UPAYA MENINGKATKAN LITERASI ANAK DALAM MENGENALI SIMBOL MELALUI MODEL MAKE A MATCH DI PAUD BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.51878/edukids.v5i2.7232Keywords:
Literasi Anak Usia Dini, Simbol, Make a MatchAbstract
ABSTRACT
Improving early childhood literacy has become an important focus in learning based on the Merdeka Curriculum, particularly in developing children’s ability to recognize symbols found in their surrounding environment. This study aims to describe teachers’ efforts to enhance children’s literacy in identifying symbols through the implementation of the Make a Match model in early childhood education institutions in Banjarmasin City. The study employed a qualitative approach with a narrative design. The research participant was a teacher at PAUD Islam Baitul Makmur Banjarmasin who had experience implementing the Make a Match model. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the Make a Match model creates an active, enjoyable, and contextual learning environment. Children are able to recognize and understand the meaning of symbols more easily through play-based learning activities. Interview findings show that the teacher plays an active role as a facilitator by guiding children, preparing engaging learning media, and providing initial scaffolding to build children’s symbolic understanding. Challenges such as differences in children’s focus and comprehension can be addressed through individualized assistance and simplified instructions. In conclusion, the Make a Match model is effective in improving children’s symbolic literacy, fostering learning motivation, and enhancing their self-confidence. This model can serve as an innovative strategy to strengthen early literacy in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum.
ABSTRAK
Peningkatan literasi anak usia dini menjadi perhatian penting dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka, khususnya dalam kemampuan mengenali simbol-simbol yang ada di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan literasi anak dalam mengidentifikasi simbol-simbol melalui penerapan model Make a Match pada PAUD di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Partisipan penelitian adalah seorang guru PAUD Islam Baitul Makmur Banjarmasin yang telah berpengalaman menerapkan model Make a Match. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual. Anak lebih mudah mengenali dan memahami makna simbol melalui kegiatan bermain sambil belajar. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator yang aktif membimbing anak, mempersiapkan media yang menarik, dan memberikan pijakan awal untuk membangun pemahaman simbolik anak. Kendala berupa perbedaan fokus dan pemahaman anak dapat diatasi dengan pendampingan individual dan penyederhanaan instruksi. Kesimpulannya, model Make a Match efektif dalam meningkatkan literasi simbol anak, menumbuhkan motivasi belajar, serta rasa percaya diri mereka. Model ini dapat menjadi strategi inovatif dalam memperkuat literasi awal sesuai prinsip Kurikulum Merdeka.
References
Agustina, A., & Radiansyah, R. (2023). Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dalam Mengenal Lambang Bilangan Menggunakan Model Make a Match Dengan Media Kartu Angka. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(1), 9-16. https://doi.org/10.20527/jikad.v3i1.7708
Amanda, D. R. (2024). Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Media Visual Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa. JPBB: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(2), 185-199. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i2.3181
Aulia, R. N., Habibah, U., Nabila, P. S., & Hendarwati, E. (2025). Strategi literasi visual dalam meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini melalui buku bergambar. Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 180–192. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v11i2.27185
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau. (2022). Kajian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) 2022. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. https://ppid.kepriprov.go.id/resources/informasi_publik/27/KAJIAN_IPLM_2022.pdf
Gunawan, H. S., Kurniasih, I., Nurhayati, M., & Rahayu, A. P. (2022). Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Penerapan Model Make A Match. Jurnal Al Burhan, 2(2), 22–31. https://doi.org/10.58988/jab.v2i2.77
Handaryani, N. M. D. P., & Pudjawan, I. K. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Make A Match Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Dalam Mengenal Lambang Bilangan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 2(3), 270–279. https://doi.org/10.23887/jippg.v2i3.15714
Handaryani, N. M. D. P., & Pudjawan, I. K. (2021). Model Pembelajaran Make A Match Meningkatkan Perkembangan Kognitif dalam Mengenal Lambang Bilangan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 4(1), 101-108. https://doi.org/10.23887/jippg.v4i1.15721
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen PAUD: Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek. https://online.anyflip.com/lwqfj/kohs/mobile/index.html
Mulfajril, R., Hadiyanto., & Sofyan, H. (2023). Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran Kelas 1 Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tematik DIKDAS, 8(1), 40–45. https://doi.org/10.22437/jptd.v8i1.25196
Nelawati, N. C., Karsono, K., & Palupi, W. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Make a Match Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara cendekia, 7(4), 394-402. https://doi.org/10.20961/kc.v7i4.35365
Nikmah, S., Monika, R., Wibowo, F. P., & Nurrona, A. (2025). Analisis Kesulitan Mengenal Huruf pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK SM. Teaching and Learning Research Journal, 1(2), 46-50. https://jurnal.permataedukasi.com/TLRJ/article/view/49
Puspita, W. (2025). Peran Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan PAUD di Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Journal of Education and Pedagogy, 2(1), 36-44. https://doi.org/10.62354/jep.v2i1.35
Ramadani, F., Asti, A. S. W., & Mutmainnah, N. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Proses Belajar. Pinisi Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1), 1-8. https://doi.org/10.70713/pjp.v5i1.57579
Saleem, A., Kausar, H., & Deeba, F. (2021). Social Constructivism: A New Paradigm in Teaching and Learning Environment. Perennial Journal Of History, 2(2), 403-421. https://doi.org/10.52700/pjh.v2i2.86
Sehati, R., & Pohan, S. (2025). Implementasi Pembelajaran Berbasis Bermain melalui Engagement Belajar Anak Usia Dini. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 235-239. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/2265
Shofa, M. F. (2023). Pengembangan Literacy Digital Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Computer Kids. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 6(2), 101-110. https://doi.org/10.23917/ecrj.v6i2.23331
Zidna, Muhammad H. I. Q., Bakar, M. Yunus A., & Zakariyah. (2025). Transformasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka Melalui Pendekatan Konstruktivistik. Andragogi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 152–169. https://doi.org/10.31538/adrg.v5i2.2108
Zosh, J. M., Hopkins, E. J., Jensen, H., Liu, C., Neale, D., Pasek, K. H., ... & Whitebread, D. (2017). Learning through play: A review of the evidence. https://www.ucviden.dk/ws/portalfiles/portal/195855686/LEGO-Foundation---Learning-through-play---review-of-evidence-2017.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











