PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA PAPUA MELALUI PERMAINAN CONGKLAK BERMOTIF PAPUA
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.9937Keywords:
Media Pembelajaran, Budaya Papua, Permainan CongklakAbstract
ABSTRACT
The low integration of Papuan local cultural values into learning media has made the learning process less contextual and has not effectively fostered pride in regional culture. This study aims to develop a Papuan culture–based learning medium through a Papuan-motif congklak game that is feasible, practical, and effective for use in thematic learning. The research method used in this study is Research and Development (R&D) employing the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were students of the Primary School Teacher Education Program at the Universitas Papua, with three expert validators assessing the content, media, and cultural aspects. The validation results indicate that the Papuan-motif congklak learning media obtained an average score of 3.83 and was categorized as highly valid. The practicality test, based on student response questionnaires, yielded an average score of 3.72, indicating a very positive category, while the learning outcomes test showed an average score of 84.01, classified as high, with more than 80% of students achieving learning mastery. These results demonstrate that the Papuan-motif congklak learning media is effective in enhancing students’ motivation and learning outcomes while strengthening their understanding of Papuan cultural values. Therefore, this learning media is considered highly appropriate as an innovative tool in thematic learning that not only improves learning outcomes but also supports the preservation of Papuan local culture through the integration of local wisdom values into the educational process.
ABSTRAK
Rendahnya integrasi nilai-nilai budaya lokal Papua dalam media pembelajaran menyebabkan proses belajar menjadi kurang kontekstual dan belum mampu menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap budaya daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis budaya Papua melalui permainan congklak bermotif Papua yang layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran tematik. Metode penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Papua, dengan tiga validator ahli yang menilai aspek isi, media, dan budaya. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran congklak bermotif Papua memperoleh skor rata-rata 3,83 dan tergolong sangat valid. Uji kepraktisan melalui angket respon mahasiswa memperoleh skor rata-rata 3,72 yang menunjukkan kategori sangat positif, sedangkan hasil tes belajar menunjukkan nilai rata-rata 84,01 yang tergolong tinggi, dengan lebih dari 80% mahasiswa mencapai ketuntasan belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran congklak bermotif Papua efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya Papua. Dengan demikian, media pembelajaran ini dinyatakan sangat layak digunakan sebagai sarana inovatif dalam pembelajaran tematik yang tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga mendukung pelestarian budaya lokal Papua melalui integrasi nilai-nilai kearifan lokal ke dalam proses pendidikan.
Downloads
References
Aswasulasikin, A., Fadilah, D., & Hadi, Y. A. (2022). Inculcating of sasak local cultural values in learning at elementary school. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 96. https://doi.org/10.29210/1202222460
Aulia, A. F., & Fikri, A. A. (2026). The Effectiveness of Local Wisdom-Based Project-Based Learning in Environmental Learning: A Systematic Review of PRISMA. Bioeduca: Journal of Biology Education, 8(1), 1-15. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/BIOEDUCA/article/view/30203
Bektiarso, S., Sudarti, S., & Yushardi, Y. (2021). Sosialisasi permainan tradisional dalam upaya mengembangkan karakter sosial bagi siswa sekolah dasar. Sinar Sang Surya (Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(1), 42–51. https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/sinarsangsurya/article/view/1487
Fadilah, N. (2025). The Implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) Model Based on Local Wisdom of Klambir Lima Kebun Village to Enhance Students' Critical Thinking Skills. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(9), 5572-5578. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i9.1366
Faqih, A., Nurdiawan, O., & Setiawan, A. (2021). Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Pengembangan Media pembelajaran Multimedia Interaktif Alat Masak Tradisional Berbasis Etnomatematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 301-310. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v10i2.663
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.
Handayani, R., Sitompul, S., & Sihotang, R. (2025). Implementasi permainan tradisional modifikasi industrial engineering untuk meningkatkan literasi numerasi di SDN 173280 Lobu Siregar. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 165–172. https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6160
Hermayunita, H., Riyanti, H., & Lubis, P. H. M. (2024). Pengembangan media diorama pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4), 5165–5174. https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/1054
Irwansyah, N., & Fransori, A. (2021). Penerapan nilai-nilai karakter bangsa dalam permainan tradisional di wilayah Kelurahan Meruyung Depok. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 89–99. https://doi.org/10.51878/community.v1i2.614
Patimah, T. S., Yonanda, D. A., & Ansori, Y. Z. (2025). Systematic Literature Review: Penggunaan Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis. PUSAKA: Journal of Educational Review, 2(2), 96-104. https://doi.org/10.56773/pjer.v2i2.69
Qomariyah, N., Nohantiya, P., Dyaksa, R. S., & Pratama, I. G. (2024). Pengembangan Modul Pembelajaran Permainan Tradisional Engklek dan Bentengan Berbasis QR-Code untuk Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. Sportify Journal, 4(2), 99–118. https://doi.org/10.36312/sj.v4i2.2731
Simamora, E. W., Siregar, N. N., Firmansyah, F., & Ukat, Y. (2025). Pengembangan E-Modul Interaktif Heyzine Flipbook pada Mata Kuliah Landasan Pendidikan di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Papua. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(2), 1132–1139. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i2.3289
Suhermi, L. (2025). Permainan tradisional sebagai jembatan antara budaya lokal dan konsep matematika pada siswa kelas VI. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 672-679.
Suseno, B. A., Astuti, R. A. W., & Kadafi, M. R. (2022). Simulator Tato Tradisional Papua dengan Aplikasi Inkhunter Mengunakan Model ADDIE. Imaji, 20(2), 172–186. https://doi.org/10.21831/imaji.v20i2.48506
Waikabo, A. F., & Samsuri. (2025). Transformation of local wisdom values through the Merdeka Belajar principle in the Buru Island community. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 9(1), 61–77. https://journal.uny.ac.id/index.php/jk/article/view/81649
Wardani, O. P., Pujiastuti, H., & Ihsanudin, I. (2022). Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif dengan Konteks Budaya Lokal dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP. Wilangan: Jurnal Inovasi Dan Riset Pendidikan Matematika, 3(4), 263–270. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/wilangan/article/view/15578
Wati, L. S. D., & Widiana, I. W. (2024). Media Pembelajaran Literasi Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan HOTS Peserta Didik. Jurnal Media Dan Teknologi Pendidikan, 4(4), 563–571. https://doi.org/10.23887/jmt.v4i4.57857
Wijaya, R., Iriaji, I., & Prasetyo, A. R. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Proses Pembuatan Topeng Malang untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas X SMK. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(3), 338–352. https://doi.org/10.17977/um064v3i32023p338-352
Yuliana, F. H., Firmansyah, F., Amrina, D. E., Leisthari, A., & Taslimah, L. S. (2024). Analisis Kebutuhan Mahasiswa Akan Pengembangan Buku Ajar Digital Berbasis Flipbook. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 15(4), 404–412. https://journal.ummat.ac.id/index.php/paedagoria/article/view/24358
Zuhro, A. R., & Cahyandaru, P. (2022). Pengembangan media seni mainan tradisional untuk pembelajaran seni budaya anak. Imaji, 20(1), 34–46. https://doi.org/10.21831/imaji.v20i1.45291
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












