ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERPEN MELUKIS WAKTU KARYA IMELDA OLIVA WISSANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.15386Keywords:
konflik batin, tokoh utama, cerpenAbstract
Local literary works frequently serve as psychological reflections of regional social realities, yet psychoanalytic examinations of works by East Nusa Tenggara authors remain scarce. Documenting and unraveling these fictional characters' inner conflicts is crucial for comprehending human personality dynamics and enriching localized literary appreciation materials. This study aims to describe the forms and causal factors of inner conflicts experienced by the main characters in the short story collection Melukis Waktu by Imelda Oliva Wissang. Employing a qualitative descriptive design rooted in Sigmund Freud's psychoanalytic theory, this study examines the intrapsychic dynamics of main characters across six selected short stories. Data were gathered through reading, observing, and note-taking techniques guided by literary textual analysis protocols. The findings reveal that the characters' psychological tensions are generated by an interplay of internal and external factors manifested in three structures: (1) id impulses demanding immediate emotional gratification, trauma release, and impulsive curiosity; (2) ego struggles attempting rational mediation based on the reality principle amidst psychic helplessness; and (3) superego pressures emerging as agonizing guilt, profound moral remorse, and ethical reverence toward authority figures. Ultimately, the psychological dynamics of these protagonists illustrate the enduring human struggle to harmonize instinctual desires, logical reasoning, and internalized societal morals against poignant life challenges.
ABSTRAK
Karya sastra lokal sering kali menjadi medium refleksi psikologis atas realitas sosial masyarakat setempat, tetapi telaah psikoanalisis terhadap karya pengarang daerah dari Nusa Tenggara Timur masih sangat terbatas. Dokumentasi dan pembedahan konflik mental tokoh fiksi ini krusial sebagai sarana pemahaman kepribadian manusia sekaligus penguatan materi apresiasi sastra berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta faktor penyebab konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam kumpulan cerpen Melukis Waktu karya Imelda Oliva Wissang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui pisau bedah psikoanalisis kepribadian Sigmund Freud. Objek penelitian berfokus pada dinamika intrapsikis tokoh utama dalam enam cerpen terpilih pada antologi tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat dengan instrumen pedoman analisis teks sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama dipicu oleh tarik-menarik antara faktor internal dan eksternal yang terbagi ke dalam tiga dinamika utama: (1) dorongan id yang menuntut pemuasan kerinduan emosional, pelepasan trauma, serta rasa ingin tahu yang impulsif; (2) pergulatan ego yang berupaya mengambil tindakan rasional berlandaskan prinsip realitas (reality principle) di tengah ketidakberdayaan batin; serta (3) tekanan superego yang bermanifestasi dalam bentuk rasa bersalah yang menyiksa, penyesalan moral mendalam, dan penghormatan etis terhadap figur otoritas. Dengan demikian, dinamika kepribadian tokoh utama mencerminkan kompleksitas psikologis manusia dalam menyelaraskan desakan hasrat hewani, nalar logis, dan tata nilai moralitas di tengah getirnya kenyataan hidup.
Downloads
References
Adryanti, R., Pratama, Y., & Safitri, D. (2021). Nilai moral dalam karya sastra sebagai media pembelajaran dan refleksi kehidupan. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 120–128. https://doi.org/10.21831/jpbsi.v10i2.34891
Afriliana, D., Santoso, B., & Kusuma, W. (2024). Superego dan kontrol moral tokoh dalam kajian psikologi sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(2), 110–123. https://doi.org/10.26740/jbsi.v14i2.45120
Anggita, D. A., Islamiah, N. S. U., Novia, R., & Padhillah, S. (2022). Nilai-nilai moral dalam novel Guardiationship karya Renita Nozaria dan relevansinya dengan pembelajaran sastra di SMA. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Seni, dan Sastra, 1, 112–121. https://doi.org/10.26877/psnbss.v1i1.2145
Ashlah, N., & Karman, M. (2024). Peran ego dalam penyelesaian konflik batin tokoh sastra: Kajian psikoanalisis Freud. Jurnal Kajian Sastra, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.31004/jks.v12i1.1582
Azizah, S., Rahayu, T., & Nugroho, A. (2024). Prinsip realitas ego dalam perilaku tokoh pada karya sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(1), 66–78. https://doi.org/10.23969/jpbsi.v13i1.3892
Dianarti, P., Meliasanti, F., & Muhtarom, I. (2023). Kepribadian tokoh utama dalam buku kumpulan cerita pendek Ketua Klub Gosip dan Anggota Kongsi Kematian karya Yetti A. KA. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(1), 125–141. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2151
Freud, S. (2001). Psikoanalisis (K. Bertens, Terj.). Pustaka Pelajar.
Hidayat, A. (2020). Dinamika ego dalam kajian psikologi sastra terhadap tokoh fiksi. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.24036/jbs.v8i1.10842
Hidayat, A., & Wardani, D. (2024). Analisis nilai moral dan superego tokoh dalam kajian psikologi sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1), 45–58. https://doi.org/10.26740/jbsi.v14i1.42150
Klobong, M., Wissang, I. O., & Lawet, P. L. (2024). Kajian aspek moral dalam novel Perempuan dari Lembah Mutis karya Meza E. Pollundou. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Pendidikan, 6(1), 32–43. https://doi.org/10.29303/kopula.v6i1.5444
Leu, Y. Y. M., & Masan, C. K. T. (2026). Kritik sastra terhadap perang sebagai tradisi dalam cerpen Ama Tobi Konflik Batas Kampung karya Silvester Petara Hurit (sosiologi sastra Marxisme). TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 6(2), 491–503. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.10071
Manesah, D. (2024). Rasa bersalah dan hukuman batin dalam teori psikoanalisis Freud. Jurnal Kajian Humaniora, 11(2), 71–83. https://doi.org/10.30659/jkh.v11i2.29841
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metode penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Nensilianti, N., Ridwan, R., & M, R. D. S. (2025). Resistensi tokoh perempuan dalam cerpen Lesung Pipit karya Eka Kurniawan: Feminisme kekuasaan Naomi Wolf. Prosodi, 19(2), 279–294. https://doi.org/10.21107/prosodi.v19i2.31572
Ningsih, G. D., Karim, M., Akbar, O., Budiyono, H., & Harahap, E. P. (2023). Penokohan cerpen pilihan Kompas 2021 Keluarga Kudus sebagai penguatan pendidikan karakter di SMP. Basastra, 12(1), 61–72. https://doi.org/10.24114/bss.v12i1.44209
Nugraha, R. (2023). Dinamika id dalam konflik batin tokoh pada karya sastra: Kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Kajian Sastra dan Budaya, 11(2), 67–79. https://doi.org/10.22146/jksb.v11i2.3512
Puspitoningrum, E., & Pitoyo, A. (2024). Dorongan id dan rasa ingin tahu tokoh dalam karya sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 14(1), 40–52. https://doi.org/10.17509/jpbs.v14i1.48120
Ramadhani, R. (2023). Konflik batin dan dorongan id dalam perspektif psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 12(2), 78–90. https://doi.org/10.31004/jksi.v12i2.2145
Rismayanti, N. (2016). Konflik batin tokoh utama dalam kumpulan cerpen Milana karya Bernard Batubara dan relevansinya sebagai bahan ajar teks cerita pendek pada siswa SMA kelas XI (Tinjauan psikologi sastra) [Skripsi sarjana, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Repositori Institusi UMS.
Sari, N., & Pradotokusumo, P. S. (2022). Prinsip realitas ego dalam analisis psikologi sastra terhadap tokoh fiksi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8(2), 112–124. https://doi.org/10.21831/jpbs.v8i2.28912
Savitri, D., & Subandiyah, H. (2025). Peran superego dalam pembentukan karakter tokoh pada karya sastra: Kajian psikologi sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 15(1), 21–34. https://doi.org/10.26740/jpbsi.v15i1.51240
Sembiring, S. U. B., Sumiyadi, S., & Halimah, H. (2024). Kesehatan mental dalam cerita pendek pilihan Kompas era pandemi Covid-19. Indonesian Language Education and Literature, 9(2), 417–429. https://doi.org/10.24235/ileal.v9i2.15298
Sinatrya, M., & Gharizah, M. (2022). Analisis konflik batin: Tinjauan psikologi dalam antologi cerpen Malam Terakhir karya Leila S. Chudori dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 145–158. https://doi.org/10.15294/jpbsi.v11i2.41258
Sitanggang, R., Lubis, H., & Siregar, M. (2024). Fungsi ego dalam pengambilan keputusan tokoh pada karya sastra. Jurnal Bahasa dan Seni, 12(1), 58–70. https://doi.org/10.24114/jbs.v12i1.36142
Susana, A. O. B. D. (2025). Nilai edukatif dalam novel Likurai untuk Sang Mempelai karya Robert Fahik. Jurnal Education and Development, 13(3), 261–268. https://doi.org/10.37081/ed.v13i3.7463
Wicaksono, A. (2018). Pengkajian prosa fiksi. Garudhawaca.
Wissang, I. O. (2018). Melukis waktu. KEKATA Publisher.
Wissang, I. O. (2024). Kearifan lokal Lamaholot dalam antologi cerpen Kuntum Keroko di Kaki Bukit karya mahasiswa PBSI IKTL. Widyaparwa, 52(1), 91–101. https://doi.org/10.26499/wdprw.v52i1.1213
Wissang, I. O. (2025). The meaning of the respectful attitude of the Lamaholot people in the short story Koda by Silvester Petara Hurit. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 8(2), 1–12. https://doi.org/10.24176/kredo.v8i2.11582
Yola, N., & Rahayu, S. (2025). Trauma, kehilangan, dan memori emosional dalam kajian psikologi sastra. Jurnal Humaniora Indonesia, 13(1), 27–39. https://doi.org/10.30659/jhi.v13i1.3412
Zega, F., & Washadi, H. (2024). Dorongan bawah sadar dan konflik psikologis tokoh dalam karya sastra. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 11(2), 96–108. https://doi.org/10.24036/jkbs.v11i2.14852
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













