PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR SENI BUDAYA PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 6 PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.14922Keywords:
YouTube, Sumber Belajar, Seni Budaya, Learning Outcomes, Media Pembelajaran.Abstract
The use of digital learning resources has become important in Arts and Culture learning because it provides accessible visual and practical materials. This study aims to analyze the use of YouTube as a learning resource for Arts and Culture among tenth-grade students at SMA Negeri 6 Pontianak. A descriptive qualitative approach was employed from May 10 to June 21, 2026. The informants consisted of two Arts and Culture teachers and five tenth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was examined through source and technique triangulation. The results show that YouTube was utilized through instructional videos, practice tutorials, performance documentation, examples of artworks, and independent learning. Its use supported students’ attention, motivation, participation, understanding, independence, and skills in observing, identifying, analyzing, appreciating, and practicing Arts and Culture materials. However, its implementation faced challenges related to internet connectivity, digital literacy, content suitability, and the need for teacher guidance. These findings indicate that optimizing YouTube requires relevant content selection and structured teacher guidance.
ABSTRAKPemanfaatan sumber belajar digital menjadi bagian penting dalam pembelajaran Seni Budaya karena dapat menyediakan materi visual dan praktik yang mudah diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan YouTube sebagai sumber belajar Seni Budaya pada peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada 10 Mei–21 Juni 2026. Informan terdiri atas dua guru Seni Budaya dan lima peserta didik kelas X yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube dimanfaatkan melalui video pembelajaran, tutorial praktik, dokumentasi pertunjukan, contoh karya seni, dan belajar mandiri. Pemanfaatannya mendukung perhatian, motivasi, partisipasi, pemahaman, kemandirian, serta keterampilan mengamati, mengidentifikasi, menganalisis, mengapresiasi, dan mempraktikkan materi Seni Budaya. Namun, pemanfaatan YouTube menghadapi kendala jaringan internet, literasi digital, kesesuaian konten, dan kebutuhan pendampingan guru. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi YouTube memerlukan seleksi konten yang relevan dan bimbingan guru secara terarah.
Downloads
References
Anggraeni, S. N., & Handayani, E. W. (2021). YouTube sebagai media pembelajaran seni tari secara daring di kelas XI SMAN 1 Kademangan Blitar. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 10(2), 296–310. https://doi.org/10.26740/jps.v10n2.p296-310
Bagus, I., Arta, A., & Oka, A. A. G. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran seni budaya pada era distrupsi. Jurnal Wawasan Sastra, 1(1). https://doi.org/10.53977/jws.v1i1.991
Fadya, N. A., Demaisha, Y., & Gusmaneli. (2025). Desain pembelajaran PAI dan persoalan gaya belajar peserta didik. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran (JTPP), 3(2), 237–243. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/1170
Hendrik. (2023). Analisis manfaat media YouTube dalam proses pembelajaran siswa kelas V SDN 7 Kesu. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 1(1), 162–173. https://doi.org/10.54066/jupendis-itb.v1i1.159
Irani, H. A., Ananda, A., Montessori, M., & Indrawadi, J. (2024). Pemanfaatan sumber belajar digital dalam pembelajaran PAI. Analysis, 2(1), 179–186. https://doi.org/10.65311/j.analysis.v2i1.606
Kusumaningrum, H., Salsabila, U. H., Rahmanti, N., Kasanah, I. N., & Kurniawan, D. S. (2022). Optimalisasi media YouTube sebagai media pembelajaran daring. SALIHA: Jurnal Pendidikan & Agama Islam, 5(1), 92–114. https://doi.org/10.54396/saliha.v5i1.223
Makbul, M. (2021). Metode pengumpulan data dan instrumen. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399–405. https://doi.org/10.31219/osf.io/svu73
Mardiana, E., Kusuma, Z. N. A. W., & Iskandar, S. (2024). Karakteristik dan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran abad 21 di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 247–256. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/20988
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102
Mikaresti, P., & Meylani, Y. (2023). Optimalisasi penyampaian materi pembelajaran seni budaya dan prakarya melalui pembelajaran terpadu berbasis GPO. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 4(1), 48–57. https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i1.9482
Nugrahani, W. F., & Abduh, M. (2025). Bagaimana peran & dampak YouTube dan TikTok bagi siswa sekolah dasar? Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 145–158. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.945
Puspitawati, N. L. A. (2022). Penggunaan YouTube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 11(1), 11–23. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752
Rijali, A. (2018). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374
Rusydiyah, E. F., Rahman, M. R., Rahmadila, A. S., Zuhriah, A., & Damayanti, F. A. (2023). Efektivitas media YouTube sebagai sumber belajar dalam membentuk kreativitas siswa pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya di SD/MI. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1). https://doi.org/10.29240/jpd.v7i1.6967
Sahida, N. N., Rokmanah, S., & Syachruroji, A. (2023). Literature review: Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 3491–3503. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v14i2.3903
Siti Zulaiha B. Abas, & Supi’ah. (2025). Integrasi teknologi digital dalam pengembangan sistem akuntansi modern. Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting, 2(2), 214–223. https://doi.org/10.52620/jseba.v2i2.210
Suyuti, Wahyuningrum, P. M. E., Jamil, M. A., Nawawi, M. L., Rusmayani, N. G. A. L., & Aditia, D. (2024). Analisis efektivitas penggunaan teknologi AI. Journal of Education, 2(1), 330–341. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.2908
Syafi’i, M. I. (2023). Analisis konseptual dasar ilmu pendidikan dalam teori pembelajaran modern. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (Sinova), 1(3), 117–122. https://doi.org/10.71382/sinova.v1i3.36
Utami, F. T., & Zanah, M. (2021). YouTube sebagai sumber informasi bagi peserta didik di masa pandemi COVID-19. Jurnal Sinestesia, 11(1), 78–84. https://doi.org/10.53696/27219283.64
Valentina, A. D., Prayogo, M. S., Mawardahdi, A. N., & Fitria, D. N. (2025). Tinjauan pustaka efektifivitas media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 16–20. https://doi.org/10.56842/pendikdas.v6i2.828
Widiyarto, S. (2026). Integrasi YouTube sebagai sumber belajar dalam pembelajaran menulis teks persuasi: Studi kasus di sekolah menengah pertama. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 10(1), 18–26. https://jurnal.unigal.ac.id/literasi/article/view/23136
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















