PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI

Authors

  • Kiki Amalia IAIN Pontianak
  • Ema Zati Baroroh IAIN Pontianak
  • Golibatul Hasanah IAIN Pontianak
  • Savina Aulia Yulianti IAIN Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.4546

Keywords:

Anak Usia Dini, Konsep Berhitung, Permainan Edukatif

Abstract

The concept of counting is an important basic concept to learn for early childhood as a form of effort in the development of cognitive abilities. However, there are still children who are reluctant or have difficulty in understanding the concept of counting or simple operations because of the perception of a scary counting concept that is dominated by numbers and formulas. So, it is necessary to provide interesting learning as a forum for early childhood so that they become more interested in learning the concept of counting with a more pleasant atmosphere, one of which is through educational games. Educational games are one of the efforts that can be used to provide stimulation related to counting concepts in a fun way. This research uses a quantitative approach with an experimental method that uses a pre-experiment design of one group pretest-posttest design. Researchers provide treatment in the form of educational games regarding the concept of counting to early childhood. Based on the comparison of the results of the pretest and posttest, there were significant changes in 3 subjects from before and after the treatment in the form of educational games. From this study, it was found that educational games have an influence and are effective for improving early childhood counting skills.

ABSTRAK

Konsep berhitung adalah konsep dasar yang penting untuk dipelajari bagi anak usia dini sebagai salah satu bentuk upaya dalam perkembangan kemampuan kognitifnya. Namun, masih terdapat anak yang enggan atau kesulitan dalam memahami konsep berhitung atau operasi sederhana karena adanya persepsi konsep berhitung yang menakutkan yang didominasi oleh angka dan rumus. Sehingga, perlu adanya pemberian pembelajaran menarik sebagai wadah bagi anak usia dini agar mereka menjadi lebih tertarik untuk mempelajari konsep berhitung dengan suasana yang lebih menyenangkan salah satunya melalui permainan eduakatif. Permainan edukatif menjadi salah satu upaya yang dapat digunakan untuk memberikan stimulasi terkait konsep berhitung dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yang menggunakan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest design. Peneliti memberikan perlakuan berupa permainan edukatif mengenai konsep berhitung kepada anak usia dini. Berdasarkan perbandingan dari hasil pretest dan posttest, terjadi perubahan signifikan terhadap 3 subjek dari sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan berupa pemberian permainan edukatif. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa permainan edukatif memberikan pengaruh serta efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak dini.

 

References

Argaswari, D. P. A. D. (2018). Integrasi Sejarah Matematika untuk Meningkatkan Atensi Siswa. Indonesian Journal of Mathematics Education, 1(1), 59. https://doi.org/10.31002/ijome.v1i1.950

Aviana, R., & Fatichatul Hidayah, F. (2015). Pengaruh Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa Terhadap Daya Pemahaman Materi Pada Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 2 Batang. Journal Pendidikan Sains, 30–33. https://doi.org/https://doi.org/10.26714/jps.3.1.2015.30-33

Baroroh, E. Z., Firmansyah, D., & Hasanah, N. (2023). Efektivitas Achievement Motivation Training (AMT) Berbasis Islam dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Alquran Santri. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 6(1), 35–46. https://doi.org/10.15575/jpib.v6i1.20526

Cipta, D. A. S. (2018). Penerapan Pendekatan Montessori untuk Menanamkan Pemahaman Konsep Bilangan Cacah pada Siswa TK Putera Zaman Malang. Matematika dan Pembelajaran, 6(1), 30–34. https://doi.org/10.33477/mp.v6i1.440

Farhan Arib, M., Suci Rahayu, M., Sidorj, R. A., & Win Afgani, M. (2024). Experimental Research Dalam Penelitian Pendidikan. Journal Of Social Science Research, 4, 5497–5511. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/8468

Fitriawan, F., Krisnawati, N., Eviyanti, N. P., & Ulfa, R. A. (2022). Peningkatan Berhitung Anak Usia Dini Menggunakan Alat Permainan Edukatif Apron Hitung. Absorbent Mind, 2(2), 111–122. https://doi.org/10.37680/absorbent_mind.v2i02.1513

Hidayat, Y., & Al-Audiyah, L. S. (2023). Manfaat Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal INTISABI, 06(02). https://www.researchgate.net/publication/371757431_MANFAAT_PENGGUNAAN_ALAT_PERMAINAN_EDUKATIF_DALAM_PEMBELAJARAN_ANAK_USIA_DINI

Idhayani, N., Nasir, N., & Jaya, H. N. (2020). Manajemen Pembelajaran untuk Menciptakan Suasana Belajar Menyenangkan di Masa New Normal. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1556–1566. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.911

Iskandar, S., & Indaryani, I. (2021). Efektivitas Terapi Bermain “Stik Ice Cream” Terhadap Kemampuan Berhitung Pada Anak Taman Kanak-Kanak (TK). Journal of Nursing and Public Health, 9(2), 94–99. https://doi.org/10.37676/jnph.v9i2.1808

JR, R. R., Luthfi, A., & Fauziddin, M. (2018). Pengaruh Metode Bercerita terhadap Kemampuan Menyimak pada Anak Usia Dini. Aulad?: Journal on Early Childhood, 1(1), 39–51. https://doi.org/10.31004/aulad.v1i1.5

Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. Historis?: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.vXiY.4075

Maria Lily, N., Khotimah, N., & Maarang, M. (2023). Efektivitas Permainan Tradisonal Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini. Murhum?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 296–308. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.214

Maulana, A., Yunitasari, N., Hikmah, R. N., Rusmana, R., & Khomaeny, E. F. F. (2018). Bermain Ludo Untuk Meningkatkan Sosial Anak Usia Dini. Early Childhood?: Jurnal Pendidikan, 2(2a), 36–45. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v2i2a.285

Muzawi, R., Tashid, T., & Nasution, M. (2019). Sistem Monitoring Ketersediaan Bahan Baku Cor Beton Menggunakan Metode Market Basker Analysis. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.47233/jteksis.v1i2.39

Muzdalifah, N., & Novitawati, N. (2024). Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Benda Berdasarkan Fungsi Menggunakan Model PBL dan Metode Tanya Jawab Pada Kelompok A TK Mekar Sari Balangan. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(2), 13. https://doi.org/10.20527/jikad.v4i2.12612

Noor, M. (2021). Novelty/Kebaruan Dalam Karya Tulis Ilmiah Skripsi/Tesis/Disertasi. Mimbar Administrasi Fisip Untag Semarang, 18(1), 14. https://doi.org/10.56444/mia.v18i1.2164

Piaget, J. (1966). The Psychology Of The Child.

Prasetiawan, A. Y. (2019). Perkembangan Golden Age Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Terampil?: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 6(1), 100–114. https://doi.org/10.24042/terampil.v6i1.3829

Priyono, F. H., Rahmawati, A., & Pudyaningtyas, A. R. (2021). Kemampuan Berpikir Simbolik Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara Cendekia, 9(4), 212. https://doi.org/10.20961/kc.v9i4.53280

Putri, H., Susiani, D., Wandani, N. S., & Putri, F. A. (2022). Instrumen Penilaian Hasil Pembelajaran Kognitif pada Tes Uraian dan Tes Objektif. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 4(2), 139–148. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v4i2.2649

Rahayu, E., & Soleha, D. (2023). Penggunaan Konsep Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Dalam Pembelajaran Matematika Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1). https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.4070

Rahmadi. (2011). Pengantar Metodologi Penelitian (Syahrani, Ed.). Antasari Press.

Rina Rowa, Y., Ovaritus Jagom, Y., Veronika Uskono, I., Beda Nuba Dosinaeng, W., Igo Leton, S., J. Fernandez, A., & Lakapu, M. (2021). Pelatihan Pembuatan Alat Peraga dan Pendalaman Konsep Matematika Bagi Guru-Guru SD Se-Kecamatan Molo Utara. Jurnal Abdimas Solidaritas, 1(1), 1.

Syamsudin, A. (2015). Pengembangan Instrumen Evaluasi Non Tes (Informal) untuk Menjaring Data Kualitatif Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1). https://doi.org/10.21831/jpa.v3i1.2882

Veronica, N. (2018). Permainan Edukatif Dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Pedagogi?: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 49. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v4i2.1939

We, A. Y., & Fauziah, P. Y. (2020). Tradisi Kearifan Lokal Minangkabau “Manjujai” untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1339–1351. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.660

Wulandari, H., & Avivah, D. (2023). Mengenalkan Konsep Calistung Yang Menyenangkan Untuk Anak Usia Dini. JECIE, 6(2), 206–216.

Yaswinda, Y., Yulsyofriend, Y., & Sari, H. M. (2020). Analisis Pengembangan Kognitif dan Emosional Anak Kelompok Bermain Berbasis Kawasan Pesisir Pantai. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 996–1008. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.711

Downloads

Published

2025-03-24

How to Cite

Amalia, K., Zati Baroroh, E., Hasanah, G., & Aulia Yulianti, S. (2025). PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(1), 25-39. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.4546

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.