PENGEMBANGAN MEDIA DIORAMA IPA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v6i4.15222Keywords:
Media Diorama, Budaya Lokal, Keterampilan Berpikir KritisAbstract
This study was motivated by the low level of students’ critical thinking skills in science learning and the suboptimal use of contextual learning media based on local culture. This study aimed to develop a local culture-based science diorama that is valid, practical, and effective in improving the critical thinking skills of fifth-grade elementary school students. This study employed a Research and Development (R&D) method using the DDD-E model, which consists of Decide, Design, Develop, and Evaluate. The effectiveness test involved 26 fifth-grade students at SD Negeri Kalia. Data were collected through expert validation, teacher and student response questionnaires, observations of learning implementation, and critical thinking skills tests. The data were analyzed using Aiken’s V, practicality analysis, N-Gain, and the Paired Samples t-Test. The results showed that the local culture-based science diorama had high validity, with an Aiken’s V coefficient of 0.99. The practicality of the media was indicated by teacher and student responses of 91.6% and 91%, respectively, while learning implementation reached 94.23%, categorized as very good. Students’ critical thinking skills increased from a mean pretest score of 41.95 to a posttest score of 86.44, with an N-Gain score of 0.77, categorized as high. Improvements occurred across all critical thinking indicators: interpretation (0.75), analysis (0.77), evaluation (0.78), inference (0.86), and explanation (0.74). The highest improvement was found in inference (0.86), while the lowest was found in explanation (0.74), although both were categorized as high. The Paired Samples t-Test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference in students’ critical thinking skills before and after using the media. Therefore, the local culture-based science diorama was considered valid, practical, and demonstrated effectiveness in supporting the improvement of fifth-grade elementary school students’ critical thinking skills..
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA serta belum optimalnya penggunaan media pembelajaran yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media diorama IPA berbasis budaya lokal yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model DDD-E yang meliputi Decide, Design, Develop, dan Evaluate. Subjek uji efektivitas terdiri atas 26 siswa kelas V SD Negeri Kalia. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons guru dan siswa, observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes keterampilan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan Aiken’s V, analisis kepraktisan, N-Gain, dan Paired Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media diorama IPA berbasis budaya lokal memiliki validitas tinggi dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,99. Kepraktisan media ditunjukkan oleh respons guru sebesar 91,6% dan respons siswa sebesar 91%, sedangkan keterlaksanaan pembelajaran mencapai 94,23% dengan kategori sangat baik. Keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari rata-rata skor 41,95 pada pretest menjadi 86,44 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,77 yang termasuk kategori tinggi. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, yaitu interpretation (0,75), analysis (0,77), evaluation (0,78), inference (0,86), dan explanation (0,74). Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator inference (0,86), sedangkan terendah pada explanation (0,74), meskipun keduanya berada dalam kategori tinggi. Hasil Paired Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penggunaan media. Dengan demikian, media diorama IPA berbasis budaya lokal dinyatakan valid, praktis, dan menunjukkan efektivitas dalam mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar.
Downloads
References
Ardi, R., Saputra, E. E., Parisu, C. Z. L., Permatasari, S. J., & Nurhaswinda. (2024). Studi literature : integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran untuk menanamkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Catha of Journal: Creative and Innovative Research, 1(1). https://doi.org/10.31004/catha.v1i1.7
Dewi, R. P., & Tyas, D. N. (2025). The development of PBL-based water cycle diorama media to improve grade V learning outcomes. Jurnal Prima Edukasia, 13(2), 256–272. https://doi.org/10.21831/jpe.v13i2.83639
Hermayunita, H., Riyanti, H., & Lubis, P. H. M. (2024). Pengembangan media diorama pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4), 5165–5174. https://doi.org/10.58230/27454312.1054
Karimah, R. L., Alfi, C., & Fatih, M. (2023). Pengembangan media pembelajaran diorama pada materi siklus air untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPT SDN Jatitengah 01 Kabupaten Blitar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 08(1), 5605–5619. https://doi.org/10.23969/jp.v8i1.8726
Lailiyah, N. N., & Widiyono, A. (2023). Pengembangan media diorama berbasis STEAM untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. BASICA, 3(1), 95–108. https://doi.org/10.37680/basica.v3i1.3678
Laksana, D. N. L., & Widiastika, I. G. (2017). Pengembangan multimedia pembelajaran tematik sekolah dasar berbasis budaya lokal masyarakat Flores. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 2(2), 151–162. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/pgsd/article/view/549
Landina, I. A. P. L., & Agustiana, I. G. A. T. (2022). Meningkatkan berpikir kritis siswa melalui media pembelajaran flipbook berbasis kasus pada muatan IPA kelas V SD. Jurnal Mimbar Ilmu, 27(3), 443–452. https://doi.org/10.23887/mi.v27i3.52555
Manuarti, N. K. S. A., & Putra, M. (2021). Pengembangan media puzzle materi struktur dan fungsi bagian-bagian tumbuhan pada muatan pelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 5(1), 129–134. https://doi.org/10.23887/jppp.v5i1.32892
MY, N., Nurlina, N., & Ma’ruf, M. (2023). Analysis of critical thinking skills of elementary school students through integrated problem-based learning model with mind mapping. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 1373–1380. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.445
Nasution, N. S., & Anas, N. (2024). Development of water cycle diorama media to improve students’ critical thinking ability. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 6(2), 58–72. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v6i2.5204
Nurhidayati, S. (2021). Mengintegrasikan potensi lokal daerah dalam matakuliah telaah kurikulum untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa belajar merdeka. Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Dan Terapan, 1(1), 100–105. https://doi.org/10.36312/pjipst.v1i1.28
Sinaga, H., & Anas, N. (2022). Development of student worksheets based on critical thinking biotechnology materials for third grade (IX class) of junior high school. Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus, 8(2), 355–363. https://doi.org/10.36987/jpbn.v8i2.2761
Sulistriani, Santoso, J., & Octaviani, S. (2021). Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Journal of Elementary School Education, 1(2), 57–68. https://doi.org/10.52657/jouese.v1i2.1517
Utami, P., & Kusumawati, T. I. (2025). Development of 3D motion diorama learning media to improve students’ critical thinking skills. Journal of Elementary Educational Research, 5(1), 1–20. https://doi.org/10.30984/jeer.v5i1.1374
Woda, D. D., & Hadi, M. S. (2025). The influence of local cultural learning on critical thinking skills of elementary school students. Bulletin of Science Education, 5(1). https://doi.org/10.51278/bse.v5i1.1663
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















