PENGUATAN DEMOKRASI PENDIDIKAN MELALUI PEMBELAJARAN KOLABORATIF DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10768Keywords:
Demokrasi Pendidikan, Pembelajaran Kolaboratif, Partisipasi SiswaAbstract
emocratic education has become a crucial demand in 21st-century learning, emphasizing active participation, equality, and students’ freedom of expression; however, classroom practices are still predominantly teacher-centered, limiting student engagement in the learning process. This study aims to analyze the strengthening of educational democracy through the implementation of collaborative learning practices at SMAN 2 Sampit, focusing on enhancing student participation, critical thinking skills, and the internalization of democratic values. This research employed a qualitative approach with a case study design, involving two teachers and thirty eleventh-grade students as research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation over a two-month period. The data analysis followed systematic stages, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that collaborative learning significantly increases students’ active participation in discussions, encourages confidence in expressing opinions, and fosters critical thinking through group interaction. Furthermore, this approach contributes to the internalization of democratic values such as tolerance, cooperation, and responsibility among students. In conclusion, collaborative learning is proven to be an effective pedagogical strategy in strengthening educational democracy in secondary school contexts.
ABSTRAK
Pendidikan demokratis menjadi salah satu tuntutan penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang menekankan partisipasi aktif, kesetaraan, dan kebebasan berpendapat peserta didik, namun praktik pembelajaran di sekolah masih cenderung berpusat pada guru sehingga membatasi keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan demokrasi pendidikan melalui praktik pembelajaran kolaboratif di SMAN 2 Sampit. Fokus penelitian ini adalah bagaimana implementasi pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan partisipasi, kemampuan berpikir kritis, serta nilai-nilai demokrasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 2 guru dan 30 siswa kelas XI, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama dua bulan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi, mendorong keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui interaksi kelompok. Selain itu, pembelajaran ini juga berkontribusi dalam menginternalisasi nilai-nilai demokrasi seperti toleransi, kerja sama, dan tanggung jawab. Dengan demikian, pembelajaran kolaboratif terbukti menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat demokrasi pendidikan di lingkungan sekolah menengah.
Downloads
References
Anderson, J., Smith, R., & Lee, K. (2021). Student-centered learning and engagement. Educational Review, 73(4), 512–528. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2021.100390
Aristiawan, A., Masitoh, S., & Nursalim, M. (2023). Profil pelajar Pancasila menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0 dan human society 5.0 dalam kajian filsafat ilmu pengetahuan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1). https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.4205
Chen, B., Wang, Q., & Lee, M. (2022). Online collaborative learning: Theory and practice. Computers & Education, 179, 104350. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104350
Fakurulloh, Y. A. (2022). Peran pendidikan Pancasila dalam membangun karakter peserta didik. Educare: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(1), 15–20. https://doi.org/10.56393/educare.v2i1.1104
Hafni, N. D., & Shofwan, A. M. (2023). Pendidikan karakter untuk membangun anak didik yang memiliki keseimbangan IQ, EQ, dan SQ. Jurnal Bocil: Journal of Childhood Education Development and Parenting, 1(1), 17–25. https://doi.org/10.28926/bocil.v1i1.726
Huang, R., Spector, J. M., & Yang, J. (2022). Designing collaborative learning environments. Educational Research Review, 36, 100436. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2022.100436
Istianah, A., Maftuh, B., & Malihah, E. (2023). Konsep sekolah damai: Harmonisasi profil pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Jurnal Education and Development, 11(3), 333–342. https://doi.org/10.37081/ed.v11i3.5048
Jusrianto, J., Sinring, A., Kamaruddin, S. A., & Nur, H. (2025). Model pembelajaran abad 21 yang efektif di sekolah dasar: Sebuah systematic literature review. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1931–1941. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.7538
Kardiman, Y., Maiwan, M., Raharjo, R., & Pinandhita, P. (2025). Deliberation and consensus as the implementation of Pancasila democracy. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 103–116. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-372-6_11
Khoirunisa, A. Z., Sunarya, I. K., & Rahdiyanta, D. (2020). Dampak implementasi model pembelajaran project-work berbasis karakter terhadap sikap dan prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin, 5(1), 57–68. https://doi.org/10.21831/dinamika.v5i1.30996
Labib, M., Harsanto, B. T., & Nuraini, H. (2023). Public Policy and Management Inquiry, 7(2), 735. https://doi.org/10.20884/1.ppmi.2023.7.2.9641
Li, X., Zhang, Y., & Chen, G. (2024). Effectiveness of collaborative learning in modern education. Computers & Education, 198, 104123. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2024.104123
Magerøy, S. M. (2023). Democracy in education: Student participation. Frontiers in Education, 8, 1321034. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1321034
Maranjaya, A. K. (2022). Good governance sebagai tolak ukur untuk mengukur kinerja pemerintahan. Jurnal Sosial Teknologi, 2(11), 929–941. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i11.474
Miller, T., Brown, K., & White, J. (2023). Critical thinking in collaborative learning. Teaching and Teacher Education, 120, 103789. https://doi.org/10.1016/j.tate.2023.103789
OECD. (2018). Education for democratic citizenship. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264307288-en
Park, S., Kim, H., & Lee, J. (2024). Student engagement in collaborative learning environments. Computers & Education, 200, 104567. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2024.104567
Pasaribu, S., & Hutagaol, N. S. M. (2025). Strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa di sekolah menengah: Kajian teoritis dan implikasinya dalam pembelajaran modern menggunakan model pembelajaran PBL (problem based-learning). Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(4), 8440–8445. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.53575
Pradnyana, I. K. A., Agustini, K., & Santyasa, I. W. (2021). Pengembangan e-modul interaktif kolaboratif pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar. Jurnal Jendela Pendidikan, 1(4), 218–225. https://doi.org/10.57008/jjp.v1i04.24
Raden, A., & Nurdin, N. (2021). Dimensions of application of cooperative script method in sociology learning. SocioEdu: Sociological Education, 2(2), 13–20. https://doi.org/10.59098/socioedu.v2i2.485
Rahman, F., Hidayat, T., & Putri, N. (2024). Collaborative pedagogy in secondary education. Journal of Education for Teaching, 50(2), 145–160. https://doi.org/10.1080/13540602.2024.2312456
Sihite, M. S. R., Sormin, D. F., Panggabean, N. E., & Simorangkir, M. S. (2025). Efektivitas pembelajaran berkolaborasi dalam meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 2098–2101. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i2.43758
Sipahutar, C. (2022). Penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) dalam blended learning untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, dan penguasaan konsep matematika kelas IV sekolah dasar XYZ Jakarta. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 1119–1133. https://doi.org/10.23887/jp.v7i2.6322
Suryaningsih, T., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Membentuk profil pelajar Pancasila dimensi berkebinekaan global melalui pendidikan multikultural di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(3). https://doi.org/10.20961/jdc.v7i3.79594
Sutama, S., Suyatmini, S., & Narimo, S. (2020). Pemberdayaan peserta didik mandiri dan bermartabat dalam pembelajaran matematika berbasis double loop learning. Manajemen Pendidikan, 15(2), 126–141. https://doi.org/10.23917/jmp.v15i2.12789
Tanamal, D., & Prasetiyo, W. H. (2023). Penguatan profil pelajar Pancasila berbasis projek di SMA Batik 1 Surakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 20(2), 219. https://doi.org/10.24114/jk.v20i2.49021
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













