MENGGALI NILAI-NILAI HAKIKI DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Dwi Noviani Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiah
  • Rosalina Destyaningsi Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiah
  • Dhea Yunika Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiah
  • Meta Rosalia Institut Agama Islam Al-Qur’an Al-Ittifaqiah

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6429

Keywords:

Hakikat, Pendidikan, Islam

Abstract

Islamic education plays a fundamental role in shaping individuals who are not only intellectually superior but also spiritually and morally strong. This study begins with the importance of rediscovering the essential values within the Islamic education system, whose meaning is often diminished. The primary focus of this research is to investigate essential values such as the nature of life as worship, the goal of education to achieve happiness in this world and the hereafter, and self-purification (tazkiyah) and the attainment of perfection (ihsan). Using library research methods, this study collected and analyzed data from various scientific journals to explore these key concepts. Key findings indicate that core values such as faith, piety, noble character, and humanity are integral foundations of the Islamic education process. Furthermore, this study found that the Quran, Hadith, and scholarly traditions such as madrasas and Islamic boarding schools (pesantren) are the primary foundations for shaping character and morals. In conclusion, the holistic integration of these essential values is key to improving the quality of Islamic education and producing a generation of noble character capable of fulfilling their role as caliphs on earth.

ABSTRAK
Pendidikan Islam memegang peranan fundamental dalam membentuk individu yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga kokoh secara spiritual dan moral. Studi ini berangkat dari latar belakang pentingnya penggalian kembali nilai-nilai hakiki dalam sistem pendidikan Islam yang seringkali tereduksi maknanya. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menginvestigasi nilai-nilai esensial seperti hakikat kehidupan sebagai ibadah, tujuan pendidikan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat, serta penyucian diri (tazkiyah) dan pencapaian kesempurnaan (ihsan). Menggunakan metode penelitian pustaka, studi ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai jurnal ilmiah untuk mendalami konsep-konsep kunci tersebut. Temuan utama menunjukkan bahwa nilai-nilai inti seperti keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, dan kemanusiaan adalah fondasi yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan Islam. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur'an, Hadis, serta tradisi keilmuan seperti madrasah dan pesantren merupakan dasar utama yang membentuk karakter dan moral. Kesimpulannya, pengintegrasian nilai-nilai hakiki ini secara holistik merupakan kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam dan mencetak generasi berakhlak mulia yang mampu menjalankan perannya sebagai khalifah di bumi.

References

Alkampari, H. H., et al. (2021). Pendapat Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah tentang berbuat ihsan dalam dimensi sosial. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 20(2), 137.

Arif, D. B. (2020). Reorientasi pendidikan kebangsaan berbasis adab: Konsep dan problematika. PKn Progresif: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan, 15(1). https://doi.org/10.20961/pknp.v15i1.44898

Falasifatuha, et al. (2024). Pendidikan Islam perspektif Muhammad Atiyah Al-Abrasyi dalam kitab. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 86–99.

Fitriana, D. (2020). Hakikat dasar pendidikan Islam. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 143–150. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v7i2.1322

Hidayat, M. U., & Najah, I. N. (2020). Konsep ihsan perspektif Al-Qur’an sebagai revolusi etos kerja. Jawi, 3(1), 22–40. https://doi.org/10.24042/jw.v3i1.7035

Ihsan, N. H., et al. (2022). Konsep Insan Kamil Al-Jilli dan tiga elemen sekularisme. Al-Afkar: Journal For Islamic Studies, 5(4), 48–65. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v5i4.323

Ilham, M. (2024). Merancang kurikulum pendidikan Islam yang mengakomodasi kebutuhan spiritual dan intelektual. Jurnal Arriyadhah, XXI(2), 20–28.

Khoirunnisa, A., & Syamsudin. (2024). Evaluasi pendidikan menurut perspektif filsafat Islam. Jurnal Pendidikan Nusantara, 3(2), 105–115. https://doi.org/10.55080/jpn.v3i2.98

Mutholingah, S., & Zain, B. (2021). Metode penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs) dan implikasinya bagi pendidikan agama Islam. Journal Ta’limuna, 10(1). https://doi.org/10.32478/talimuna.v10i1.662

Nabila. (2021). Tujuan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(5), 867–875.

Nabila, N. (2020). Tujuan pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 867–875.

Natadireja, U., & Nurachadijat, K. (2023). Evaluasi pendidikan menuju Insan Kamil dalam perspektif filsafat ilmu. Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 253–267. https://doi.org/10.54437/alidaroh.v7i2.929

Nurrohmah, M. R., & Syahid, A. (2020). Tujuan pendidikan perspektif Al-Quran dan pendidikan barat. Attractive: Innovative Education Journal, 2(2), 34. https://doi.org/10.51278/aj.v2i2.48

Pasaribu, M. Y., & Amalya, R. N. (2025). Filsafat pendidikan Islam: Integrasi nilai-nilai spiritual dalam sistem pendidikan modern. Reflection: Islamic Education Journal, 2(2), 256–268.

Pramita, A. W., et al. (2023). Hakikat pendidikan Islam: Tarbiyah, ta’lim dan ta’dib. Journal of Educational Research and Humaniora (JERH), 1(2), 83–89. https://doi.org/10.51178/jerh.v1i2.1394

Rasyad, R. (2022). Konsep khalifah dalam Al-Qur’an (Kajian ayat 30 surat al-Baqarah dan ayat 26 surat Shaad). Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 19(1), 20. https://doi.org/10.22373/jim.v19i1.12308

Ridwan, M., et al. (2021). Sumber-sumber hukum Islam dan implementasinya (Kajian deskriptif kualitatif tentang Al-Qur’an, Sunnah, dan Ijma’). Borneo: Journal of Islamic Studies, 1(2), 28–41.

Rizki, A., et al. (2021). Model pendidikan kepemimpinan berbasis tazkiyah al nafs. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(01). https://doi.org/10.30868/im.v4i01.899

Safitri, D., et al. (2023). Pendidikan kecerdasan spiritual perspektif Al-Ghazali dan relevansinya dengan Emotional Spiritual Quotient (ESQ). Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 6(1), 78–98. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v6i1.467

Simanjuntak, D. S. (2022). Konsep tujuan pendidikan Islam menurut Muhammad Quraish Shihab dalam QS. Al-Baqarah ayat 30, QS. Hud ayat 61, QS. Adz-Dzariyat ayat 56. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 2(3), 326–337. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i3.296

Soedjiwo, N. A. F. (2020). Penerapan adab melalui pendidikan non akademik keislaman. Widya Balina, 5(1). https://doi.org/10.53958/wb.v5i1.56

Sundari, N., et al. (2023). Tujuan pendidikan Islam dalam Al-Qur’an dan hadist. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(7), 1426–1434. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i7.302

Wibowo, Y. R., & Hidayat, N. (2022). Al-qur’an & hadits sebagai pedoman pendidikan karakter. Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(8), 113–131.

Zamhariroh, N. M., et al. (2024). Relevansi pemikiran pendidikan Al-Ghazali dengan pendidikan Islam kontemporer tentang keseimbangan intelektual dan spiritual. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 12(2), 169–181.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Noviani, D., Destyaningsi, R. ., Yunika, D. ., & Rosalia, M. . (2025). MENGGALI NILAI-NILAI HAKIKI DALAM PENDIDIKAN ISLAM. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 5(3), 1186-1197. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6429

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.