PERAN GURU DALAM MENCIPTAKAN IKLIM KELAS YANG MENYENANGKAN BAGI ANAK USIA DINI DI PAUD
DOI:
https://doi.org/10.51878/edukids.v5i2.7229Keywords:
Peran Guru, Iklim Kelas Menyenangkan, Anak Usia DiniAbstract
ABSTRACT
A positive classroom climate is an important factor in supporting the social, emotional, and cognitive development of young children in early childhood education settings. This study aims to examine the role of teachers in creating a classroom climate that is conducive, safe, and enjoyable for young children. A descriptive qualitative approach was employed, involving two teachers at TK Negeri Pembina Banjarmasin Utara 2 who have more than five years of teaching experience and hold a minimum qualification of a bachelor’s degree in early childhood education. The research data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and written documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and method triangulation. The findings indicate that teachers play a crucial role in fostering an enjoyable classroom climate through effective management of the physical environment, the implementation of varied instructional strategies, and the strengthening of positive emotional relationships with children. The study concludes that the teacher’s role is not limited to instruction alone, but also encompasses functions as a facilitator, motivator, and mentor in creating a conducive, interactive, and inclusive learning environment for young children.
ABSTRAK
Iklim kelas yang menyenangkan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak usia dini di satuan PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam membangun iklim kelas yang kondusif, aman, dan menyenangkan bagi anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan dua orang guru di TK Negeri Pembina Banjarmasin Utara 2 yang memiliki pengalaman mengajar lebih dari lima tahun dan kualifikasi pendidikan minimal sarjana PAUD. Data penelitian diperoleh melalui observasi kelas, wawancara mendalam, serta dokumentasi tertulis, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan dukungan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam menciptakan iklim kelas yang menyenangkan melalui pengelolaan lingkungan fisik, penerapan strategi pembelajaran yang variatif, dan penguatan hubungan emosional yang positif dengan anak. Simpulan penelitian menegaskan bahwa peran guru tidak hanya terbatas pada kegiatan mengajar, tetapi juga mencakup fungsi sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, interaktif, dan inklusif bagi anak usia dini.
References
Anifah. (2025). Peran Kreativitas Guru dalam Menciptakan Lingkungan Kelas yang Positif dan Produktif. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 4(3), 01–07. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v4i3.2360
Ansari, A., Pianta, R. C., Whittaker, J. V., Vitiello, V. E., & Ruzek, E. A. (2022). Preschool Teachers’ Emotional Exhaustion in Relation to Classroom Instruction and Teacher-child Interactions. Early Education and Development, 33(1), 107–120. https://doi.org/10.1080/10409289.2020.1848301
Baskoro, Dimas H. A., Susilo, T.J., Apriliani, E.I., Romadlon, F.R., & Amin, D.K. (2024). Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Guru di TKIT Nurussalam Grogol. Indonesian Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 186–191. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2799
Basori, B. (2024). Peran Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membangun Karakter pada Anak. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 2(1), 58–63. https://doi.org/10.31004/ijmst.v2i1.291
Firman, E., & Sandiarsa, K. D. (2024). The Effect of Learning Environment on Students’ Motivation in Learning. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 10(4), 1047–1055. http://dx.doi.org/10.58258/jime.v10i4.7614
Iskandar, Y. (2024). The Impact of Emotional Intelligence, Teacher-Student Relationships, Parental Involvement, and Classroom Climate on Preschoolers' Social-Emotional Development. Proyeksi, 19(1), 26-38.
https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/proyeksi/article/view/30531
Khalfaoui, A., Garcia, Rocio & Gallego, Lourdes V. (2021). A Systematic Review of the Literature on Aspects Affecting Positive Classroom Climate in Multicultural Early Childhood Education. Early Childhood Education Journal, 49, 71–8. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01054-4
Kurniati, E., Haifaturrahmah, & Muhdar, S. (2025). Peran Guru Sebagai Teladan Dalam Membangun Budaya Positif Di Lingkungan Sekolah Dasar. PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 214-227. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35035
Martini , D., Rahman, Y., Jasmienti, & Januar. (2023). Hubungan Komunikasi Guru Dengan Kecerdasan Emosional Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Di SMAN 1 Rao Utara. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 3(4), 123–137. https://doi.org/10.55606/cendikia.v3i4.1987
Moen, A. L., Sheridan, S. M., Schumacher, R. E., & Cheng, K. C. (2019). Early childhood student–teacher relationships: What is the role of classroom climate for children who are disadvantaged?. Early Childhood Education Journal, 47(3), 331-341. https://doi.org/10.1007/s10643-019-00931-x
Putri, H. A., & Hibana. (2024). Menciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 754-767. https://doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.14536
Setiyawati, F. I., Lestari, D. I., Malihah, B. M., & Bektiarso, S. (2025). Ruang kelas sebagai ruang dinamis guna merancang lingkungan belajar yang mendukung kreativitas siswa. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 296-305. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.1051
Sukmawati, N. T., Aulia, N. D., Donasari, A. K., & Hasanah, L. (2024). Ragam Model Pembelajaran Yang Menyenangkan Untuk Anak Usia Dini. Incrementapedia?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 70–78. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol6.no1.a8952
Uspan, S.O.R., Haifaturrahmah, & Fujiaturrahman, S. (2025). Strategi Guru Dalam Mengelolah Kelas Inklusif Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 362-378. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34605
Wijaya, E., & Nuraini, F. (2024). Pentingnya interaksi sosial dalam pendidikan anak usia dini. Tiflun: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 9-13. https://doi.org/10.61992/tiflun.v1i1.78
Wulan, R., & Sanjaya, W. (2022). Developing Positive School Climate for Inclusive Education. Journal of Education for Sustainability and Diversity, 1(1), 54-66. https://doi.org/10.57142/jesd.v1i1.6
Yulia, D., & Suhardini, A. D. (2021). Pengembangan Metode B3 (Bernyanyi, Bercerita, & Bermain) dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Usia 5-6 Tahun di TKQ X. Jurnal Riset Pendidikan Guru PAUD, 1(1) 45-53. https://doi.org/10.29313/jrpgp.v1i1.156
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











