TRANSFORMASI PEDAGOGI ABAD 21: MEWUJUDKAN EKOSISTEM PENDIDIKAN MASA DEPAN YANG ADAFTIF DAN KONSTEKSTUAL

Authors

  • Anna Farida Magister Pedagogi, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Muji Sri Ayu Hastuti Magister Pedagogi, Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10770

Keywords:

Pedagogi Abad Ke-21; Pembelajaran Mendalam; Pendidikan Masa Depan; Pembelajaran Kontekstual; Transformasi Pendidikan.

Abstract

The educational paradigm in the 21st century must change. It must shift from instruction-focused learning to teaching students critical thinking, collaboration, creativity, communication, and character building. The purpose of this article is to examine how contextual learning, immersive learning, and adaptive pedagogy can work together to create a future educational ecosystem that meets the needs of Indonesia. Educational policy documents, renowned national journal articles, and other contextual sources were used in this study, which employed a descriptive-analytical approach. The study suggests that education in Indonesia will shift toward more meaningful, student-centered, technology-enabled learning that emphasizes 21st-century competencies through the integration of TPACK (Teaching, Achieving, and Learning), authentic assessment, and interactive digital learning materials. For Central Kalimantan, this transformation must be accompanied by equitable access, strengthening teacher capacity, and adapting policies to local social and geographic circumstances. According to this article, the future educational ecosystem must be technology-driven and pedagogically immersive, socially contextual, and inclusive in its services.

ABSTRAK

Paradigma pendidikan di abad ke-21 harus berubah. Itu harus beralih dari pembelajaran yang berfokus pada pengajaran yang mengajarkan siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, kreatif, berkomunikasi, dan berkarakter. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat berbagai cara di mana pembelajaran kontekstual, pembelajaran mendalam, dan pedagogi adaptif dapat bekerja sama untuk membuat ekosistem pendidikan masa depan yang sesuai dengan kebutuhan di Indonesia. Dokumen kebijakan pendidikan, artikel jurnal nasional terkenal, dan sumber kontekstual lainnya digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan deskriptif-analitis. Kajian menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia akan berubah ke arah pembelajaran yang lebih bermakna, berpusat pada siswa, didukung teknologi, dan menekankan kompetensi abad ke-21 melalui penggabungan TPACK, penilaian autentik, dan materi pelajaran digital interaktif. Untuk Kalimantan Tengah, transformasi harus dibarengi dengan pemerataan akses, penguatan kapasitas guru, dan penyesuaian kebijakan terhadap keadaan sosial dan geografis setempat. Menurut artikel ini, ekosistem pendidikan masa depan harus berbasis teknologi dan mendalam secara pedagogis, kontekstual secara sosial, dan inklusif dalam layanan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acesta, A. (2020). Analisis kemampuan higher order thinking skills (HOTS) siswa materi IPA di sekolah dasar. Quagga: Jurnal Pendidikan Dan Biologi, 12(2), 170–170. https://doi.org/10.25134/quagga.v12i2.2831

Aisyah, S., & Bakhtiar, A. M. (2022). Pendampingan peserta didik dalam upaya meningkatkan kreativitas siswa serta penambahan wawasan publik speaking. Joyful Learning Journal, 11(4), 179–182. https://doi.org/10.15294/jlj.v11i4.63662

Andriyatno, I., Tamba, R. S. H., Riandi, R., & Supriatno, B. (2023). Inovasi model pembelajaran problem-based learning (PBL) menggunakan teknologi nearpod dan bank sampah digital pada materi perubahan lingkungan. Jurnal Basicedu, 7(3), 1549–1561. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5458

Ardiansyah, A. (2021). Inovasi model pembelajaran bidang IPA untuk meningkatkan hasil belajaran peserta didik dimasa pandemik 19. Jurnal Biogenerasi, 6(1), 55–64. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v6i1.518

Ashari, M. K., Athoillah, S., & Faizin, M. (2023). Model e-asesmen berbasis aplikasi pada sekolah menengah atas di era digital: Systematic literature review. Tadibuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 132–150. https://doi.org/10.30659/jpai.6.2.132-150

Aunurrahman, A. (2020). Taxonomy of educational problems in support of readiness for the implementation of minimum competency assessment and character survey in elementary schools. JETL (Journal Of Education Teaching and Learning), 5(2), 296–296. https://doi.org/10.26737/jetl.v5i2.2145

Bahri, S., Herman, H., Shaleh, M., & Marzuki, M. (2021). Merdeka dalam pembelajaran. Jurnal Ilmiah Al-Jauhari: Jurnal Studi Islam Dan Interdisipliner, 6(2), 209–226. https://doi.org/10.30603/jiaj.v6i2.2170

Basri, M., Arif, S., Heryandi, H., & Samosir, A. S. (2021). School mapping to support the implementation an independent learning-independent campus program in West Lampung regency. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 8(3), 164–164. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v8i3.2408

Budiansyah, B., Laihat, L., & Rantina, M. (2025). Social emotional learning to improve collaboration and questioning skills in elementary schools. Journal of Integrated Elementary Education, 5(1), 188–203. https://doi.org/10.21580/jieed.v5i1.22970

Erlina, A. P. N., Widodo, S., & Handayani, A. D. (2021). Meta – analisis: Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui implementasi pembelajaran kontekstual. VYGOTSKY, 3(2), 111–111. https://doi.org/10.30736/voj.v3i2.403

Fatikasari, F., Yuwono, A., & Sukoyo, J. (2026). Efektivitas model pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran bahasa Jawa dalam materi sastra piwulang. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 29–39. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8903

Granatuma, H. F., & Fatayan, A. (2022). Analisis prestasi peserta didik dilihat dari sistem manajemen berbasis sekolah di sekolah dasar Islam. Jurnal Basicedu, 6(3), 4598–4504. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2828

Haq, M. D., & Prasetiyo, N. T. (2025). Deep learning sebagai pendekatan transformasional dalam pendidikan: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(3), 1826–1842. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.7021

Hasmawati, H., & Muktamar, A. (2023). Asesmen dalam kurikulum merdeka perspektif pendidikan agama Islam. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1(3), 197–211. https://doi.org/10.31004/ijim.v1i3.20

Izzah, N. A., Sembiring, M. M., & Handayani, D. (2024). Instrumen evaluasi berbasis web pada pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 10(1), 103–103. https://doi.org/10.24114/paedagogi.v10i1.59370

Landa, Z. R., Sunaryo, T., & Tampubolon, H. (2021). Pengaruh literasi digital guru dan manajemen pembelajaran terhadap minat belajar peserta didik di SMA Pelita Rantepao. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 718–734. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.529

Louvette, R. H., & Budiyanto, M. (2026). Peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning berbasis STEM. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1346–1357. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10017

Mahyudi, A. (2023). Efektivitas penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(2), 122–127. https://doi.org/10.55681/armada.v1i2.393

Mailani, E., Setiawati, N. A., Surya, E., & Armanto, D. (2022). Implementasi Realistics Mathematic Education dalam meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi/ HOTS pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6813–6821. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2855

Mufida, D. N. (2026). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 untuk melatih keterampilan proses sains siswa SMP pada pembelajaran IPA materi siklus air. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 950–964. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10021

Muhfahroyin, M., & Santoso, H. (2022). Analisis potensi pembelajaran kontekstual konstruktivistik materi ekosistem pada hutan Rejomulyo kota Metro sebagai prototype hutan pembelajaran. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro, 7(1), 28–28. https://doi.org/10.24127/jlpp.v7i1.2073

Natanti, S. E., Dwijayanti, I., & Kusen, K. (2024). Analisis pengaruh pembelajaran sosial emosional (PSE) terhadap karakteristik peserta didik kelas II di SDN Kalicari 01. Journal on Education, 6(4), 19217–19244. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.5922

Oktavianus, A. J. E., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2023). Pemanfaatan artificial intelligence pada pembelajaran dan asesmen di era digitalisasi. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 5(2), 473–486. https://doi.org/10.53693/kst.v5i02.975

Palimbong, W., & Sanoto, H. (2024). Pengembangan instrumen motivasi belajar tematik untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(1), 707–718. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.7201

Qolamani, K. I. B., & Mohammed, M. M. (2023). The digital revolution in higher education: Transforming teaching and learning. Qalamuna: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Agama, 15(2), 837–846. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i2.3905

Ramadhani, A. R., Muhammada, M., & Ma’ruf, A. (2024). Inovasi media pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis microsoft teams di SMKN 1 Purwosari. At-Tadib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 20–31. https://doi.org/10.47498/tadib.v16i1.3007

Ratnawati, E., Kristiyani, N., Azainil, A., Nugroho, D., & Bukari, M. R. (2026). Kepemimpinan digital sebagai penggerak transformasi manajemen sekolah menuju pembelajaran berbasis chromebook di SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 419–431. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9717

Riza, F., & Yoto, Y. (2023). Membangun kecerdasan emosional siswa SMK untuk menjawab tantangan industri modern. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 8(4), 940–940. https://doi.org/10.28926/briliant.v8i4.1643

Rochmawati, D. R., Arya, I., & Zakariyya, A. (2023). Manfaat kecerdasan buatan untuk pendidikan. Jurnal Teknologi Komputer Dan Informatika, 2(1), 124–134. https://doi.org/10.59820/tekomin.v2i1.163

Singh, A., & Manjaly, J. A. (2022). Using curiosity to improve learning outcomes in schools. SAGE Open, 12(1). https://doi.org/10.1177/21582440211069392

Susilawati, E., Khaira, I., Atmawarni, & Kesuma, S. (2022). Implementasi model penilaian berbasis digital automated short essay scoring (ASES) untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi Dalam Pendidikan, 9(2). https://doi.org/10.24114/jtikp.v9i2.41937

Syamsiyati, R. N. (2020). Implementasi pemetaan mutu PAUD di masa pandemi Covid 19. Buana Gender: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(2), 137–150. https://doi.org/10.22515/bg.v5i2.2822

Utsman, M., Bahtiar, B., & Yakin, N. (2022). Upaya meningkatkan infrastruktur pembelajaran dan lingkungan untuk berkelanjutan praktik mutu pendidikan. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 7(2), 143–152. https://doi.org/10.15575/isema.v7i2.18626

Wahyudi, W. (2022). Analisis efektifitas gerakan sekolah menyenangkan dalam membangun karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Soebono Mantofani. BUDAI: Multidisciplinary Journal of Islamic Studies, 1(2), 98–108. https://doi.org/10.30659/budai.1.2.98-108

Wibawa, K. A., Legawa, I. M., Wena, I. M., Seloka, I. B., & Laksmi, A. A. R. S. (2022). Meningkatkan pemahaman guru tentang kurikulum merdeka belajar melalui direct interactive workshop. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(2), 489–496. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i2.3763

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Farida, A., & Hastuti, M. S. A. (2026). TRANSFORMASI PEDAGOGI ABAD 21: MEWUJUDKAN EKOSISTEM PENDIDIKAN MASA DEPAN YANG ADAFTIF DAN KONSTEKSTUAL. MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 492–502. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10770

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.