MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA ASPEK KOGNITIF ANAK MELALUI MODEL MERAK
DOI:
https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6041Keywords:
Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Model MERAKAbstract
This research is based on the low activity of children and critical thinking skills in the cognitive aspect of knowing the concepts of many and little. The solution to solve this problem is to use the MERAK model which is a combination of the problem based learning, make a match, and badaku media model. The purpose of this study is to analyze teacher activities, children's activities, children's critical thinking skills, and the results of cognitive development in knowing the concepts of many and little. The approach used is a qualitative approach and a type of Class Action Research (CAR) with 4 meetings. Data analysis showed that teachers' activities reached a percentage of 97% with the criterion of "Excellent". Children's activities reached a percentage of 97% with the criterion of "All Active Children". In critical thinking skills, the percentage reached 90% with the criterion of "Almost All Skilled Children". And the results of the achievement of cognitive development reached a percentage of 91% of children who managed to develop with the category "Almost All Children Develop". Based on the results of the research, it can be concluded that the MERAK Model can improve teacher activities, children's activities, critical thinking skills and children's cognitive development outcomes. So this research can be a learning innovation in the selection of the right model and media to improve the ability to know the concepts of many and little.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya aktivitas anak dan keterampilan berpikir kritis pada aspek kognitif dalam mengetahui konsep banyak dan sedikit. Solusi pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan model MERAK yang merupakan kombinasi dari model problem based learning, make a match, dan media badaku. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis aktivitas guru, aktivitas anak, keterampilan berpikir kritis anak, serta hasil perkembangan kognitif dalam mengetahui konsep banyak dan sedikit. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Analisis data menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai persentase 97% dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas anak mencapai persentase 97% dengan kriteria “Seluruh Anak Aktif”. Pada keterampilan berpikir kritis mencapai persentase 90% dengan kriteria “Hampir Seluruh Anak Terampil”. Dan hasil capaian perkembangan aspek kognitif mencapai persentase 91% anak berhasil berkembang dengan kategori “Hampir Seluruh Anak Berkembang”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Model MERAK dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, keterampilan berpikir kritis dan hasil perkembangan kognitif anak. Maka penelitian ini dapat menjadi inovasi pembelajaran dalam pemilihan model serta media yang tepat untuk meningkatkan kemampuan mengetahui konsep banyak dan sedikit.
Downloads
References
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Depdiknas.
Educhannel Indonesia. (2022, March 17). Keterampilan Berpikir Kritis. Educhannel Indonesia. https://educhannel.id/artikel/Belajar-danPembelajaran/keterampilan-berpikir-kritis.html.
Fatmawati. (2020). Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Caremedia.
Gunanti, E., Wahyuningsih, S., & Dewi, N. K. (2021). Mengenal konsep bilangan melalui pembelajaran multimedia pada anak usia 4-5 tahun. Kumara Cendekia, 9(2), 66–75.
Hadi, S. A. U., & Azmi, K. (2023). Implementasi Metode Bermain Congklak Dalam Mengoptimalkan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Al Mahsuni: Jurnal Studi Islam dan Ilmu Pendidikan, 11(01).
Halimah, N. (2023). Mengembangkan Aktivitas dan Kemampuan Mengenal Konsep dan Lambang Bilangan Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Direct Instruction Dengan Media Ice Cream Pintar Pada Kelompok A TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin. (Skripsi, Universitas Lambung Mangkurat).
Herliyani. (2024). Mengembangkan Aktivitas dan Kemampuan Kognitif Mengenal Lambang Bilangan Menggunakan Model ROSELA Pada Anak Kelompok A TK Negeri 1 Alalak. (Skripsi, Universitas Lambung Mangkurat).
Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. (2014). Permendikbud No. 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kemendikbud
Putro, K. Z. (2016). Mengembangkan kreativitas anak melalui bermain. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 16(1), 19–27.
Maimunah, M., & Cinantya, C. (2021). Pelatihan Implementasi Blended Learning di Taman Kanak-kanak pada Guru TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 224–229.
Nurhalisa, S. (2022). Meningkatkan Hasil Belajar Pada Aspek Menulis Ringkasan dari Teks Eksplanasi Menggunakan Kombinasi Model Pembelajaran Cooperatif Integrated, Reading and Composition (Circ), Two Stay Two Stray dan Numbered Head Together (NHT). Jurnal Sagacious, 9(1).
Safitri, A. (2023). Mengembangkan Aktivitas, Berpikir Kritis dan Aspek Kognitif Melalui Kombinasi Model Problem Based Larning dan Make A Match Menggunakan Media Jariku Pada Anak Kelompok B3 TK Negeri Pembina Banjarmasin. (Skripsi, Universitas Lambung Mangkurat).
Sholekah, A., Dinar Permata, S., & Rahmawati, A. D. (2023). Pengaruh Media Pop Up Book terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Pancasila Kelas 1 SDN 3 Keyongan. Global Education Journal, 1(1). https://journal.civiliza.org/index.php/gej/.
Suprapti, E. (2016). Peningkatan Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini Dengan Microsoft Powerpoint Ispring Pada Materi Pengenalan Konsep Bilangan. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1).
Sumriah, S., & Purwanti, R. (2022). Mengembangkan Aspek Kognitif Anak Mengenal Benda Berdasarkan Fungsinya Melalui Demamapapa Di Kelompok B Tk Negeri Barambai. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(2), 31-40. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jikad.
Suriansyah, A., & Amelia, R. (2021). Development of Early Childhood Character Learning Model Based on Local Wisdom of Kalimantan Folklore (BEKANTAN). SEA-CECCEP, 2(01), 21-41.
Suriansyah, A., Aslamiah, Sulaiman, & Noorhafizah. (2014). Strategi Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mutia Rahmah, Rizky Amelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












