PENERAPAN FLIPPED CLASSROOM BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI PECAHAN KELAS III SD NEGERI 077279 SI’ŐFABANUA
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.15036Keywords:
Flipped Classroom, video animasi, pemahaman konsep materi pecahanAbstract
Conceptual understanding of fractions among third-grade elementary school students remains a challenge because the topic is abstract and teacher-centered instruction provides limited opportunities for students to study materials independently and actively. The initial condition in Grade III of SD Negeri 077279 Si’őfabanua showed that only 4 of 21 students (19%) achieved the school mastery criterion of 70, with a class average of 60. This study aimed to describe the implementation of an animated video-based flipped classroom and determine its improvement in students’ conceptual understanding of fractions. The study employed Classroom Action Research based on the Kemmis and McTaggart model and was conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. The participants were 21 third-grade students, consisting of 10 boys and 11 girls. Data were collected through conceptual understanding tests, teacher and student activity observations, student response questionnaires, and documentation. The data were analyzed descriptively using mean scores and learning mastery percentages. The results showed that the average score increased from 60 in the pre-cycle to 68 in Cycle I and 76 in Cycle II. Learning mastery increased from 19% in the pre-cycle to 57% in Cycle I and 86% in Cycle II. Teacher activity increased from 61% to 88%, while student activity increased from 69% to 82%. Student responses in Cycle II reached 86%, categorized as very positive. Therefore, the implementation of an animated video-based flipped classroom improved students’ conceptual understanding of fractions and encouraged more active participation in learning.
ABSTRAK
Pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas III sekolah dasar masih menjadi permasalahan karena materi bersifat abstrak dan pembelajaran yang berpusat pada guru belum memberikan kesempatan yang cukup kepada siswa untuk mempelajari materi secara mandiri dan aktif. Kondisi awal di kelas III SD Negeri 077279 Si’őfabanua menunjukkan bahwa hanya 4 dari 21 siswa (19%) yang mencapai KKM 70 dengan nilai rata-rata kelas 60. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan flipped classroom berbasis video animasi dan mengetahui peningkatan pemahaman konsep materi pecahan siswa. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa yang terdiri atas 10 laki-laki dan 11 perempuan. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep, observasi aktivitas guru dan siswa, angket respons siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 60 pada pra-siklus menjadi 68 pada Siklus I dan 76 pada Siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 19% pada pra-siklus menjadi 57% pada Siklus I dan 86% pada Siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 61% menjadi 88%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 69% menjadi 82%. Respons siswa pada Siklus II mencapai 86% dengan kategori sangat positif. Dengan demikian, penerapan flipped classroom berbasis video animasi dapat meningkatkan pemahaman konsep materi pecahan sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Downloads
References
Afsari, S., Safitri, I., Harahap, S. K., & Munthe, L. S. (2021). Systematic literature review: Efektivitas pendekatan matematika realistik pada pembelajaran matematika. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 1(3), 189–197. https://doi.org/10.51577/ijipublication.v1i3.117
Anjelita, K., & Supriyanto, A. (2024). Teori belajar konstruktivistik dan implikasinya di sekolah dasar. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 3(1), 916–922. https://doi.org/10.38048/jcpa.v3i1.2822
Apriyanti, M. D., Suarjana, I. M., & Sumantri, M. (2022). Video animasi pembelajaran materi pengukuran. Mimbar Ilmu, 27(1), 143–152. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.41544
Fauzi, Y. N., Irawati, R., & Aeni, A. N. (2022). Model pembelajaran flipped classroom dengan media video untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1537–1549. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i4.2749
Fianingrum, F., Novaliyosi, N., Nindiasari, H., & Syamsuri, S. (2022). Efektivitas model pembelajaran flipped classroom terhadap pembelajaran matematika. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 6865–6874. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3387
Imawati, S., Meliyana, D., Yusuf, N., & Santoso, G. (2022). Pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas IV sekolah dasar. Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan, 14(2), 111–120. https://doi.org/10.31603/edukasi.v14i2.8060
Machali, I. (2022). Bagaimana melakukan penelitian tindakan kelas bagi guru? Indonesian Journal of Action Research, 1(2), 315–327. https://doi.org/10.14421/ijar.2022.12-21
Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Teori belajar konstruktivisme dan implikasinya dalam pendidikan dan pembelajaran. GHAITSA: Islamic Education Journal, 2(1), 49–57. https://www.siducat.org/index.php/ghaitsa/article/view/188
Nurhayanti, H., Hendar, H., & Kusmawati, R. (2022). Model realistic mathematics education dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi pecahan. Jurnal Tahsinia, 3(2), 156–166. https://doi.org/10.57171/jt.v3i2.334
Permana, S. B. T., Artharina, F. P., & Subekti, E. E. (2024). Penerapan model pembelajaran flipped classroom berbantuan aplikasi Google Classroom terhadap pemahaman konsep segiempat di SD. JIPMat, 9(1), 153–161. https://doi.org/10.26877/jipmat.v9i1.482
Riyanti, R., & Setyawan, D. (2021). Penerapan model pembelajaran flipped classroom dengan media pembelajaran video interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep biologi mahasiswa. QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 12(2), 316–326. https://doi.org/10.20527/quantum.v12i2.11224
Sari, S., Rozimela, Y., & Yerizon, Y. (2023). Praktikalitas pengembangan pembelajaran flipped classroom berbantuan media interaktif pada materi bangun ruang kelas V sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 1020–1028. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i2.2233
Savitri, O., & Meilana, S. F. (2022). Pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7242–7249. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3457
Subroto, D. E., Supriandi, Wirawan, R., & Rukmana, A. Y. (2023). Implementasi teknologi dalam pembelajaran di era digital: Tantangan dan peluang bagi dunia pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan West Science, 1(7), 473–480. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i07.542
Suryani, I., & Hasanah, M. N. (2023). Implikasi teori konstruktivisme pada pembelajaran tematik dalam meningkatkan kecakapan abad 21. Jurnal Basicedu, 7(4), 2161–2166. https://doi.org/10.31004/jbasicedu.v7i4.5801
Usman, J., Mawardi, Zein, H. M., & Rasyidah. (2019). Penelitian tindakan kelas. AcehPo Publishing.
Widyatnyana, K. N., & Rasna, I. W. (2021). Penerapan model discovery learning pada materi teks cerpen dengan menggunakan media Canva for Education. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 10(2), 229–236. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v10i2.695
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













