitoring in West Java. The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, 209. https://doi.org/10.5194/isprs-archives-xlvi-m-2-2022-209-2022
Zain, M. Z. A. B. M. (2022). Promoting Natural Hazards Triggering Technological Disasters (NATECH) in Malaysia. Journal of Humanities and Education Development, 4(4), 57. https://doi.org/10.22161/jhed.4.4.9















