PENGARUH LATIHAN POLA STROKE TEKNIK PUKULAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BULUTANGKIS PADA PB. TARUNA JAYA PAGUTAN MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v4i4.10459Keywords:
Latihan Pola Stroke, Kemampuan SmashAbstract
ABSTRACT
This study is grounded in findings indicating that the effectiveness of badminton athletes’ smash strokes remains suboptimal, as reflected in low accuracy and consistency when directing the shuttlecock into the opponent’s court. This condition highlights the need for a more structured and targeted technical training approach. The aim of this study is to examine the effectiveness of stroke pattern training in improving badminton athletes’ smash performance. The research employed an experimental method with a one group pre-test–post-test design involving 16 athletes as research subjects. Data were collected using a smash accuracy test, while data analysis was conducted using a paired sample t-test to determine differences before and after the treatment. The results showed a significant improvement, indicated by a t-value of 4.540 and a significance level of 0.000 < 0.05. These findings suggest that stroke pattern training provides a substantial contribution to enhancing smash technique quality, particularly in terms of accuracy and shot control. Practically, this study confirms that systematically structured and repetitive technical training can serve as an effective strategy to support the sustainable development of badminton athletes’ performance.
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari temuan bahwa efektivitas pukulan smash atlet bulutangkis masih belum optimal, yang tercermin dari rendahnya akurasi dan konsistensi saat mengarahkan shuttlecock ke area lawan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap pendekatan latihan teknik yang lebih terarah dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas latihan pola stroke dalam meningkatkan kemampuan smash atlet bulutangkis. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test–post-test design yang melibatkan 16 atlet sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes ketepatan smash, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditandai dengan nilai t hitung sebesar 4,540 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan pola stroke mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas teknik smash, khususnya pada aspek ketepatan dan kontrol pukulan. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan latihan teknik yang dilakukan secara berulang dan terstruktur dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan performa atlet bulutangkis secara berkelanjutan.
Downloads
References
Adiguna, C., Januarto, O. B., Adi, S., & Wiguno, L. T. H. (2022). Upaya peningkatan pukulan forehand dropshot bulutangkis menggunakan metode variasi latihan untuk usia 8–12 tahun PB. Brawijaya JR Kota Malang. Sport Science and Health, 4(9), 788–802. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1746583
Adi, S., Arbanisa, W., & Winoto, A. (2023). Program latihan beban pada olahraga bulutangkis: Sebuah tinjauan pustaka. Citius: Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan, 3(2), 146–154. https://doi.org/10.32665/citius.v3i2.2317
Dhanamjaya, I. N. K., Sudiana, I. K., & Swadesi, I. K. I. (2023). Pengaruh pelatihan forehand dan backhand stroke terhadap ketepatan servis bulutangkis ditinjau dari kekuatan otot lengan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 9(2), 262–273. https://doi.org/10.5281/zenodo.8122585
Digantara, T., Ngadiman, N., Festiawan, R., Kusuma, I. J., & Wahono, B. S. (2020). Korelasi power otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan smash bulutangkis. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 10(2), 46–52. https://journal.unnes.ac.id/nju/miki/article/view/27334
Fahrizal, M. R. D., & Herpandika, R. P. (2023). Hubungan koordinasi mata tangan, kelentukan pergelangan dan konsentrasi dengan ketepatan shooting petanque Puslatkab Kabupaten Mojokerto. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 4(2), 157–162. https://doi.org/10.46838/spr.v4i2.345
Febiasnyah, A., Nugroho, S., & Hidayat, A. S. (2024). Pengaruh latihan pola smash kanan-kiri terhadap akurasi smash peserta ekstrakurikuler bulutangkis. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(6), 476–481. https://doi.org/10.37630/jpo.v14i6.2109
Gusrinaldi, I., Irawan, R., Kiram, Y., & Edmizal, E. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan teknik pukulan dropshot forehand atlet bulutangkis. Jurnal Patriot, 2(4), 1047–1060. http://patriot.ppj.unp.ac.id/index.php/patriot/article/view/729
Ihsan, F., Nasrulloh, A., Nugroho, S., & Kozina, Z. (2024). Optimizing physical conditioning programs for badminton athletes: A comprehensive review of training strategies—a systematic review. Retos, 54, 488–498. https://doi.org/10.47197/retos.v54.103208
Isra, Z., & Asnaldi, A. (2020). Analisis koordinasi teknik jump smash pemain bulutangkis PB. Formula Padang Panjang. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 12(1), 45–55. https://ejournal.upi.edu/index.php/jko/article/view/24013
Kamaruddin, I. (2019). Pengaruh kemampuan fisik terhadap keterampilan smash dalam permainan bulutangkis. SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation, 2(2), 114–127. https://eprints.unm.ac.id/20987/
Le Mansec, Y., Perez, J., Rouault, Q., Doron, J., & Jubeau, M. (2020). Impaired performance of the smash stroke in badminton induced by muscle fatigue. International Journal of Sports Physiology and Performance, 15(1), 52–59. https://doi.org/10.1123/ijspp.2018-0697
Lestari, O., & Aryani, Z. (2024). Pembelajaran serta pengenalan olahraga bulu tangkis pada usia sekolah dasar. Jurnal Insan Cita Pendidikan (Iceni), 1(4), 1–8. https://iceni.org/index.php/iceni/article/view/112
Ma’ruf, A. I., Pratama, T. G., & Maulana, V. S. (2024). Pengaruh latihan superdrill terhadap konsistensi pukulan groundstroke pada atlet tenis junior Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 20(1), 94–99. https://jurnal.uny.ac.id/index.php/jpji/article/view/73709
Rahman, F., Budi, I. S., & Kuncoro, A. D. (2021). Efek kombinasi latihan eccentric dan neuromuscular electrical stimulation (NMES) pada daya tahan otot tungkai pemain badminton amatir: Case report. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(2), 70. https://doi.org/10.22146/jkesvo.62383
Saputra, D. R., Saputra, D. I. M., & Zahra, J. G. (2023). Pengaruh latihan strokes smash dan latihan drills smash terhadap ketepatan jumping smash di Persatuan Bulutangkis Bungo Sport. Jurnal Muara Olahraga, 6(1), 29–42. https://doi.org/10.52060/jmo.v6i1.1795
Setyawan, A., Septianingrum, K., & Wahyudi, A. N. (2024). Analisis teknik smash penuh pemain bulutangkis pemula klub Rajawali. Dharmas Journal of Sport, 4(1), 30–36. https://ejournal.undhari.ac.id/index.php/djs/article/view/1179
Siahaan, D., Sirait, D. F., & Ramadan, T. I. (2024). Pengaruh program latihan terstruktur terhadap perkembangan kecepatan atlet dalam sprint 100 meter. Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga, 5(2), 623–628. https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JUMPER/article/view/3035
Sudiadharma, S., & Ishak, M. (2020). Pengaruh latihan pull over terhadap kemampuan smash pada permainan bulutangkis. Competitor, 10(2), 67–73. https://www.neliti.com/publications/318638/pengaruh-latihan-pull-over-terhadap-kemampuan-smash-pada-permainan-bulutangkis
Suharto, T. H. (2019). Meningkatkan keterampilan footwork atlet bulutangkis usia 6–12 tahun dengan pendekatan bermain. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 18(1). http://dx.doi.org/10.20527/multilateral.v18i1.6569
Syahrim, W. E. P., Azhar, M. U., & Risnah, R. (2019). Efektifitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke: Study systematic review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 2(3), 186–191. https://doi.org/10.56338/mppki.v2i3.805
Taufik, K., & Hulfian, L. (2024). Kontribusi latihan smash satu arah dan latihan smash dua arah terhadap ketepatan smash bulu tangkis. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 5(1), 33–39.
https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JOK/article/view/3721














