POLA ADAPTASI MAHASISWA RANTAU DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.5179Keywords:
Pola Adaptasi, Mahasiswa Rantau, Culture Shock, Dukungan Sosial, Strategi CopingAbstract
Inter-regional students often experience culture shock due to differences in culture, language, and social norms in a new environment. This study aims to identify adaptation patterns used by inter-regional students in dealing with culture shock, such as describing emotional experiences, behaviors, and changes in cultural perceptions, and exploring the role of social support in the adaptation process. This study uses a qualitative phenomenological method with purposive sampling of five students from outside Java who are studying in Java and have lived in Java for at least one year. The results of the study indicate that adaptation takes place through academic, social, emotional, and institutional aspects, support from family, peers, fellow inter-regional friends, campus communities, and one's own coping strengths have been shown to accelerate the adaptation process. Adaptation does not only depend on external support, but also on personal resilience in building routines and accepting cultural changes. These findings confirm that the adaptation of inter-regional students is a gradual, dynamic, and multidimensional process that requires openness, good coping strategies, and ongoing social support.
ABSTRAK
Mahasiswa rantau seringkali mengalami culture shock akibat perbedaan budaya, bahasa, dan norma sosial di lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola adaptasi yang digunakan mahasiswa rantau dalam menghadapi culture shock, seperti menggambarkan pengalaman emosional, perilaku, dan perubahan persepsi budaya, serta mengeksplorasi peran dukungan sosial dalam proses adaptasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap lima mahasiswa dari luar Pulau Jawa yang sedang menempuh pendidikan perkuliahan di Jawa dan telah tinggal di Jawa minimal selama satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi berlangsung melalui aspek akademik, sosial, emosional, dan institusional, dukungan dari keluarga, teman sebaya, teman sesama perantau, komunitas kampus, serta kekuatan coping diri sendiri terbukti mempercepat proses adaptasi. Adaptasi bukan hanya bergantung pada dukungan eksternal, tetapi juga pada ketahanan pribadi dalam membangun rutinitas dan menerima perubahan budaya. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi mahasiswa rantau adalah proses bertahap, dinamis, dan multidimensional yang memerlukan keterbukaan, strategi coping yang baik, serta dukungan sosial yang berkelanjutan.
References
Abdillah, N., & Purnomo, L. B. (2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyesuaian Mahasiswa Baru. Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNHPPM). Diakses dari https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/SNH/article/view/37461
Af’idati, V. W. (2022). Studi Pola Penyesuaian Diri Mahasiswa Rantau Luar Pulau Jawa Di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Perspektif Teori Integratif Adaptasi Antar Budaya Kim Young Yun). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/59628
Agestia, E., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Adaptasi Mahasiswa Dalam Mengatasi Culture Shock Dalam Perkuliahan. RISOMA?: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 253–264. https://doi.org/10.62383/RISOMA.V2I4.180
Aminuddin. (2000). Teori adaptasi sosial. Diakses dari https://text-id.123dok.com/document/6qm01p09y-teori-adaptasi-sosial-kajian-pustaka.html
Andre, W., Ilmiah, A. H.-J. C., & 2022, undefined. (2022). Dukungan Sosial dan Culture Shock pada Mahasiswa Rantau Asal Kalimantan di Salatiga. Bajangjournal.Com, 2(4). https://www.bajangjournal.com/index.php/JCI/article/view/4311
Bochner, S. (2003). Culture Shock Due to Contact with Unfamiliar Cultures. https://doi.org/10.9707/2307-0919.1073
Budiono, B., & Prihartanti, N. (2022). Hubungan Penyesuaian Diri Dan Dukungan Sosial Dengan Culture Shock Mahasiswa Rantau Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://eprints.ums.ac.id/id/eprint/106235
Handayani, P. G., & Yuca, V. (2018). Fenomena Culture Shock Pada Mahasiswa Perantauan Tingkat 1 Universitas Negeri Padang. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 6(3), 198–204. https://doi.org/10.29210/129000
Hartaji, D. A., & Damar. (2012). Motivasi Berprestasi pada Mahasiswa yang Berkuliah dengan Jurusan Pilihan Orangtua. Jakarta: Gaung Persada Press.id.scribd.com+1uniad.ac.id+1
Kapplah, & Manners. (2001). Pola adaptasi (adjustment). Diakses dari https://text-id.123dok.com/document/6qmdk85q8-pola-adaptasi-adjustment-tinjauan-pustaka.html
Lawrence, C. P., Moh, D., Mudzakkir, S., & Sos, M. A. (2024). Penyesuaian Diri Mahasiswa Rantau Indonesia Timur di Universitas Negeri Surabaya. Paradigma, 13(1), 11–20. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/58494
Naim, M. (2013). Merantau: pola migrasi suku Minangkabau. 421. https://books.google.com/books/about/Merantau.html?hl=id&id=FcuinQEACAAJ
Olivia, H., Budiman Sudarsono, A., & Sarasati, F. (n.d.). Fenomena Culture shock Mahasiswa Perantauan di Kabupaten Bekasi. Maret, 7(1), 174–184. https://doi.org/10.32509/pustakom.v7i1.3741
Rahmadani, A., & Mukti, Y. R. (2020). Adaptasi akademik, sosial, personal, dan institusional?: studi college adjustment terhadap mahasiswa tingkat pertama. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 8(3), 159. https://doi.org/10.29210/145700
Shabrina Nur Aulia Sasongko1, R. H. (2016). Gambaran College Adjustment Pada Mahasiswa: Studi Deskriptif Di Perguruan Tinggi Yang Menerapkan Hybrid Learning. 4(4), 1–23.
Ward, C., Bochner, S., & Furnham, A. (2020). The Psychology of Culture Shock. The Psychology of Culture Shock. https://doi.org/10.4324/9781003070696
Zhou, Y., Jindal-Snape, D., Topping, K., & Todman, J. (2008). Theoretical models of culture shock and adaptation in international students in higher education. Studies in Higher Education, 33(1), 63–75. https://doi.org/10.1080/03075070701794833
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













