VARIASI SERVIS DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SERVIS PUNGGUNG SEPAK TAKRAW

Authors

  • Rangga Juli Adryanzah Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Susi Yundarwati Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Nurdin Nurdin Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.51878/strategi.v5i4.10982

Keywords:

Latihan Variasi Servis, Pecing Pad, Lambungan Teman, Panjang Tungkai, Sepak Takraw

Abstract

ABSTRACT

This study was motivated by the low accuracy of back serve skills among sepak takraw extracurricular participants at SMAN 1 Plampang, as indicated by inaccurate service direction, balls going out of bounds, and serves that were easily anticipated by opponents. The study aimed to analyze the effect of pecing pad training and peer-toss training, the effect of leg length, and the interaction between both variables on back serve accuracy in sepak takraw. The study employed a quasi-experimental method using a 2×2 factorial design. The sample consisted of 24 sepak takraw extracurricular participants who were divided into four treatment groups based on training model and leg length category. The research instruments included a leg length measurement test and a back serve accuracy test with 20 serving attempts. Data were analyzed using normality testing, homogeneity testing, two-way ANOVA, and Tukey’s post hoc test at a significance level of 0.05. The results showed that peer-toss training produced greater improvement in back serve accuracy compared to pecing pad training. Participants with longer legs also demonstrated better serve performance than those with shorter legs. In addition, there was a significant interaction between training model and leg length on back serve accuracy. These findings indicate that dynamic training methods are more effective in improving motor adaptation and serve accuracy when adjusted to participants’ anthropometric characteristics.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketepatan servis punggung peserta ekstrakurikuler sepak takraw SMAN 1 Plampang yang ditunjukkan melalui kesalahan arah servis, bola keluar lapangan, dan servis yang mudah diantisipasi lawan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh latihan pecing pad dan lambungan teman, pengaruh panjang tungkai, serta interaksi kedua variabel terhadap ketepatan servis punggung sepak takraw. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan faktorial 2×2. Sampel penelitian berjumlah 24 peserta ekstrakurikuler sepak takraw yang dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan berdasarkan model latihan dan kategori panjang tungkai. Instrumen penelitian menggunakan tes pengukuran panjang tungkai dan tes ketepatan servis punggung dengan 20 kesempatan servis. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, analisis varians dua jalur (two way ANOVA), dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan lambungan teman memberikan peningkatan ketepatan servis yang lebih baik dibandingkan latihan pecing pad. Peserta dengan tungkai panjang juga menunjukkan hasil servis yang lebih tinggi dibandingkan peserta bertungkai pendek. Selain itu, ditemukan adanya interaksi antara model latihan dan panjang tungkai terhadap ketepatan servis punggung. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan dengan karakter dinamis lebih efektif dalam meningkatkan adaptasi gerak dan akurasi servis apabila disesuaikan dengan karakteristik antropometri peserta.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Caballero, C., Barbado, D., Moreno, F. J., & Davids, K. (2024). Applying different levels of practice variability for motor learning: More is not better. PeerJ, 12, e17575. https://doi.org/10.7717/peerj.17575

Chua, L.-K., Wulf, G., & Lewthwaite, R. (2019). Practice variability promotes an external focus of attention and enhances motor skill learning. Human Movement Science, 64, 307–319. https://doi.org/10.1016/j.humov.2019.02.015

Gusriadi, E. (2021). Kontribusi keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan sepak sila pada atlet sepak takraw Bujang Kapuok Limo, Baserah Kuantan Hilir (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau). https://repository.uir.ac.id/13526/

Hartanto, D., & Dewi, U. (2024). Penerapan video umpan balik terhadap pembelajaran servis bulutangkis pada pemain tingkat pemula. Jurnal Pendidikan Olah Raga, 13(2), 229–239. https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/olahraga/article/view/7892

Hidayat, R., Budi, D. R., Purnamasari, A. D., Febriani, A. R., & Listiandi, A. D. (2020). Faktor fisik dominan penentu keterampilan bermain sepak takraw. Jurnal MensSana, 5(1). https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.127

Irawan, R., Padli, V. E., Purba, R. H., & Susanti, S. A. (2021). Developing of top serve accuracy test on sepak takraw sport game. Journal of Human Sport and Exercise, 16(Proc3), S1330–S1339. https://doi.org/10.14198/jhse.2021.16.Proc3.48

Irawan, R., Padli, V. E., Purba, R. H., & Susanti, S. A. (2021). Developing of top serve accuracy test on sepak takraw sport game. Journal of Human Sport & Exercise, 16. https://rua.ua.es/entities/publication/0c5e5e54-5633-450d-af04-4a33b05fe5e4

Male, S., Kadir, S., Duhe, E. D. P., & Haryanto, A. I. (2024). Effectiveness of upper serve accuracy training with kick pad vs. sepak takraw hanging ball. Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan, 9(1), 74–86. https://doi.org/10.5614/jskk.2024.9.1.7

Marpaung, H. I., & Siregar, A. H. (2022). The effect of exercise model and limb length on the accuracy of kuda service in sepak takraw. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 83–90. https://scholarhub.uny.ac.id/jolahraga/vol10/iss1/9/

Marpaung, H. I., Suryansah, S., & Siregar, A. H. (2022). The effect of exercise model and limb length on the accuracy of kuda service in sepak takraw. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 83–90. https://doi.org/10.21831/jk.v10i1.47542

Osei, P. C. (2024). Emerging neural dynamics in skill acquisition: Differential learning of a basketball shooting task (Doctoral dissertation, Florida Atlantic University). https://www.proquest.com/openview/fd7d77cd089e28846f7431f586d3380e/1?pq-origsite=gscholar&cbl=18750&diss=y

Padli, Kiram, Y., Haryanto, J., Desman, M. A., Soniawan, V., & Ningsih, A. (2023). Coaching and education of sepak takraw sports: An evaluation study. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 56(1), 183–193. https://doi.org/10.23887/jpp.v56i1.50721

Pratama, R. S., Pratama, N. R., Wahadi, W., Adila, F., Imron, F., Badaru, B., & Kusumawardhana, B. (2021). Analisis gerak smash kedeng pada atlet putra sepak takraw Club PSTI Kabupaten Demak tahun 2021. Journal of Sport Education (JOPE), 4(2), 110–121. https://eprints.unm.ac.id/27882/

Rahmawati, F. J., Nurkholis, M., & Zawawi, M. A. (2021). Survey analisis gerak dasar (fundamental motorik) olahraga sepak takraw pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro tahun 2020. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 1(1), 302–311. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/1246

Selis, S., Rahayu, E. T., & Nugroho, S. (2024). Pengaruh variasi latihan terhadap keterampilan gerak dasar tendangan dollyo chagi. Jurnal Porkes, 7(2), 1248–1266. https://doi.org/10.29408/porkes.v7i2.28297

Sofyan, D., Fauzi, R. S., Sahudi, U., Rustandi, E., Priyono, A., & Indrayogi, I. (2022). Alternatif meningkatkan kemampuan motorik siswa sekolah dasar: Pendekatan bermain. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(2), 438–448. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2260

Sulistyo, B., & Sceisarriya, V. M. (2021). Analisis pengaruh faktor-faktor pendukung pembelajaran terhadap hasil belajar sepak sila cabang olahraga takraw. PENJAGA: Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 1(2), 30–35. https://doi.org/10.55933/pjga.v1i2.84

Tassignon, B., Verschueren, J., Baeyens, J.-P., Benjaminse, A., Gokeler, A., Serrien, B., & Clijsen, R. (2021). An exploratory meta-analytic review on the empirical evidence of differential learning as an enhanced motor learning method. Frontiers in Psychology, 12, 533033. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.533033

Tassignon, B., Verschueren, J., Baeyens, J. P., Benjaminse, A., Gokeler, A., Serrien, B., & Clijsen, R. (2021). An exploratory meta-analytic review on the empirical evidence of differential learning as an enhanced motor learning method. Frontiers in Psychology, 12, 533033. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.533033

Tohari, Y., Cahyadi, A., Dinata, M., Jubaedi, A., Utama, D. D. P., & Armanjaya, S. (2022). Hubungan antara daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai terhadap hasil tendangan jarak jauh olahraga sepakbola. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga), 7(1), 14–19. https://doi.org/10.36526/kejaora.v7i1.1622

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Adryanzah, R. J., Yundarwati, S., & Nurdin, N. (2025). VARIASI SERVIS DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SERVIS PUNGGUNG SEPAK TAKRAW. STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 5(4), 972–982. https://doi.org/10.51878/strategi.v5i4.10982

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.