PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 5 PONOROGO
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v1i2.817Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Problem Based LearningAbstract
In essence, every learning process will always be related to the emphasis on mastering certain competencies by students through learning experiences. This implies that in the learning process, learning experiences should be created that are activating students and innovative learning. On the one hand, learning outcomes as a component in learning assessment are not only seen from the number of numbers, but also related to the learning process. If the learning process can run well, the learning outcomes of students can also be better. The results of this Classroom Action Research with two cycles have shown that the application of Problem Based Learning is proven to be able to increase the activity of students which leads to an increase in learning outcomes of Islamic Religious Education and Morals, especially in the Basic Competence of Understanding the Meaning of Manners, Courtesy and Shame in Students. Class IX D SMP Negeri 5 Ponorogo Academic Year 2021 / 2022 . This is based on observations of the learning process which has increased student activity from cycle-1 to cycle-2 and also an increase in student learning outcomes so that classical completeness can be achieved from cycle -1 by 50% to cycle-2 by 88%.
ABSTRAK
Pada hakekatnya setiap proses pembelajaran akan selalu berkaitan dengan penekanan terhadap penguasaan kompetensi tertentu oleh peserta didik melalui pengalaman belajar. Hal ini mengandung pengertian bahwa dalam proses pembelajaran hendaknya diciptakan pengalaman belajar yang bersifat mengaktifkan peserta didik dan pembelajaran yang inovatif. Di satu sisi hasil belajar sebagai salah satu komponen dalam penilaian pembelajaran tidak hanya dilihat dari adanya deretan angka , tetapi juga terkait dengan proses pembelajarannya. Jika proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik maka hasil belajar peserta didik juga dapat menjadi lebih baik. Hasil Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus ini telah menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning terbukti dapat meningkatkan keaktifan peserta didik yang bermuara pada peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terutama pada Kompetensi Dasar Memahami Makna Tata Krama, Sopan Santun dan Rasa Malu pada Peserta Didik Kelas IX D SMP Negeri 5 Ponorogo Tahun Pelajaran 2021 / 2022 . Hal ini didasarkan pada pengamatan proses pembelajaran yang mengalami peningkatan keaktifan peserta didik dari siklus-1 ke siklus-2 dan juga adanya peningkatan hasil belajar peserta didik sehingga ketuntasan secara klasikal dapat tercapai dari siklus -1 sebesar 50 % ke siklus – 2 sebesar 88%.
References
Akbar Sa’dun. (2009). Penelitian Tindakan kelas, Filosofi, Metodologi & Implementasi. Yogyakarta: Cipta Media Aksara.
Amir Taufiq M. (2015). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning. Jakarta : Prenadamedia Group.
Apriyanto Bejo. (2017). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dalam Memahami Lingkungan Hidup pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Sukodono. Jurnal Pendidikan Ekonomi : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan , Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial volumen 11 Nomor 2 (2017)
Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. (2016). Panduan Penilaian Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan. Jakarta : Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.
Daryanto, Karim Syaiful. (2017). Pembelajaran Abad 21. Yogyakarta : Gava Media
Fathurrohman M. (2017). Model – Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta : Ar Ruzz Media
Fatirul Noor Achmad. (2020). Strategi Pembelajaran Problem Based Learning. Surabaya : CV. Jakad Media Publishing.
Laksono – Kisyani, Siswono Yuli Eko T. (2018). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2010). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah dan Perguruan Tinggi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Namsa Yunus. (2000). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Ternate : Pustaka Firdaus.
Ngalimun, Fauzani M, Salabi Ahmad. (2016). Strategi dan Model Pembelajaran.Yogyakarta : Aswaja Pressindo
Okta Dwi Puspira. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Diklabio : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologo 2 (1) 86 – 95 (2018)
Ramayulis. (2018). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta : Kalam Mulia
Riyanto Yatim. (2014). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Prenadamedia Group.
Uno Hamzah B. (2019). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta : Bumi Aksara.
Widodo, Widayanti Lusi. (2013). Peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa dengan Metode Problem Based learning pada Siswa Klas VII A MTs Negeri Donomulyo Kulon Progo Tahun Pelajaran 2012 / 2013, Jurnal Fisika Indonesia nomor 49 volume XVII edisi April 2013
Wakiah Wakqoatil. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Perbandingan Trigonometri di SMK Negeri 1 Sakra , Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan volumen 5 nomor 2 November 2020
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












