EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF EDUCAPLAY TERHADAP KETERCAPAIAN PRINSIP PEMBELAJARAN MENDALAM PADA IPAS KELAS V
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.14873Keywords:
Educaplay, Ipas, Pembelajaran MendalamAbstract
The implementation of deep learning principles in primary school natural and social sciences (IPAS) instruction still encounters numerous pedagogical constraints, including low learner engagement, suboptimal interactive media integration, and the persistence of teacher-centered teaching practices. These obstacles cause students to remain passive recipients of facts who struggle to connect scientific concepts with real-world phenomena. This study aimed to analyze the effectiveness of the Educaplay interactive media in achieving deep learning principles in fifth-grade IPAS instruction at SDN Ngarus 02 Pati. A quantitative pre-experimental method employing a one-group pretest-posttest design was utilized. The research subjects comprised 33 fifth-grade students selected via purposive sampling. Data were accumulated through validated cognitive achievement tests, deep learning questionnaires, classroom observation sheets, and documentation. Hypothesis testing through a paired sample t-test yielded a significance value of 0.000 (p<0.05) with a t_"count" of -12.389, confirming a statistically significant difference between pretest and posttest performances. Classical learning mastery increased substantially from 6.00% in the pretest to 96.97% in the posttest. The digital game-based activities successfully facilitated the three pillars of deep learning, namely mindful learning, meaningful learning, and joyful learning. Consequently, the interactive platform Educaplay is empirically proven to be effective in supporting the attainment of deep learning principles in fifth-grade elementary IPAS education.
ABSTRAK
Penerapan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya keterlibatan siswa, kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif, serta dominasi pembelajaran yang berpusat pada guru. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung pasif dan kesulitan menghubungkan konsep sains dengan fenomena nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media interaktif Educaplay terhadap ketercapaian prinsip pembelajaran mendalam pada mata pelajaran IPAS kelas V di SDN Ngarus 02 Pati. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes kognitif, angket ketercapaian prinsip pembelajaran mendalam, observasi aktivitas kelas, dan dokumentasi yang telah teruji validitas serta reliabilitasnya. Hasil pengujian hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dengan nilai t_"hitung" sebesar -12,389, yang membuktikan adanya perbedaan kemampuan sains siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Persentase ketuntasan belajar klasikal siswa melonjak dari 6,00% pada pretest menjadi 96,97% pada posttest. Aktivitas berbasis permainan digital terbukti mampu memfasilitasi ketiga pilar pembelajaran mendalam, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Dengan demikian, media interaktif Educaplay terbukti efektif dalam mendukung ketercapaian prinsip pembelajaran mendalam pada pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar.
Downloads
References
Alfiatunnisa, R. N., Syafe’i, I., & Sunarto, S. (2026). Model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(3), 2256–2265. https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.12932
Andreani, D., & Gunansyah, G. (2023). Persepsi guru sekolah dasar tentang mata pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(9), 1987–1998. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/54388
Astuti, D., & Wicaksana, M. F. (2026). Pembelajaran mendalam pada materi hikayat sebagai alternatif pendidikan karakter kelas X SMK. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1115–1125. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10805
Dewi, A. A. K., & Rusilowati, A. (2025). Pengaruh penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Muhammadiyah Karangturi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 259–267. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/download/29689/14207
Ge’e, R. S., & Dahlan, Z. (2025). Pengaruh media interaktif Educaplay terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 339–349. https://doi.org/10.37329/cetta.v8i2.4184
Hajirasouli, A., & Banihashemi, S. (2022). Augmented reality in architecture and construction education: State of the field and opportunities. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 19(1), Article 39. https://doi.org/10.1186/s41239-022-00343-9
Insani, Z. N., Azani, M. Z., & Mustofa, T. A. (2025). Implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam dimensi bernalar kritis melalui proyek pada Kurikulum Merdeka. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 620–628. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4859
Jannah, A. R., Rahmawati, I., & Reffiane, F. (2020). Keefektifan model PBL berbantu media audio-visual terhadap hasil belajar tema indahnya keberagaman di negeriku. Mimbar PGSD Undiksha, 8(3), 342–350. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v8i3.28951
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 003/H/KR/2024. Kemendikbudristek.
Mandalika, K. S. B., Suryawan, I. G. A. J., & Primayana, K. H. (2026). Integrasi contextual teaching and learning dan meaningful learning dalam pembelajaran sekolah dasar: Kajian literatur sistematis. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 1930–1943. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10631
Muttaqin, Z., Hadi, E., Hapipi, H., & Jayadi, U. (2025). Analisis penerapan deep learning dalam pembelajaran di sekolah dasar: Studi empiris di Kota Mataram. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(6), 651–660. https://doi.org/10.54443/sibatik.v4i6.2795
Putri, S. D. J., Putri, D. A. A., & Rini, N. O. (2025). Pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan website Educaplay terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. PERMAI: Jurnal Pendidikan dan Literasi Madrasah Ibtida'iyah, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.63889/permai.v4i1.242
Putri, S. F. R. A., Afifah, S. N., Larasati, D. A., & Virgiawan, D. B. (2026). Pengaruh pemanfaatan media interaktif Educaplay terhadap partisipasi aktif siswa pada pembelajaran IPS. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(3), 2605–2613. https://doi.org/10.51878/social.v6i3.13424
Rahmawati, Y., Mu'ti, A., Suyanto, S., & Herianingtyas, N. L. R. (2025). Pembelajaran mendalam: Transformasi pembelajaran menuju pendidikan bermutu. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1281
Rochmah, N., & Alifiani, A. (2026). Deep learning pedagogy dalam perspektif konstruktivisme: Systematic literature review terhadap pemahaman konseptual. MANDALIKA: Mathematics and Educations Journal, 8(1), 71–84. https://doi.org/10.29303/jm.v8i1.11322
Said, S. (2023). Peran teknologi digital sebagai media pembelajaran di era abad 21. Jurnal PenKoMi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi, 6(2), 194–202. https://doi.org/10.33627/pk.62.1300
Santiani, S. (2025). Analisis literatur: Pendekatan pembelajaran deep learning dalam pendidikan. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(3), 50–57. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357
Sinaga, G. X., & Simbolon, E. (2025). Penerapan pembelajaran mendalam dalam meingkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pelajaran Agama Katolik di Sekolah Menengah Negeri 1 Delitua. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1192–1204. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6127
Sudrajad, M. M., Sabang, S. M., & Musa, D. (2024). Penggunaan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS kelas VA di SD Negeri 1 Tatura. Edu Research: Indonesian Journal of Educational Research, 5(3), 433–439. https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.354
Syarifah, N. D., Damayanti, R., & Dwiyanto, M. (2024). Pemanfaatan video animasi dan games Educaplay untuk peningkatan hasil belajar siswa materi sejarah Pancasila. Edutama: Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas, 1(1), 63–71. https://doi.org/10.69533/1r6yg002
Taurista, P. S., Dewi, L. N., Romadhoni, A. N. P., Sofiana, M. S., Zuroida, D. A., Rahayu, A. P., & Primasatya, N. (2024). Implementasi game Educaplay untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keragaman budaya Indonesiaku di kelas 5 SDN Banjaran 4. Jurnal Simki Postgraduate, 3(4), 320–327. https://doi.org/10.29407/jspg.v3i4.971
Tinus, A., Salam, D., & Suryadi, D. (2026). Penguatan demokrasi pendidikan melalui pembelajaran kolaboratif di SMA. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 503–511. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10768
Ubaidillah, M. I., Masripah, M., & Holis, A. (2025). Kemampuan menyimak sebagai pondasi pengembangan keterampilan berbahasa siswa kelas rendah pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(1), 439–448. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i1.1404
Wulandari, N., Purnamasari, V., & Artharina, F. P. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif “Si Jenaka” berbasis Articulate Storyline 3 pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(1), 213–231. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i01.5636
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















